
"huh…menyusahkan saja…"Xiao Rue mengelap keringat yang mengalir di dahinya kasar lalu menepuk-nempuk tangannya untuk menghilangkan debu yang ada.
Ia menatap tubuh Jiang Wei yang sudah tak sadarkan diri yang penuh dengan tanah itu,Xiao Rue terpaksa menyeret tubuh Jiang Wei dari lapangan tempat mereka bertarung karna tak ada orang lain selain mereka berdua disana.
Xiao Rue menatap sekitar dengan raut wajah lelah nya,semua orang sibuk melanjutkan aktifitas nya masing-masing tanpa menghiraukan keberadaannya.
Xiao Rue kembali menyeret tubuh Jiang Wei ke tengah pasar untuk mencari keberadaan Shiren dkk, dia bahkan tak menyadari seluruh warga telah memperhatikan nya.ada yang meringis,ada yang cemas,ada yang gugup,bahkan ada yang menahan tawanya.
Xiao Rue sampai di sebuah dinding yang terdapat empat kepompong besar yang terbuat dari sulur-sulur tanaman merambat,kepompong itu sesekali bergerak-gerak menanda kan apa yang ada di dalam nya masih hidup.
Xiao Rue mengangkat sebelah alis nya bingung ,sejak kapan ada kepompong sebesar ukuran tubuh manusia dan terbuat dari sulur tanaman seperti ini,ia menanyakan hal itu pada seorang warga yang tak sengaja lewat di sampingnya.
"tuan ,boleh saya bertanya?apa ini?…"tanya Xiao Rue sambil menatap kepompong besar di hadapannya.
"t-tuan,i-itu a-adalah prajurit orang yang sedang anda seret ini…"jawab orang itu gugup sambil menunjuk Jiang Wei yang kerah bajunya masih di genggam oleh Xiao Rue.
"oh…prajurit dia,baguslah aku tak perlu capek capek menyeretnya lagi…"ujar nya sambil melepaskan pegangannya begitu saja,alhasil tubuh Jiang Wei langsung mendarat di tanah dengan cantiknya.
Orang-orang yang ada di sana meringis, saat melihat tubuh Jiang Wei yang luka-lukanya langsung terbuka lebar saat tubuhnya menyentuh tanah yang mulus itu.
"oh iya, terima kasih atas informasinya…"ujar Xiao Rue tulus sambil tersenyum ,walau jika di lihat orang lain senyumannya merupakan tanda maut akan menjemput.
Orang tadi bergegas beranjak dari sana,jantung nya berpacu dengan sangat cepat jika ia lebih lama disana kemungkinan dia akan terkena serangan jantung sangking takutnya.
Xiao Rue menatap kepompong yang ada di depannya sambil tersenyum miring,ia tahu jelas siapa yang berani melakukan ini pada prajurit kerajaan jika bukan orang itu.
Xiao Rue mengeluarkan sebuah pedang dari cincin penyimpanannya,dengan sekali tebas ke empat kepompong itu terbuka dengan lebar dan menampakkan keempat prajurit dengan wajah memerah karna kesulitan bernafas.
"hahh…hahh…hahh…"mereka menarik nafas dalam-dalam seakan hanya dirinya lah yang menghirup oksigen disana.
"pangeran!!!…"teriak mereka serempak saya melihat tubuh Jiang Wei yang tergeletak di tanah tak berdaya setelah puas mengisi paru-parunya dengan oksigen.
Mereka segera berlari untuk menghampiri Jiang Wei dengan raut wajah cemas sekaligus khawatir.
__ADS_1
"nah…dia akan sembuh dengan ini…"Xiao Rue melemparkan sebuah botol porselen kecil berisi satu pil penyembuh tingkat tujuh pada seorang prajurit.
"terima kasih tuan,terima kasih…"ujar prajurit itu sambil menunduk hormat.
"hmm…"Xiao Rue langsung beranjak pergi.
Dua orang prajurit langsung memapah tubuh Jiang Wei dengan dua prajurit lainnya menahan tubuhnya dari belakang.
______
"kak…"cicit Zhi Shu pad Shiren yang s sedari tadi tak mengacuhkannya.
