
"Zhi zhu tunggu di sini sebentar ya! kakak mau beli itu…"Shiren menunjuk salah satu lapak penjual makanan.
"iya…"jawab Zhi Shu
"Zhi Shu …kenalin nama aku Xiao Rue" entah kenapa Xiao Rue sangat senang bertemu Zhi Shu.
"Zhi shu…"jawab Zhi Shu malas
"dia kenapa sih,dingin amat"gumam Xiao Rue dalam hati
"tadi abis beli apa?"tanya Xiao Rue berusaha mencairkan suasana
Zhi Shu menunjukkan apa yang dia beli ke depan wajah Xiao Rue tanpa menjawab.
"aku mau nanya nih…aku ada punya hutang sana kamu?atau sama keluargamu ngak?"
Zhi Shu menautkan kedua alis nya bingung sambil menatap wajah Xiao Rue berusaha mengingat
"ngak…"jawabnya singkat
"terus kenapa ngomongin nya judes banget sama aku?!!"tanya Xiao rue kesal
"aku kesel sama kakak…" ujar Zhi Shu
"kesel kenapa?aku buat salah apa?aku ngapain kamu?" tanya Xiao Rue beruntun.
"kakak ngak buat salah sih… cuma aku kesel aja, kemarin pas kakak sama kak Shiren lagi pandang pandangan ada yang nabrak aku jadi aku ngak fokus nonton in kalian, nah pas berdiri kalian udah ngak pandang pandangan lagi …kan kesel"Zhi Shu mengeluarkan unek -uneknya.
"terus kenapa marahnya sama aku coba"gerutu Xiao Rue dalam hati.
"tunggu kak Shiren itu siapa?"
"ish…ya kakak aku lah, siapa lagi"
"bukannya namanya Shishi ya?"tanya Xiao Rue penasaran
"itu nama samarannya,nama aslinya Shiren"
"terus kenapa kamu kasih tau nama aslinya ke kakak?"
"ngak papa sih,lagi pengen baik aja"
"masa sih…,dari aroma-aroma nya ada maksud tersembunyi nih…"tebak Xiao Rue.
"hehe…tau aja"
"hayo…apa itu"
"pengen nonton drama kayak kemarin lagi" ujar Zhi Shu sambil cengengesan.
__ADS_1
"masih kecil juga…"Xiao Rue menyentil dahi Zhi Shu gemas.
"berarti dapat lampu hijau nih dari adiknya" ujar Xiao Rue senang
"iya dong…"Zhi Shu mengacungkan kedua jempolnya pada Xiao Rue.
"tapi bantuan kakak dong… biar bisa dapetin kakak kamu"
"pasti"
"ok deal"Xiao Rue dan Zhi Shu bertos ria sambil tertawa.
"ekhem…seneng amat kayaknya"Shiren tiba-tiba datang dan duduk di samping Zhi Shu.
Zhi Shu dan Xiao Rue meneguk saliva nya kasar takut Shiren mendengar rencana mereka.
"lagi pada ngomongin apa an sih?!!"jiwa kepo Shiren meronta-ronta, karna tadi Zhi Shu sangat dingin saat melihat Xiao Rue kanapa sekarang malah tos-tos an kayak anak tk lagi main sama temannya.
"syukurlah…"Xiao Rue menghembuskan napasnya lega
"huftt…"Zhi Shu bernapas lega karna Shiren tak mendengar rencana mereka.
"pada ngomongin apa sih…,jangan-jangan pada ngomongin aku ya? jelek-jelekkan aku ya?,ayo ngaku!!Zhi Shu kamu ngak jelek-jelek in kakak kan tadi?jawab!!"
Zhi Shu dan Xiao Rue saling memberikan tatapan' iya lagi ngomongin kamu,tapi bukan menjelek-jelekkan'
"ngak,mana mungkin aku jelek-jelek in kakak …haha…ngak mungkin"Zhi hu berusaha tertawa.
