
"Gubrakkk!!!……" suara sesuatu yang jatuh dengan sangat keras.
Zhi Shu jatuh dari atas pohon dengan posisi telungkup sangking kaget nya dengan teriakan Shiren.
Bahkan beberapa tupai yang tadi nya bersembunyi, langsung berlari keluar dari sarang nya untuk mengintip Zhi Shu di antara dahan dan ranting-ranting pohon, sambil bersuara seakan-akan berbicara pada satu sama lain.
Xiao Rue ,Duan Luan dan Shiren berusaha sekuat tenaga menahan tawa nya saat melihat para tupai di atas pohon, yang seakan-akan mengejek dan menertawakan Zhi Shu yang terjatuh.
Belum lagi ada beberapa warga yang kebetulan lewat memasang wajah heran, saat melihat Zhi Shu yang sepertinya sangat betah tiduran di tanah.
Zhi Shu yang masih mengantuk berat ,terdiam beberapa saat sebelum perlahan bangkit dan berjalan menuju arah Shiren, dengan mata yang masih tertutup setengah tak memperdulikan tawa mereka bertiga.
Baru dua langkah Zhi Shu berjalan,kakinya tak sengaja menyandung sebuah batu berukuran sedang yang entah sejak kapan ada di sana,
"brakkk!!…"Zhi Shu terjungkal ke depan dan kembali mencium tanah,Shiren dan duan Luan hanya meringis melihat Zhi shu.
Zhi Shu masih tak menyerah ,dia kembali berdiri dan berusaha berjalan lagi walau matanya sangat sangat lah berat.
Baru lima langkah ia berjalan, akar pohon tempat nya tidur yang menyembul keluar dari tanah kembali menghalangi nya(padahal tuh akar ngak ngapa-ngapain😅).
Zhi Shu kembali tersungkur kedepan, dengan jidat mencium akar terlebih dahulu baru mencium tanah kesayangannya.
"auww!!…shhh!…"Shiren dan duan Luan serempak meringis, sambil menutup sebelah matanya.
Xiao Rue yang baik hati, berinisiatif untuk menggendong Zhi Shu yang sudah dua kali tersandung karna berjalan dengan mata tertutup itu .
Xiao Rue langsung menggendong Zhi Shu di belakang punggung nya,Zhi Shu yang masih ngantuk berat kembali tertidur dengan nyenyaknya.
Ia tak memperdulikan rasa perih di jidat nya, karna mata nya benar-benar sangat berat mungkin karna dia sudah makan sangat banyak hari ini ,jadi Zhi Shu merasa sangat mengantuk
( definisi perut kenyang mata langsung ngantuk yang sebenarnya😁😁).
Mereka berjalan beriringan menuju penginapan, kebetulan mereka semua menginap di penginapan yang sama.
___
__ADS_1
"hmmm…"Zhi Shu meregangkan ototnya dengan merentangkan kedua tangan ke samping,ia mengerjapkan kedua matanya untuk menyesuaikan cahaya yang masuk ke lensa nya.
Matahari sudah menampakkan diri nya, membawa cahaya yang menghangatkan pagi hari yang dingin bagi semua makhluk hidup.
Zhi Shu perlahan duduk sambil mengedarkan pandangannya mencari Shiren.
Karna tak menemukan Shiren dimana pun,Zhi Shu beranjak ke kamar mandi untuk menyegarkan diri, ia yakin saat ini Shiren sedang memesan makanan di bawah.
Zhi Shu keluar dari kamar mandi dengan wajah segar dan tentunya pakaian baru ,ia berjalan menuju meja rias yang memang di sediakan di kamarnya untuk merapikan rambut nya yang berantakan sehabis keramas.
Betapa kaget nya Zhi Shu, saat melihat jidatnya yang sedikit benjol dan kemerahan,belum lagi ada beberapa goresan kecil di sekitarnya.
"cklek!…"pintu kamar nya di buka oleh seseorang,spontan Zhi Shu menoleh untuk melihat siapa yang datang.
