
"habis dari mana…"suara dingin itu menusuk indra pendengaran Xiao Rue dan Zhi Shu.
"habis…habis jalan-jalan ,ya kan Zhi Shu kita habis jalan-jalan…"ujar Xiao Rue.
"iya kak,tadi kami habis jalan-jalan…"Zhi Shu mengiyakan ucapan Xiao Rue.
"ya sudah,kembali lah ke kamar kalian…"Shiren melangkahkan kaki nya menuju ke kamar nya.
"kak Xiao aku duluan ya,"Zhi Shu melangkahkan kakinya mengikuti langkah Shiren.
Xiao Rue hanya menganggukkan kepala nya dan beranjak menuju kamarnya sendiri.
____
"kak!!!…Zhi Shu mau bicara sebentar…" teriak Zhi Shu sambil mengetok pintu kamar shiren yang beda tepat di sebelah kamarnya,jangan tanya kenapa mereka menyewa dua kamar Zhi Shu bilang ingin tidur sendiri.
"masuk lah,pintunya ngak dikunci…"jawab Shiren dari dalam.
Zhi Shu perlahan mendorong pintu kamar shiren dna melangkahkan kakinya ke dalam,sebelum itu ia mengunci pintu nya dari dalam karna tak ingin ada yang mendengar pembicaraan mereka nanti.
"sepertinya ada hal yang penting…"gumam Shiren yang sudah sangat hafal dengan gerak-gerik Zhi Shu.
Shiren membuat mantra formasi peredam suara di dalam kamar nya agar tak ada yang mendengar suara mereka dari luar.
"ada apa?…"tanya Shiren setelah mantra formasi nya selesai di pasang.
"ini…"Zhi Shu mengeluarkan sebuah pedang dari dalam cincin penyimpanannya,tampak api yang mengelilingi pernah itu berkobar semakin besar.
"padang apa ini?…"Shiren menerima pedang yang di berikan Zhi Shu.
"kak,ini pedang kematian salah satu pecahan artefak terlarang yang kita cari…"jawab Zhi Shu antusias.
"apa kau yakin? tapi pedang ini memang mengeluarkan aura kegelapan yang sangat pekat…"ujar Shiren sambil memperhatikan pedang itu.
"bahkan pedang itu sudah membuat sedikit kerusakan di dalam cincin penyimpanan ku…" jawab Zhi Shu.
"dimana kau mendapatkan nya?…"
"kak Xiao yang memberikannya pada ku,katanya ia mendapatkan pedang ini saat bertarung dengan pangeran Jiang Wei tadi…" jawab Zhi Shu.
Shiren hanya mengangguk kan kepalanya tanda mengerti,
"tak ku sangka seorang pangeran yang memegang pedang seperti ini…"gumam nya
__ADS_1
"jadi kak,apa yang akan kita lakukan dengan pedang ini?…"tanya Zhi Shu penasaran
"kita akan menyimpannya…"
"tapi kakak akan menyimpannya dimana?pedang ini bisa merusak sesuatu hanya dengan aura nya saja…"
"apa kau punya cincin penyimpanan lain selain milik mu?…"
Zhi Shu mengangguk,ia mengeluarkan lima belas cincin penyimpanan berbeda bentuk dan ukuran dari dalam cincin penyimpanannya.
"dimana kau mendapatkan semua ini?…" tanya Shiren penasaran
"aku hanya mengajak spirit beast lain untuk bertarung, dan mengambil cincin penyimpanan mereka jika aku menang…"jawab Zhi Shu santai.
"dasar!!…"cibir Shiren.
"tapi itu kerja bagus…"Shiren mengangkat satu jempol nya pada Zhi Shu.
Shiren memilih sebuah cincin berukuran yang kecil dengan bentuk sederhana yang seperti nya cocok untuk perempuan,
"apa ini boleh untuk ku?…"
"ngak…"jawab Zhi Shu cepat.
"maksud nya,ngak mungkin lah ngak boleh…gitu,makanya orang ngomong itu dengerin dulu…"jawab Zhi Shu.
"oh gitu…"Shiren kembali duduk untuk melihat isi cincin penyimpanan yang ada di tangannya.
'huh…selamat…'gumam Zhi Shu sambil mengusap dadanya.
Shiren mulai memasang segel pada pedang itu agar aura nya tidak dapat merusak tempat nya nanti,
Zhi Shu hanya memperhatikan apa yang dilakukan Shiren sambil selonjoran di lantai, dengan tangan yang sesekali menyuap makanan yang entah sejak kapan ia beli.
"nah selesai…"Shiren menyimpan pedang kematian di dalam cincin penyimpanannya.
"dengan begini aura nya tidak akan merusak ruang yang ada di dalam cincin penyimpanan ku." sambung nya
~~
"kalau makan tuh bagi-bagi ngapa…"Shiren merebut makanan yang ada di tangan Zhi Shu.
"ih… kak,jangan di ambil cuma tinggal satu…"
__ADS_1
"karna tinggal satu makanya untuk aku…"
"ngak mau,sini balikin!!…"
Shiren cepat-cepat memasukkan makanan itu ke dalam mulut nya,
"nih!!…ambil lah…"Shiren menyuruh Zhi Shu mengambil makanan yang ada di dalam mulut nya.
"ngak ah,ngak jadi…untuk kakak aja…"ujar Zhi Shu dengan wajah yang di tekuk lima.
"jangan ngambek dong,nanti ganteng nya hilang loh…"Shiren menggoda Zhi Shu sambil mencubit pipi nya.
"ya udah deh,padahal tadi rencana nya kakak mau ngasih ini loh…"Shiren mengangkat piring berisi kue yang ia buat sendiri.
Mata Zhi Shu langsung berbinar menatap isi piring itu,
"tapi karna adik kakak lagi ngambek ,kuenya kakak makan sendiri aja lah…"Shiren mulai memakan sepotong kue itu.
"kak mau…"Zhi Shu merengek pada Shiren.
"ih…kamu siapa,kue ini untuk adik aku tapi dia lagi ngambek jadi semuanya punya ku sekarang…"
"aku ngak ngambek kok,seriusan…" Zhi Shu mengangkat dua jari nya membentuk tanda victory.
"hmm…kasih ngak ya?…"
"kakak…"
"iya deh iya,kita makan bareng ya…"
mereka menikmati kue itu sambil sesekali bercanda bersama.
______
bersambung……🍁🍁🍁🍁
maaf ya guus karna author udah lama ngak update terus pas udah update malah cuma sedikit😅😅.
oh iya, author mau ngasih lihat visual nya Xiao Rue ya…
kira-kira cocok ngak sama visual nya Shiren,tulis di kolom komentar ya😄😄
__ADS_1