"seriusan kak …ngak bohong,tanya aja kak Xiao aku ngak bohong"Zhi Shu mengangkat tangan kanannya di udara.
Shiren berganti menatap Xiao Rue 'jawab jujur'
"iya Zhi Shu ngak bohong kok,dia jujur"ujar Xiao Rue.
"ya udah ,mau ngak?…"Shiren menyodorkan makanan yang tadi ia beli pada mereka berdua.
"mau…"ujar Zhi Shu dan Xiao Rue bersamaan.
mereka berdua saling berpandangan
'itu punya aku'
'ngak itu punya aku'
'kak Shiren tadi nawarin aku duluan bukan kakak'
'ngak ada cerita pokoknya itu untuk aku'
Shiren menatap kedua orang itu bingung.
__ADS_1
"mau ngak?kalau ngak aku habis in nih!!…"ujar Shiren menghentikan perang tatapan antara Zhi Shu dan Xiao Rue.
Zhi Shu mengulurkan tangannya hendak mengambil makanan itu, tapi tiba-tiba tangan nya di pukul
"plakk!!…"Zhi Shu menoleh mencari sumber tangan itu,
Xiao Rue tersenyum penuh kemenangan sambil mengulurkan tangannya ke makanan Shiren.
"plakk!!…"kini gantian Zhi Shu yang memukul tangan Xiao Rue
"ngak boleh ini punya aku!!…"Zhi Shu kembali mengulurkan tangannya hendak mengambil makanan itu, tapi lagi-lagi Xiao Rue menepis tangan Zhi Shu dengan memukul punggung tangannya.
"punya aku!!…"
terjadilah aksi pukul-memukul antara Zhi Shu dan Xiao Rue yang membuat Shiren melongo.
"bukannya mereka tadii akur banget kayak sahabat kepompong,kok sekarang kayak tom and jerry gini sih…"gumam Shiren bingung
"STOOPPP!!!!"Shiren berteriak keras karna Zhi Shu dan Xiao Rue mulai saling jambak- jambakan ,yang membuat beberapa orang yang berlalu lalang berhenti untuk melihat mereka.
"kasian nona itu anak sama suami nya berantem mulu…"ujar orang 1
"iya,pasti tiap hari marah-marah terus kerjaannya."ujar orang 2
"tapi walau pun begitu,mereka serasi banget …"ujar orang 3
"iya,jadi pengen punya suami kayak gitu …tapi setelah liat wajah istri nya aku mundur …"ujar orang 1 sambil tertawa,ke betul saat mereka lewat ,Shiren sedang makan makanannya jadi ia tidak memakai cadar di wajahnya.
"suami nya ganteng istri nya juga cantik di tambah anaknya yang gemes , keluarga yang sempurna…" ujar orang b
Shiren makin pusing saat mendengar ucapan para warga, yang melihat pertengkaran Zhi Shu dan Xiao Rue tadi.
Zhi Shu dan Xiao Rue masih saling memukul tangan satu sama lain.
"berhenti atau ku cincang-cincang kalian!!!…"ujar Shiren penuh penekanan
seketika Zhi Shu dan Xiao Rue berhenti, dan duduk diam seperti kucing di siram air setelah mendengar kata-kata Shiren.
mereka berdua menunduk seperti anak sd yang ketahuan ngak buat pr terus di hukum sama gurunya takut pada tatapan tajam Shiren
"pfftt…"para ibu-ibu yang dari tadi menonton drama mereka bertiga, berusaha menahan tawanya saat melihat Xiao Rue dan Zhi Shu menunduk patuh.
Shiren mengalihkan tatapan tajam nya pada para ibu-ibu itu, yang membuat mereka meneguk ludahnya kasar sambil berjalan pergi dengan terburu-buru.
"udah selesai berantem nya?!!"tanya Shiren kesal.
mereka berdua diam tak menjawab
______
__ADS_1
hayo loh …Shiren ngamuk😂😂