Shiren berdiri dengan senyum manis nya menatap Zhi Shu walau tak terlihat, karna cadar nya masih belum dia lepas.
"kakak…"Zhi Shu menghampiri Shiren dengan wajah kusut nya.
"kenapa? pagi-pagi mukanya udah kusut kayak gitu?"tanya Shiren
"beneran ngak tau?"
"ngak tau,ini kenapa?" tanya Zhi Shu lagi
"Zhi Shu ngak ingat kalau kemarin kamu jatuh?"Shiren menaikkan sebelah alis nya
"hah!!kapan aku jatuh ,aku ngak jatuh tuh, aku aja heran perasaan kemarin aku tidur di atas pohon kok bangun-bangun udah disini aja…"
"jadi gini…"Shiren menceritakan kejadian di hari sebelumnya sambil berusaha menahan tawanya.
"ishh…ini jadi gimana dong?,masa muka ganteng aku ada benjol nya, nanti kalau ganteng nya berkurang gimana?,nanti kalau cewek-cewek yang lihat aku ngak muji aku lagi gimana?terus kalau Ling Fei liat muka aku kayak gini, ngak jadi suka sama aku gimana?kan berabe urusannya!!…"Zhi Shu berbicara panjang lebar
Shiren hanya menatap Zhi Shu bingung ,sejak kapan anak ini ke pede an banget cerewet lagi…
"kak…bantuin dong,biar ganteng nya aku ngak berkurang,ya kak bantuan ya?"Zhi Shu menampilkan puppy eyes nya pada Shiren, sambil mengoyang-goyangkan tangan Shiren pelan.
__ADS_1
Shiren makin mengerutkan dahi nya bingung,ia perlahan menempelkan punggung tangannya ke dahi Zhi Shu untuk mengecek suhu tubuhnya,
"ngak panas kok…kenapa sikap nya aneh hari ini,ngak mungkin kan otak nya geser karna jatuh kemarin?…"gumam Shiren pelan.
"kak,bantuan ya, ya! ya! ya!"muka Zhi Shu makin memelas karna Shiren hanya diam.
"kamu ngak papa?kok aneh sih hari ini?!"tanya Shiren.
"gimana mau baik-baik aja, muka aku benjol kayak gini, belum lagi ada gores gores nya nih…"Zhi Shu menunjuk wajah nya sendiri.
"biasa nya kamu ngak kayak gini,sejak kapan Zhi Shu mentingin wajah nya kayak gini…"
"kak,aku sadar muka aku emang udah ganteng dari lahir, tapi kemarin-kemarin itu ngak terlalu peduli lagian kan muka ku ngak kenapa- kenapa waktu itu,lah hari ini tengok…"
Shiren ingat sebelum-sebelum nya adik nya ini sering diam diam meminjam cermin miliknya tanpa sepengetahuan Shiren.
Beberapa kali Shiren memergoki nya ,namun Zhi Shu bilang kalau ada yang mau nyari cerminnya maka nya dia aman in.
tidak di sangka rupanya Zhi Shu minjam cermin shiren untuk ngaca😧😧.
Shiren menepuk jidat nya sendiri sambil geleng-geleng kepala,satu lagi sifat absurd Zhi Shu terkuak(kayak box misteri aja pake terkuak segala😑😑).
"kakak mau kemana?"Zhi Shu menghentikan Shiren yang hendak membalikkan badan.
"mau minta es batu dulu di bawah,katanya minta di obatin"
"ngapain capek-capek ke bawah ,kakak kan punya elemen penyembuhan ,tinggal pake itu aja kan gampang"ujar Zhi Shu gemas sendiri.
"iya ya,kok aku lupa…"Shiren terkekeh pelan,ia menempelkan tangannya di dahi Zhi Shu.
_____
bersambung……🍁🍁🍁
maap ya guys karna author baru up sekarang🙇🙇
__ADS_1