
Saat sampai di pasar,mereka di suguhkan dengan pemandangan yang sangat memukau.
Malam itu langit sangat bersih tanpa di ditemani bintang satu pun, hanya bulan berbentuk sabit yang bertengger manis di langit.
Suasana pasar yang sangat ramai berbanding terbalik dengan keadaaan langit,di sepanjang pasar terbentang hiasan lampion berbentuk bulat dan berukuran kecil berwarna -warni yang di gantung menggunakan tali.
Banyak pedagang yang menjual lampion dengan berbagai bentuk dan ukuran,ada juga menjual berbagai jenis makanan serta pernak-pernik khas festival lampion.
Shiren dan Zhi Shu melangkahkan kakinya perlahan menyusuri pasar ,untuk mencari lampion yang akan mereka terbangkan.
Shiren berhenti di sebuah kios karna tertarik dengan sebuah lampion berbentuk persegi panjang dengan gambar bulan sabit dan beberapa bintang.
Shiren membeli lampion itu, sedangkan Zhi Shu membeli lampion dengan gambar teratai berwarna merah.
Mereka terus berjalan ke ujung pasar untuk menerbangkan lampion yang sudah mereka beli,di sana ada sebuah danau alami yang sangat indah dengan air yang sangat jernih.
Di sekeliling danau di buat jembatan tanpa pegangan yang terbuat dari kayu.
Ada beberapa orang di danau itu yang hendak menerbangkan lampion mereka,sedangkan sebagian besar lainnya menerbangkannya di rumah masing- masing begitu pula dengan anggota kerajaan dong ,mereka menerbangkan lampion nya di istana kerajaan.
Festival lampion akan dimulai ketika raja dan ratu melepaskan lampion mereka, diikuti semua anggota kerajaan baru setelah itu para warga.
Tak lama tampak lampion berwarna biru dengan lambang kerajaan dong berwarna emas terbang ke langit,para warga satu persatu mulai menerbangkan lampion nya saat lampion itu mulai terbang tinggi.
Shiren dan Zhi Shu mulai menerbangkan lampion mereka,langit yang awalnya gelap menjadi terang dengan hiasan lampion yang sangat banyak.
______
di kamar penginapan…
Xiao Rue sedang malas-malasan di kamar nya,ia berusaha keras untuk memejamkan matanya yang tak kunjung mengantuk.
Xiao Rue memutuskan duduk di balkon kamar nya sambil melihat festival lampion dari balkon itu.
__ADS_1
langit kota dipenuhi lampion warna warni yang entah berapa jumlah nya, tapi yang paling dominan adalah lampion kerajaan karna warna nya yang sangat berbeda dari yang lainnya.
Xiao Rue kembali masuk ke kamar nya untuk mengambil sesuatu yang telah ia beli tadi saat di pasar.
Ia kembali ke balkon dengan membawa sebuah lampion bergambar matahari yang sudah siap untuk di terbangkan ,perlahan-lahan lampion itu mulai naik ke langit.
Xiao Rue memandang lampion nya, yang perlahan bergabung dengan lampion-lampion lainnya sambil tersenyum tipis.
____
Shiren duduk di pinggir jembatan dan memasukkan kaki nya ke dalam air, sambil mengoyang-goyangkan nya ke depan dan ke belakang.
Angin sepoi-sepoi menerpa rambut Shiren dengan lembut,air danau yang dingin dengan pemandangan kumpulan lampion di awan semakin memanjakan mata.
Shiren memandang ke langit sambil bersenandung kecil, sambil menunggu Zhi Shu membeli makanan di pasar.
Perlahan-lahan sebuah lampion bergambar matahari turun ke bawah dan mendarat di permukaan danau tepat di depan Shiren,Shiren mengambil lampion itu sambil tersenyum.
"lampion yang indah…"puji nya.
Zhi Shu kembali dengan membawa banyak jenis makanan dan minuman,ia duduk di samping Shiren dan memasukkan kakinya ke air seperti Shiren.
mereka menikmati pemandangan lampion sambil bercanda ria di tepi danau.
____
Xiao Rue yang sedang asyik menyeruput perlahan teh di cangkir nya di datangi sebuah lampion bergambar bulan dan bintang,lampion itu mendarat di atas pangkuan Xiao Rue.
Xiao Rue menghentikan kegiatannya dan mulai memandangi lampion itu memperhatikan gambarnya.
"lampion ku bergambar matahari sedangkan ini gambar nya bulan…"
" jika lampion ini milik seorang gadis…gadis itu mungkin adalah jodoh ku yang sudah di takdirkan …"gumam Xiao Rue sambil terkekeh pelan.
__ADS_1
ia perlahan kembali menerbangkan lampion itu, sambil melambaikan tangan dan melanjutkan kegiatannya yang sempat tertunda.
___
Selesai makan,Shiren dan Zhi shu kembali menelusuri pasar.
untuk memeriahkan festival lampion,para warga ada yang menampilkan beberapa jenis keterampilan yang mereka miliki,mulai dari bermain musik,bernyanyi,menari,membuat makanan,dan beberapa jenis permainan setempat.
Ada juga para pedagang yang menawarkan potongan harga besar-besaran untuk dagangan yang mereka jual.
Shiren dan Zhi Shu mencoba beberapa jenis permainan dan jajanan di pinggir jalan dan membeli beberapa jenis barang.
di tengah pasar para warga sedang melakukan tarian dengan beberapa pengunjung yang ikut bergabung, yang semakin memeriahkan acara dengan api unggun berukuran sedang di tengah -tengah mereka.
"kak…ayo ikut kesana"ajak Zhi Shu.
"ngak mau… kau sendiri saja kakak tidak pandai menari"tolak Shiren
"masa aku sendiri kak…ngak papa ikut aja dulu…" ujar Zhi Shu sedikit memaksa.
Shiren pun hanya bisa mengangguk pasrah.
Awalnya gerakan nya sangat kaku tapi lama-kelamaan tarian Shiren sudah selincah yang lainnya,mereka menari sambil bernyanyi bersama.
tak jarang mereka tertawa bersama, karna ada pengunjung yang gerakannya kaku sama seperti Shiren sebelumnya.
Shiren dan Zhi Shu pulang setelah puas berkeliling di pasar, dengan menenteng banyak barang yang entah kapan di beli nya.
Shiren langsung masuk ke kamar dan merebahkan dirinya di kasur karna kelelahan, tapi walaupun begitu hatinya sangat senang dan tak menyesal sedikitpun, ia tertidur sambil tersenyum.
Di kamar lain… Xiao Rue masuk kembali ke kamar nya karna udara di luar yang mulai terasa semakin dingin.
ia membaringkan tubuhnya untuk perlahan tidur, dengan senyuman yang tak pernah lepas dari bibirnya.
__ADS_1
_______
bersambung……🍁🍁🍁