
"apakah ibu ku masih hidup kek?" tanya Shiren,ia masih sedikit ragu bahkan ibu angkat nya saat masih di bumi saja tak pernah menemukan ibu kandungnya.
"masih…"
"ibumu bukan nya ada di bumi kak?" Zhi Shu bertanya pada Shiren.
"saat umur ku yang ke 15 tahun,ibu bilang kalau dia hanya lah ibu yang membesarkan ku"
"oh…"
"aku sudah menganggap nya sebagai ibu kandungku,tapi sayang nya dia sudah meninggal saat di bumi" Shiren tertunduk sedih.
Sang kakek tiba-tiba tersenyum tipis bahkan tak terlihat sama sekali,
"lalu kek…,kenapa aku bisa ada di bumi?"
"lima tahun setelah kematian dewi perang ibu mu melahirkan kan diri mu,semua orang di daratan tengah sangat berbahagia. Namun saat umur mu genap satu tahun,pasukan iblis dari alam bawah kembali ke daratan tengah dengan jumlah yang lebih banyak dari sebelumnya.
Mereka berencana membunuh dewi bulan dan mengambil kembali pecahan artefak terlarang yang sudah tersebar di seluruh wilayah benua teratai."
"ibu mu sadar ia tak akan mampu melawan mereka sendirian,ia menggantungkan harapan yang besar pada diri mu. Dewi bulan membuat sebuah portal kuno untuk bisa mencapai dimensi bumi,tempat yang sedikit pun tidak memiliki energi qi."
"pasukan iblis tidak menyerah,mereka mulai mempelajari teknik terlarang untuk membuat portal ke bumi.Lima tahun setelah nya,mereka berhasil membuat portal itu dan mengirimkan beberapa pasukan untuk memburu ibu mu dan dirimu."
"lima tahun? bukan nya aku di titipkan saat berumur dua tahun?"
"lima tahun di sini sama dengan setengah tahun di bumi"
"mereka mulai menyisir bumi untuk menemukan dewi bulan,tepat saat umur mu dua tahun mereka menemukan ibu mu dan menangkap nya,untung saja dia masih sempat menitipkan mu pada orang di bumi"
"lalu di mana ibu ku sekarang?"
"dia ada di jantung benua,tempat itu sudah di kuasai para iblis dan pengikutnya, mereka tidak bisa kembali ke alam bawah selama seribu tahun ke depan karna portal nya sudah tertutup"
__ADS_1
"berarti aku masih punya waktu untuk menyelamatkan kan ibu…" ujar Shiren pelan,ia sangat penasaran apa benar wanita yang di sebutkan sang kakek benar-benar ibunya.
"masih…tapi sebelum itu kau harus jadi kuat terlebih dahulu dan menemukan pecahan artefak terlarang sebelum mereka"
"memangnya pecahan-pecahan itu belum di temukan?"
"belum…,mereka masih tersebar di seluruh wilayah benua teratai"
"kalau aku boleh tau kek, apa saja pecahan artefak itu?"
"permata darah iblis,mahkota kegelapan,seruling penghancur jiwa,pedang kematian,cincin keabadian,cambuk angin malam,pedang bulan darah,dan busur larva abadi" kakek juga menjelaskan ciri-ciri seluruh pecahan artefak itu.
"baik lah …aku akan mencari seluruh pecahan itu" Shiren berdiri dari duduk nya hendak pergi.
"tunggu dulu nak…,sebelum kau pergi lebih baik kau berlatih untuk menguat kan fisik mu terlebih dahulu" cegah sang kakek
"baiklah kek…tapi kita akan berlatih dimana?"Shiren kembali duduk di tempat nya semula,ia juga tak mungkin kabut putih dengan tingkat kultivasi yang masih terlalu lemah itu.
"di sana…" kakek menunjuk ke danau lava suci.
"lava itu sangat berguna untuk melatih tubuh dewa mu agar bisa lebih kuat.Jika hanya kultivasi mu yang kau tingkat kan, maka tubuh mu akan semakin melemah. Dan lava itu satu-satu nya yang bisa menguatkan tubuhmu"
"apakah aku akan baik-baik saja?" tanya Shiren ragu.
"tentu saja" kakek itu mengangguk yakin
"hmm… baiklah ,apa yang harus aku lakukan kek?" ujar Shiren pasrah.
"mulai sekarang panggil aku guru Ma,kau harus berendam di danau itu sampai tubuh mu kebal dan tak merasa kepanasan lagi"
Shiren meneguk ludah nya kasar membayangkan latihan yang harus ia jalani saja membuat nya merinding.
Shiren perlahan berjalan ke danau lava suci dan mulai masuk ke dalam.
__ADS_1
"akhhhhhh…"teriakan Shiren seketika terdengar di seluruh penjuru goa.
Tubuhnya bagaikan di rebus di dalam api yang sangat panas,seluruh cairan di dalam tubuhnya seakan-akan mendidih.
teriakan Shiren terus saja mengema di dalam gua itu seiring berjalan nya waktu.
"guru Ma,apakah tidak ada latihan untukku?" Zhi Shu dalam wujud anak kecil nya bertanya pada guru Ma yang sedari tadi terus mengawasi Shiren dari jauh.
"apa elemen mu?"guru Ma masih sibuk memperhatikan Shiren.
"elemen ku api dan angin" jawab Zhi Shu mantap
"angin…,kalau begitu berjalan lah ke arah selatan dari sini,di sana ada sebuah bukit yang terdapat angin abadi"
"latih lah tubuh mu dengan serangan dari angin itu jika bisa kendali kan dia" perintah guru Ma
"baik guru" Zhi Shu langsung berlari kecil ke tempat yang di perintahkan guru Ma.
Teriakan Shiren sesekali masih terdengar,ia pingsan karna tak sanggup lagi menahan rasa panas.
Guru Ma bergegas mengangkat Shiren dari danau dan meletakkan kan nya di tempat peristirahatan dari batu yang di beri alas dedaunan.
___
Guru Ma beranjak meninggalkan Shiren dan pergi ke tempat Zhi Shu.
Di sana, tampak Zhi Shu berkali-kali terlempar ke formasi perlindungan yang melindungi angin abadi. Angin itu menyerang dengan ganasnya tubuh kecil Zhi Shu.
Akhir nya Zhi Shu tak sadarkan diri setelah beberapa serangan dari angin abadi yang membuat nya mengeluarkan beberapa teguk darah.
Guru Ma langsung mengangkat tubuh Zhi Shu dan membawa nya ke tempat Shiren.
______
__ADS_1
sedikit info:
angin abadi merupakan angin yang bisa menyerang tanpa di kendalikan,angin ini biasanya ada di dalam dimensi ruang dan waktu.angin ini juga yang biasanya membuat kultivator kesulitan saat melakukan perjalanan ruang dan waktu bahkan bisa membuat nya terjebak di sana.