
"huh…akhirnya selesai juga…"zhi Shu mengusap keringat yang mengalir di dahi nya dengan punggung tangan.
"ayo kita lanjutkan perjalanan nya!!…" ajak Shiren setelah istirahat beberapa menit.
Mereka sampai di sebuah tempat yang terlihat seperti kota mati,bangunan- bangunan di sana ada yang masih berdiri kokoh ada yang sudah hancur setengah maupun hancur keseluruhan nya.
kota itu benar-benar tidak berpenghuni, aroma bekas terbakar semakin menambah kesan seram di kota itu.
" ayo kita telusuri kota ini,mungkin ada sedikit petunjuk disini" ajak Shiren lagi.
~~
Jauh di sebuah bangunan menyerupai sebuah benteng yang sudah hancur sebagian di sudut kota, berdiri sesosok manusia dengan seluruh pakaian berwarna hitam tak lupa cadar berwarna hitam pula yang menutupi hampir seluruh wajah nya sehingga yang tersisa hanya mata nya saja terus memperhatikan kedua pendatang itu.
dia sesekali menghela napas pelan,namun tak lama ia tersenyum penuh arti di balik kain yang menutupi wajah nya.
sosok itu pun memutuskan keluar dari tempat persembunyian nya untuk menyambut para pendatang tersebut.
Shiren dan Zhi Shu yang masih sibuk melihat sekeliling, kaget saat tiba tiba di depan nya berdiri seseorang berpakain serba hitam sedang menatap mereka dengan tajam.
"sedang apa kalian disini?"tanya orang itu dingin.
"maaf sebelum nya,boleh kah kami tau kami sedang berbicara dnegan siapa?" tanya Shiren sopan.
"kau tak perlu tau siapa aku,yang perlu kau tahu tak ada seorang pun yang akan keluar dari kota ini dnegan selamat" orang itu tersenyum sinis.
"apa yang kalian cari disini?!" tanya nya sedikit membentak.
"maaf kami tidak bisa memberitahukan tujuan kami pada sembarang orang…" tolak Shiren sopan sambil perlahan menjauh dari orang itu.
__ADS_1
"kurang ajar!!,berani berani nya kalian mengabaikan ku!!!…"teriak sosok itu geram,ia langsung menyerang Shiren dnegan ganas.
untung saja Shiren langsung menghindar,jika tidak mungkin ia akan hancur seperti bangunan yang tak sengaja terkena serangan sosok tersebut.
"maaf tapi kami benar-benar harus pergi,ada urusan yang sangat mendesak yang harus kami selesaikan…"ujar Shiren lembut,ia berusaha tetap tenang menghadapi sosok diharapkannya ini.
" jangan harap aku akan melepaskan kalian begitu saja!!…"
"tidak bisakah kita bicara secara baik baik?!,"
"aku tidak suka berbasa-basi" jawab sosok itu agkuh.
"aku merasa kami tak pernah membuat masalah denganmu,lalu kenapa kau menghadang jalan kami?!" tanya Shiren .
"tidak bersalah? dnegan masuk ke kota ini itu sudah suatu kesalahan besar bagi kalian" ujar sosok itu.
"kami tidak tahu jika kota ini tidak boleh di masuki,jadi itu bukan murni kesalahan kami"
"aku hanya menyampaikan pendapat ku" jawab Shiren santai.
"jangan menjawab!!!!…"teriak sosok itu marah.
terjadilah pertarungan anatara sosok itu dengan Shiren dan Zhi Shu yang membuat beberapa bangunan di dekat mereka hancur jadi debu.
____
beberapa menit kemudian…
sosok misterius yang menyerang Shiren tampak terkapar di tanah dengan banyak luka dan sesekali batuk mengeluarkan seteguk darah,sedangkan Shiren dan Zhi Shu tampak masih mengatur napas nya sambil berdiri dengan bertumpu pada pedang nya yang menancap di tanah .
__ADS_1
mereka berdua hanya mendapat beberapa luka yang tidak terlalu serius, berbanding terbalik dnegan si sosok misterius.
setelah di rasa cukup tenang dan luka di tubuhnya dirasa sudah lebih baik,Shiren perlahan melangkah mendekati sosok itu.
"maaf kami harus melukai mu agar kami bisa pergi dari sini…aku tau kau bukan orang jahat"ujar nya sambil menatap sosok nya sudah tak mampu bergerak itu lembut.
Zhi Shu ikut mendekat dan berdiri di samping Shiren sambil memperhatikan sosok yang wajah nya masih tertutup cadar walau cadar itu telah basah oleh darahnya sendiri.
"kak, kenapa tidak kita buka saja cadar nya agar kita tahu wajah aslinya?!!."
"jangan!!,jika dia tidak mau kita tidak boleh memaksanya" ujar Shiren,Zhi Shu hanya mengangguk tanda mengerti.
sosok yang awal nya hendak menyumpah serapahi Shiren dan Zhi Shu terdiam sebelum satu patah kata pun keluar dari mulut nya,ia tak menyangka orang asing di depan nya ini ternyata orang baik.
"baiklah,kami harus pergi dulu,jaga dirimu baik baik…" ujar Shiren sambil tersenyum.
ia meletakkan tiga butir pil penyembuh tingkat 8 ,dan beberapa herbal tingkat tinggi di dekat sosok itu sebelum pergi.
Shiren dan Zhi shu melesat dengan bantuan elemen angin nya menjauhi kota untuk melanjutkan misi mencari jalan keluar.
sosok itu dengan susah payah berusaha duduk dengan sisa tenaga yang ada,
"akhirnya orang yang diramalkan telah datang ke tanah ini,setelah sekian lama… aku mengira ramalan itu tak akan pernah terwujud tapi hari ini aku sendiri lah yang menemukannya" gumam nya menatap kepergian Shiren dan Zhi Shu sambil tersenyum.
"selamat datang di tanah kami,kau lah satu satunya harapan kami agar tanah kami kembali ke tangan kami lagi. aku harap kau bisa mewujudkan ramalan itu"
sosok itu meninggalkan tempat pertarungan tadi dengan wajah berseri-seri,ia tak sabar memberitahukan berita ini pada yang lainnya.
_____
__ADS_1
bersambung………🌸🌸🌸🌸