"apa!!!…"Shiren menatap Zhi Shu tajam menandakan bahwa dirinya masih ngambek pada Zhi Shu.
"huh…"Zhi Shu membuang nafasnya kasar,di dalam hatinya ia terus mengutuki kebodohan Xiao Rue dengan ide konyol nya itu.
Zhi Shu terus mengikuti langkah Shiren dan Duan Luan tanpa berbicara sedikit pun,tiba-tiba perut nya berbunyi dengan suara yang lumayan keras.ia mengelus perutnya ambil menatap sekitar,matanya tertuju pada sebuah kios yang menjual berbagai macam makanan yang terlihat menggugah selera.
Tapi ia mengurungkan niatnya mengingat Shiren masih marah padanya,lagi pula saat ini ia tak memegang uang sepeser pun.
'diam lah,tahan sebentar lagi bukankah kau tadi pagi sudah makan sekarang baru tengah hari kau pasti masih bisa menahannya sampai nanti sore kan,'Zhi Shu berbicara dengan perutnya dalam hati sambil memandanginya.
'apa kau tak tahu kak Shiren masih marah?jika dia masih marah kita tak akan bisa mendapatkan makanan,jadi bertahan lah sampai kak Shiren tak marah lagi pada ku…kau bisa kan,jika tidak harus di bisa kan!!'Zhi Shu mewanti-wanti perutnya sendiri.
Zhi Shu mengalihkan pandangannya pada Shiren yang berhenti tak jauh dari nya,ia perlahan mendekat pada Shiren.
"Lulu,apakah kau lapar?aku mulai lapar saat ini,apa kita makan dulu baru kembali berjalan-jalan" Shiren sedikit meninggikan suaranya sambil memberikan kode mata pada Duan Luan.
Duan Luan yang mengerti arti kode dari Shiren ikut bermain drama dengannya,
"iya nih,aku juga udah laper,kita makan dulu aja yok!!…"Duan Luan membalas kedipan Shiren.
Zhi Shu yang berdiri di belakang mereka berdua tersenyum sumringah,ia mengelus perutnya sambil senyum-senyum.
__ADS_1
"hmm, kita ke sana aja yok,kayaknya makanannya enak…"ujar Shiren sambil menahan tawa saat melihat ekspresi Zhi Shu dari sudut matanya.
"ya udah ayok…"Duan Luan menarik tangan Shiren menuju kios yang tadi di kiri Zhi Shu,Zhi Shu dengan senang hati mengikuti langkah mereka.
Mereka bertiga duduk di sebuah meja dengan empat kursi setelah Shiren memesan makanan yang akan mereka makan.
tak lama pesanan mereka datang beberapa porsi makanan yang terlihat sangat menggugah selera.
Zhi Shu menatap makanan itu dengan bersemangat,tak lama ia mengubah ekspresi nya saat ingat bahwa Shiren masih marah padanya,dengan takut-takut Zhi Shu mengangkat wajahnya menatap wajah Shiren.
"kenapa?!!aku tidak membeli ini untuk mu,aku membeli nya untuk orang yang sedang lapar saja!!…"ujar Shiren tentu saja dengan nada ketus nya.
Zhi Shu kembali menundukkan kepalanya,
"jika kau tidak lapar lebih baik kau tunggu saja di luar!!…"ujarnya lagi.
Zhi Shu langsung berdiri dari tempat duduk nya dengan raut sedih hendak keluar dari kios itu,
"heh!!!siapa yang menyuruh mu keluar?!!!!…"
______
bersambung……🍁🍁🍁
apa itu sahabat ,novel yang menceritakan tentang perjuangan seorang gadis untuk mencari sahabat sejatinya.
author udah update 23 chapter di novel ini.
kelas luar biasa,novel yang menceritakan tentang gadis cupu yang pindah sekolah karna di bully temannya dan masuk ke sebuah kelas yang terkenal dengan sebutan kelas luar biasa.
__ADS_1
author udah update 3 chapter di novel ini.
mungkin ada reader yang berkenan mampir ke karya aku yang lainnya😊😊 terima kasih…