
"apa saja yang sudah kita dapatkan?!!" tanya si hitam pada si putih.
" baru sebuah pedang dan satu dari pecahan cincin nya"
"ada berapa lagi yang harus kita cari untuk membuat senjata itu?!!" si hitam mengambil pecahan cincin yang dimaksud si putih sambil memeriksanya.
" jika sesuai dengan rancangannya,kita harus mencari dua pecahan cincin lain nya serta sebuah pusaka dari kerajaan bulan" jawab si putih sambil membaca rancangannya.
"selain dari senjatanya?!!…"
" daun merah serta air surgawi" si putih kembali menggulung kertas rancangannya dan memasukkan nya ke tepatnya semula.
"untuk daun merah aku akan mencari nya di hutan terlarang,tapi untuk air surgawi sampai saat ini belum ada yang tampak memilikinya"
"apa cadangan kita saja tidak cukup?!!" si hitam menatap si putih cemas.
"sayang nya itu baru 50 persen nya saja,"
"tidak banyak orang yang punya air surgawi lebih,apalagi semenjak raja iblis berkuasa"
"sudahlah!!! kita cari dulu yang mudah di cari, untuk air surgawi kita akan memikirkannya lagi nanti".putus si hitam
mereka melanjutkan perjalanan nya lagi
"oh iya,apa kau sudah mengirim kan utusan kita ke tempat mereka?!!" tanya si putih tanpa menatap si hitam,ia hanya menatap ke depan sesekali menghindari pohon yang hampir mengenainya.
"mungkin saat ini mereka sudah sampai" jawab si hitam acuh.
__
"barang selanjutnya,herbal tingkat tinggi…"
"di dalam kotak ini ada lotus biru,lily es,serta lily api…kami membuka harga untuk satu kotak ini seharga 3000 koin perak"
orang orang mulai menawar barang itu ,suasana menjadi ricuh karna banyak yang sangat menginginkan herbal herbal itu.
" apa kau mau herbal herbal itu?!!"
"biar saja mereka mengambil nya ,aku sedang tidak butuh" jawab pria itu ,ia meneguk air yang ada di gelasnya hingga tersisa setengah.
"tapi sangat jarang kita bisa menemukan herbal herbal itu" temannya mendesah kecewa.
"jika kau mau tawar saja!!"
seperti mendapat angin segar,ia langsung duduk tegak dengan senyuman yang jika dilihat oleh orang lain tampak sangat aneh itu,
"kau yang bilang ya…kalau begitu aku tak akan sungkan"
pria itu hanya terkekeh kecil melihat temannya yang tampak sangat bahagia itu.
__ADS_1
"tenang saja!!,uang ku masih banyak" jawab pria itu
"8000!!!" suara dari ruangan satu.
"ada lagi?"
"8000 pertama…"
"8500!!…"
"9000!!"
"9500!!
"10.000!!"
"10.000 pertama!!10.000 kedua!!10.000 ketiga!!…selamat barang kali ini di menangkan ruangan satu"
"yee!!…aku mendapatkan nya,jangan lupa di bayar ya!!"
"baiklah…"
~~
"benar kan dugaan ku,aku untung besar"ujar si gadis di ruangan tiga senang.
"dari tadi tidak ada barang yang menarik" celetuk nya sambil menatap panggung dengan lesu.
untuk penawar yang berhasil memenangkan barang yang ia tawar tetap tinggal di tempat nya, untuk proses pembayaran barang yang sudah mereka beli.
"nona,tadi anda sudah membeli gelang giok hijau,sebuah pedang,dan kitab senjata total semua nya adalah 8000 koin perak.
Hasil dari penjualan herbal anda adalah 10.000 koin perak, jika di kurangkan sisa nya tinggal 2000 koin perak…" pemilik pelelangan menjelaskan.
"ini sisa nya…" ia memberikan sebuah kantung berisi 2000 kain perak, beserta barang yang sudah di beli kepada gadis itu.
"terima kasih sudah mempercayakan kami untuk melelangkan barang - barang mu, jangan lupa berkunjung lagi!!!" ujar pria paruh baya itu.
"sama sama,baiklah kalau begitu aku pergi dulu"gadis itu beranjak keluar dari ruangannya, setelah menyimpan semua bawaannya di dalam cincin penyimpanannya.
Baru saja melangkahkan kakinya keluar dari bangunan itu,si gadis sudah di hadang oleh beberapa orang berpakaian pengawal.
"ada yang bisa aku bantu?!!" gadis itu mengeringai di balik tudung yang menutupi wajahnya.
"serahkan barang-barang berhargamu!!!atau nyawamu jadi taruhannya!!!" ujar pemimpin mereka.
"sayang nya aku sedang tak ingin memilih"
keenam orang itu merasa sangat kesal dan langsung menghajar si gadis,namun tak sampai sepuluh menit justru mereka semualah yang tumbang di hajar gadis itu.
__ADS_1
Gadis itu langsung pergi tanpa menghiraukan tatapan kaget orang-orang yang masih berlalu lalang di sana.
___
"mana barangnya?!!!"
"maaf tuan,kami tidak bisa mengambilnya gadis itu terlalu kuat" keenam orang itu menunduk karna takut.
"apa kalian bodoh?!! hanya mengalahkan seorang gadis saja kalian tidak bisa!!… lalu apa gunanya kalian punya badan besar seperti ini!!!!!…"maki pria itu.
"gadis yang menarik,tunggu saja jika kita bertemu lagi aku sendiri yang akan menghampirimu" gumam nya pelan.
___
" beristirahat lah jika kalian lelah!!,jangan lupa bersih bersih!!!" ujar Shiren sebelum mereka masuk ke kamar yang sudah mereka sewa.
" berarti satu orang satu kasur ya kak?!!…" tanya Ling fei saat melihat tiga kasur yang ada di kamar mereka.
"iya…"
"kak,kamar nya kak Zhi Shu ada di depan kamar kita kan?!!"
"hmm…" Shiren duduk di depan cermin sambil membuka cadar nya.
"kak,…"
"apa lagi?!!!" tanya Shiren yang sudah berdiri di ambang pintu kamar mandi.
"ngak jadi…hehe" Ling fei menampilkan deretan gigi rapinya pada Shiren tanpa dosa.
Shiren kembali berbalik badan hendak masuk ke kamar mandi,baru satu langkah…
"kak, kak Zhi Shu sekarang lagi apa ya?!!!"
Shiren kembali menghadap Ling fei dengan menahan kesal yang teramat sangat,
"kak,kita mau ketemu siapa disini?!!" Shiren mendekat perlahan ke arah Ling fei.
Ling fei yang merasa aura di sekitarnya terasa lebih mencengkeram,membalikkan badannya menghadap Shiren.
Dengan gerakan kilat, ia berlari keluar dari kamar saat melihat Shiren sudah mengambil salah satu sendal nya hendak melempar kan nya kepadanya,alhasil sendal itu hanya mengenai pintu.
"ck!!,mau mandi aja susah!!… gerutu Shiren ,ia kembali melangkah ke arah kamar mandi.
"cklek!!…"
"kak!!……"
___
__ADS_1
bersambung……🍁🍁🍁🍁