
Mereka sampai di gerbang kerajaan yang dijaga oleh beberapa prajurit, para prajurit menunduk hormat setelah membukakan pintu gerbang pada pria yang mengantarkan Shiren ke istana itu.
Pria itu hanya mengangguk sekilas lalu kembali melanjutkan langkahnya masuk ke dalam,Shiren dan Zhi Shu dengan diam terus mengikuti langkah pria itu.
Saat masuk ke gerbang, mereka langsung disambut dengan banyak pohon berbentuk kelinci di halaman kerajaan yang sangat luas,ada juga beberapa jenis bunga yang tumbuh subur di sana.
mereka sampai u depan sebuah pintu besar yang merupakan merupakan pintu utama masuk ke istana, pria itu perlahan nendorong pintu itu,suasana di dalam istana yang awalnya ramai seketika hening.
Semua orang yang ada di dalam menatap ke arah pintu penasaran,tampak seorang pria berjalan masuk dengan dua orang asing di samping kiri dan kanan nya.
Raja yang melihat kedatangan tamu istimewa nya tersenyum ramah yang membuat orang orang yang ada di sana keheranan.
"salam yang mulia" ujar pria itu sambil menunduk hormat.
Shiren dan Zhi Shu mengikuti apa yang dilakukan pria itu.
"salam kalian aku terima" raja bersuara.
"ada apa panglima? apa ada masalah?"
"tidak yang mulia,saya hanya mengantarkan mereka kesini, tadi saat saya bertemu mereka berdua di pasar saya sudah menanyai mereka tapi mereka tidak mau menjawab sebelum bertemu dengan anda,jadi saya mengantarkan mereka ke hadapan yang mulia" ujar pria itu menjelaskan.
"baiklah panglima Ling,aku bisa kembali ke tempat mu"
"baik yang mulia" Ling Gu pamit kembali ke tempat nya.
"apa tujuan kalian datang jauh jauh ke tempat kami ini?"
"maaf sebelum nya jika kami lancang datang ke tempat kalian tanpa izin,tapi ada sesuatu yang perlu kami urus disini" ujar Shiren menjelaskan.
" urusan apa itu?"
"tapi sebelum itu kami ingin bertanya,apa benar ini adalah kerajaan ras kelinci langit?"
"benar"
__ADS_1
" apakah kalian pernah mengirimkan seorang anak perempuan dari ras kelinci langit biru ke wilayah utara?" tanya Shiren hati hati.
Wajah Raja itu langsung berubah sedih saat mendengar pertanyaan Shiren,ia teringat tentang seorang gadis kecil yang biasa ia gendong dan duduk di pangkuan nya.
Tapi itu semua hilang, saat utusan kerajaan iblis tiba- tiba menyerang kerajaan nya hingga menyebabkan istri nya harus membawa anak nya ke wilayah lain agar bisa selamat.
tak hanya itu,setelah mengantarkan anak nya,sang istri terus sakit-sakitan karna sangat merindukan anak nya.mereka semua juga harus pindah ke dunia kecil ini untuk menyelamatkan diri.
"benar,dia adalah anak ku,apakah kau bertemu dnegan nya?dimana dia sekarang?apa aku bisa bertemu dengan nya?"
"dia ada bersama ku" jawab Shiren.
" maaf tapi sekarang dia adalah hewan kontrak ku dan aku memberinya nama Ling Fei."
Beberapa orang disana tampak mengertakkan giginya tak terima putri kaum mereka di jadikan hewan kontrak oleh Shiren,tapi sang raja hanya diam menunggu Shiren menjelaskan nya.
"aku bertemu Ling Fei saat dia mencuri roti di sebuah kios,aku mengajak nya ikut ke penginapan ku karna ternyata ia hanya tinggal di sebuah bangunan yang hampir roboh di sudut desa."
Raja yang mendengar perkataan Shiren kembali sedih dan merasa bersalah,ia membayangkan bagaimana sulit nya hidup putri nya di luar sana.
"dia juga mengatakan bagaimana dan dari mana dia berasal,dan tanpa paksaan dariku dia meminta menjadi hewan kontrak ku."
"aku menerimanya karna ingin membantu nya,aku ingin dia menjadi gadis yang kuat dan bisa membalaskan dendam pada kaisar iblis."ujar Shiren tulus dari hati.
"lalu dimana Ling Fei sekarang?"
"saat ini ia sedang memurnikan diri di dimensi jiwa ku muk membuka segel tubuhnya,dan kemungkinan besok adalah hari terakhir permurniannya."
"jadi tubuh Ling Fei tersegel"
"iya,Ling Fei memiliki tubuh istimewa namun tersegel yang membuat nya tidak bisa berkultivasi."
"berarti ramalan itu memang benar" gumam sang raja dalam hati.
"baiklah,besok kita akan berkumpul di sini lagi,sekarang kalian bisa pulang kerumah masing-masing!!" ujar raja pada orang-orang yang ada di sana,raut gembira tampak jelas di wajah sang raja.
__ADS_1
"baik yang mulia" mereka semua undur diri.
"pelayan siapkan kamar untuk tamu kita ini" perintah sang raja.
"kalau boleh tahu siapa nama kalian?"
"aku Shiren dan dia adikku Zhi Shu"
"aku Ling Shi,kalian bisa memanggil ku paman Shi saja karna umur kalian tidak beda jauh dari anak-anak ku"
"baik paman"
"ayo aku akan mengajak kalian menemui ibunya Ling Fei,tapi sebelum itu apa kalian kenal dengan nya?"
sosok berpakaian serba hitam berjalan ke arah mereka,Shiren ingat orang ini lah yang menghadang mereka saat di kota mati.
"kenal,kami bertemu dengan nya saat di kota mati"
"perkenalkan dia adalah anak sulungku Duan ling"
Duan Linh membuka kain yang menutupi wajah nya, ia tersenyum ramah pada Shiren.
"terima kasih karna kalian tidak membunuh ku" ujar nya sambil tersenyum manis.
Shiren sedikit terkejut, karna awalnya ia mengira sosok itu adalah seorang laki-laki tapi ternyata ia adalah seorang perempuan dengan paras yang sangat cantik.
"sama-sama"
"mari,isteriku pasti sangat senang mendengar anak nya ada di sini"
mereka berjalan sambil berbagi cerita menuju kamar sang ratu ras kelinci langit,rombongan itu sampai di sebuah pintu dengan ukuran yang sangat indah berlapis emas.
saat masuk,Shiren dan Zhi Shu langsung di sambut dengan pemandangan seorang wanita yang terbaring lemah di atas kasur, sesekali wanita itu terbatuk.
"itu isteriku Ling Ling"
__ADS_1
_____
bersambungโฆโฆ๐๐๐๐