Dewi Bulan Merah

Dewi Bulan Merah
chapter 54


__ADS_3

Shiren terus membaca lembar demi lembar buku itu hingga sampai di lembaran terakhir.


"suatu saat mereka akan kembali ke dunia atas, berkat seorang pejuang keadilan"


"pejuang keadilan,siapa yang dimaksud buku ini?"


"berarti suatu saat ras ini bakal……Astaga!!!!" Shiren terkejut saat menghadap ke kiri, entah sejak kapan Duan ling sudah ada di sana sambil memperhatikan dari dekat Shiren yang sedang membaca buku.


"kakak bikin kaget aja!!!!……" gerutu Shiren.


"hehe……maaf!!! kakak cuma penasaran kamu lagi baca apa,kayak nya serius banget."


"kakak udah lama berdiri di sana?"


"lumayan,eh…ini Shiren ngerti bacaan nya apa?" tanya Duan ling sambil duduk di kursi yang ada di samping Shiren.


"emangnya kenapa kak?"


"cuma nanya aja,soal nya kakak ngak ngerti tulisan yang ada di buku itu"


"oh,tapi kok aku ngerti bahasa buku ini ya kak?"


"beneran kamu ngerti…"


"iya"


"jadi isi buku itu apa Shiren?!!"


"buku ini berisi tentang asal usul ras kelinci langit,kak"


"oh…"


"kakak ngak nanya kenapa aku bisa ngerti bahasa buku ini?" tanya Shiren penasaran


"ngak," jawab Duan ling


"kenapa?"


"kalau kamu aja bisa memecahkan teka teki di gerbang masuk ke istana ini berarti kamu juga bisa membaca buku ini,karna bahasa yang mereka gunakan itu sama- sama berasal dari tempat yang sama yaitu dunia atas" Duan ling mengecilkan suara nya saat mengucap kan tiga kata terakhir dari ucapan nya sehingga Shiren tidak mendengarnya dengan jelas.


"bahasa dari mana kak?!!"tanya Shiren


"oh iya,dimana Ling fei dan adik mu Zhi Shu, bukan kah tadi kalian sedang bersama?!!" ia berusaha mengalihkan pembicaraan mereka dengan pura pura tidak mendengar pertanyaan Shiren.


"mereka berdua tadi pergi ke arah sana…" jawab Shiren sambil menunjuk arah nya.


"bagaimana kalau kita menyusul mereka?"

__ADS_1


"baiklah,aku kan mengembalikan buku ini dulu" Shiren meletakkan buku itu kembali ke tempat nya semula.


"ayo!!"


Duan ling mengikuti langkah Shiren menuju rak paling belakang yang ada di perpustakaan itu.tapi saat sampai disana mereka tidak menemukan Ling fei maupun Zhi Shu di sana.


"dimana mereka?" tanya Duan ling


"tadi kulihat mereka kearah sini,tapi tidak tahu mereka ada dimana"


mereka berdua melihat sekeliling tapi tak kunjung menemukan petunjuk tentang keberadaan kedua adik mereka.


Shiren memperhatikan rak buku yang ada kedepannya dengan seksama,ia memperhatikan baris demi baris buku buku yang ada di sana.


ada sebuah buku yang menarik perhatian Shiren karna sampulnya yang sedikit berbeda dari buku yang lainnya,ia menarik buku itu tapi buku itu seperti nya tersangkut.


"kenapa ngak bisa di tarik ya!!!…"gumam nya.


tak hilang akal Shiren mendorong buku itu tapi buku itu justru semakin masuk ke dalam rak tersebut,tiba tiba


"krieeettttt!!!!………"rak buku itu bergeser ke samping ,di sana terdapat tangga menuju sebuah tempat.


"kok bisa?!!!" tanya Duan ling kaget.


Shiren mengangkat bahunya tanda tak tahu,untung saja ruangan itu terang jadi mereka berdua langsung masuk kedalam.


perlahan lahan rak itu kembali menutup seperti semula,mereka kembali menapaki tangga itu satu persatu.


Shiren dan Duan ling terus melangkahkan kaki nya menuju ujung ruangan,samar-samar terdengar suara gemericik air yang semakin lama semakin jelas.


ternyata diujung ruangan itu terdapat kolam besar dengan air mancur yang mengalir dengan tenang.


tampak Ling fei dan Zhi Shu asyik bermain air di ujung kolam yang lainnya.


kolam itu terlihat sangat indah dengan air yang begitu jernih serta beberapa bunga teratai yang mengapung di atas kolam, tak lupa aroma mawar yang keluar dari kolam itu membuat suasana menjadi sangat nyaman.


"wah!!… kolam yang sangat besar" puji Shiren.


"aku tidak tahu ada tempat secantik ini disini…" ujar Duan ling merasa kagum.


"eh lihat, ternyata ada ikan-ikan kecil juga di dalam nya" Shiren menunjuk ke dasar kolam ,ada beberapa ikan kecil berwarna warni yang saling berkejaran disana.


"ayo kita ke tempat mereka!!" ajak Duan Ling.


"ayo!!"


mereka mendekat ke arah Ling Fei dan Zhi Shu yang masih asyik bermain siram-siraman, bahkan mereka tak menyadari kehadiran Shiren dan Duan ling di sana.

__ADS_1


"ekhem…"


Ling fei dan Zhi Shu serempak melihat ke arah sumber suara,tampak Shiren dan Duan ling sama sama menatap mereka sambil bertolak pinggang.


"kakak…"ujar Ling fei dan Zhi Shu hampir bersamaan.


"lagi ngapain?!!!"tanya Duan ling


"lagi nangkap ikan kak…"jawab ling fei jujur.


"dari tadi di cariin ternyata lagi asyik main disini!!!…"sambung Shiren


"maaf kak…"jawab Zhi Shu.


Shiren dan Duan ling hampir tak bisa menahan tawa nya, saat melihat Ling fei dan Zhi Shu yang sama-sama saling menunduk karna takut.


___


flashback:


"nanti kalau udah sampai disana, kita pura-pura marah sama mereka dulu ya!!…"usul Shiren.


"ide bagus,enak aja mereka asyik asyik kan main disini, sedangkan kita pusing nyariin mereka" ujar Duan ling.


mereka saling bertos ria tanda sedang bekerja sama.


"ok, kalau gitu sekarang kita mulai" ujar Shiren saat mereka mulai dekat dengan adik adik nya


____


Ling fei dan Zhi Shu sama-sama menatap kaki nya sendiri tak berani menatap kakak mereka.


"hey!!! tatap kami!!" perintah Duan ling.


mereka berdua serempak menatap ke arah Duan ling,dan…


"byuurrr!!!……" Shiren dan Duan ling kompak menyiram mereka berdua dengan air kolam sambil tertawa.


Ling fei dan Zhi Shu yang tak tau apa apa terdiam menatap mereka berdua bingung,


"makanya kalau main air itu ajak ajak !!……,ini ngak ……"ujar Shiren sambil tertawa.


"jadi kalian ngak marah?!!!" tanya Ling fei masih dalam mode bingung.


"sebenar nya tadi kami cuma pura-pura……"bisik Duan ling setelah itu berlari menjauh sambil tertawa terbahak bahak.


dan terjadilah aksi saling kejar mengejar di dalam kolam itu,mereka saling menyiramkan air ke satu sama lain sambil tertawa senang.

__ADS_1


____


bersambung……🌸🌸🌸🌸


__ADS_2