Dewi Bulan Merah

Dewi Bulan Merah
chapter 24


__ADS_3

Sinar matahari pagi yang masuk lewat jendela kamar membuat Shiren perlahan membuka matanya,untuk meminimalisir cahaya yang menusuk matanya, ia mengerjapkan matanya beberapa kali.


Shiren merentangkan tangannya ke samping untuk meluruskan otot-ototnya yang kaku,ia perlahan duduk sambil menerawang ke sekitar. Di samping kirinya, tampak Zhi Shu masih tertidur nyenyak dengan dengkuran halus yang sesekali terdengar.


Shiren perlahan turun dari tempat tidur dan pergi mandi,hari ini dia memakai gaun panjang semata kaki berwarna pink dengan sulaman kelinci berwarna emas.


Shiren membiarkan rambutnya tergerai, ia hanya memasangkan sebuah hiasan rambut berbentuk kelinci di rambut nya itu, tak lupa ia menggunakan cadar yang juga berwarna pink seperti gaunnya.


Shiren melangkahkan kakinya keluar dari kamar untuk memesan makanan seperti sebelumnya.Ia kembali kekamarnya sambil menunggu makanannya di masak.


"Zhi Shu ayo bangun!!,ini sudah pagi…"Shiren mengoyang-goyangkan tubuh Zhi Shu.


"hmmm…"Zhi Shu menggeliat sebentar lalu kembali tidur setelah mengubah posisinya membelakangi Shiren.


"Zhi Shu ada makanan, kau tidak ingin makan…"ujar Shiren masih berusaha membangunkan Zhi Shu.


Zhi Shu langsung duduk sambil mengecek-ngecek matanya,


"ck…giliran makan saja kau langsung bangun!!…"gerutu Shiren


"mana makanannya…"Zhi Shu celingak- celinguk mencari makanan di dalam kamar yang mereka tempati.


"masih di masak…"ujar Shiren santai


"jika masih di masak, kenapa kau membangunkan ku sekarang kak……"gerutu Zhi zhu kesal karna tidurnya terganggu.


"lalu, kau akan makan dengan pakaian berantakan seperti ini dan muka yang penuh ileran itu,iuwww…kau sangat jorok"ujar Shiren memasang wajah jijik


"benarkah?kau tidak berbohong kan kak…"


"lihat saja wajahmu itu jika kau tidak percaya… aku saja males melihatnya…"Shiren memalingkan wajah nya.


Zhi Shu langsung berlari ke kamar mandi untuk membersihkan diri,


Setelah kepergian Zhi Shu Shiren terkekeh kecil sambil menggeleng.


"mau aja dia di bohong inj,jelas-jelas dia tidak pernah ileran, lagi pula ketampanan nya itu tak akan berkurang walau dia habis bangun tidur sekalipun, tapi dia malah percaya pada kata- kata ku…"


tok!…tok!…tok!…


"nona makanan anda!!…"teriak seseorang dari luar.

__ADS_1


"iya ,tunggu sebentar…"Shiren bergegas memakai cadar nya lalu membuka pintu


"tolong letakkan di sana saja…"Shiren menunjuk sebuah meja yang ada di dalam kamarnya.


Pelayan itu mulai menyusun beberapa jenis makanan yang sudah di bawa nya,setelah semua tersusun rapi ia pamit undur diri.


Shiren menutup pintu dan menguncinya dari dalam,ia duduk di kursi yang sudah di sediakan sambil menunggu Zhi Shu selesai mandi.


Zhi Shu keluar dari kamar mandi dengan wajah segar dan baju baru,ia memakai hanfu berwarna putih polos dengan sulaman naga berwarna emas di bagian ujungnya.


Zhi Shu juga mengikat rambutnya mengunakan pita yang senada dengan warna hanfunya.


Zhi Shu menghampiri meja yang di atasnya sudah tertata rapi berbagai jenis makanan dengan sumringah,bahkan ia tak menghiraukan Shiren yang duduk di belakangnya.


"ekhem!!…"


"eh…ada kakak …maaf Zhi Shu ngak lihat tadi" Zhi Shu pindah ke kursi satunya karna tak sengaja duduk di kursi yang sudah di duduki shiren.


"segitu nya pas nampak makanan …kayak ngak makan setahun aja …"gerutu Shiren.


"namanya juga laper…"kilah Zhi Shu.


mereka memakan makanan dengan tenang.


______


Mereka sampai di sebuah perpustakaan yang lumayan besar di ujung desa setelah berputar-putar karna tak tau jalan selama sejam lebih.


Mereka berdua bergegas masuk,di dalam mereka di suguhkan pemandangan barisan rak buku yang tersusun rapi yang sangat banyak dengan buku-buku berbagai warna dan ukuran yang tertata rapi di dalamnya.


"ada yang bisa saya bantu nona?…"tanya penjaga perpustakaan.


"saya ingin meminjam buku informasi berisi peta di sini ,apa kah ada?…"


"ada nona di rak paling ujung no urutan 105,"


"berapa biaya nya?…"


"20 keping koin perunggu saja nona…nona bisa membayarnya setelah mengembalikan buku itu kesini lagi"


"baiklah…"

__ADS_1


"oh iya tolong diisi formulir peminjaman ini dulu nona"


Shiren membaca formulir itu dan mulai mengisinya,ada beberapa pertanyaan seperti umur,daerah asal,jenis buku yang akan di pinjam dan nama.


Shiren menjawab semua pertanyaan dengan jujur kecuali namanya ia hanya membuat namanya Shi Shi saja.


"ini…"Shiren menyerahkan formulir itu kepada penjaga perpustakaan.


Shiren mulai melangkah mencari buku yang akan ia pinjam,Zhi Shu dengan sabar terus mengikuti langkah Shiren dari belakang.


Shiren terus melangkah sambil membaca no urutan setiap rak yang ia lewati,Zhi Shu yang bosan berjalan sambil menunduk sehingga ia tak melihat ada seseorang di depannya.


"brukkk!!…"Zhi Shu menabrak punggung orang yang ada di depannya.


"ah…maafkan aku ,aku tidak lihat ada orang tadi…" ujar Zhi Shu


orang itu berbalik menghadap Zhi Shu


"tidak apa- apa" jawab nya .


Zhi Shu menatap wajah orang yang sudah ia tabrak,di depannya berdiri seorang laki-laki berwajah tampan dengan rambut berwarna hitam legam dan iris mata yang juga berwarna hitam.


Dari sorot matang terpancar aura dingin namun penuh wibawa,pria itu kembali memfokuskan mata pada rak yang ada di depannya.


Zhi Shu kembali melangkahkan kakinya untuk mengikuti Shiren yang sudah hilang dari pandangannya.


"dimana dia?…"Zhi Shu celingak-celinguk mencari keberadaan Shiren di persimpangan antar rak.


"kau mencari siapa?…"suara yang penuh ketenangan itu kembali menyapa telinga Zhi Shu.


"aku sedang mencari kakak ku…" Zhi Shu menoleh pada pria yang tadi di tabraknya itu.


"dimana kakakmu itu?"


"kalau aku tahu, tidak mungkin aku mencari nya" gerutu Zhi zhu


"kan aku hanya bertanya…" pria itu mengangkat bahunya tak peduli.


"pertanyaan mu membuat ku semakin pusing…" ujar Zhi Shu.


______

__ADS_1


ketemu lagi sama DBM…ada yang kangen ngak nih sama author😂😂(berharap banget thor😒😒)


__ADS_2