Dia Lelaki Pilihanku

Dia Lelaki Pilihanku
Kesabaran ku ada batasnya


__ADS_3

Setelah Sarah menyarankan Nizam untuk pulang dan menenangkan pikirannya,Sarah pun berlalu dari tempat dimana Nizam sedang berdiri


"Maaf Zam,aku mau masuk ke dalam dulu,aku mau istirahat"


Nizam hanya diam dan tidak bergeming dari tempatnya berdiri tadi


Sarah pun masuk kedalam kamarnya dan langsung membersihkan diri


Setelah selesai melakukan ritual mandinya,Sarah memilih untuk merebahkan


badannya di tempat tidur


Setelah Dua jam berlalu,Sarah keluar dari kamarnya untuk membuang sampah.Betapa terkejutnya Sarah melihat Nizam masih ada disana,hanya bedanya Nizam sudah duduk di tempat duduk yang sengaja disediakan disana


"Zam kamu ngapain masih disini"


"Tidak ada Sar,aku hanya malas untuk pulang kerumah saja"


"Sebaiknya kamu pulang Zam,ini juga sudah malam"


"Apa aku mengganggumu?kalau memang kamu terganggu aku minta maaf,sebaiknya kamu masuk kedalam,besok juga kamu akan bekerja kan,tidak baik juga anak perempuan berkeliaran di luar rumah saat malam hari"


"Apa gak sebaiknya kamu pulang menggunakan motor aku saja Zam"


"Tidak perlu,terimakasih atas tawaranmu,sebentar lagi temanku akan datang menjemput"


"Baiklah,aku juga akan menunggu disini sampai temanmu itu datang" Sarah kembali masuk kekamarnya untuk mengambil minuman dan cemilan untuk mereka makan di luar


"Silahkan dimakan Zam,apa kamu sudah makan malam"tanya Sarah


"Sudah Sar"jawab Nizam berbohong


Setelah menunggu kurang lebih tiga puluh menit,akhirnya seorang perempuan cantik menggunakan mobil tiba disana


"Hai Zam...sorry aku lama datangnya,tadi ada sedikit kerjaan"dan si perempuan tadi langsung cipika cipiki dengan Nizam di depan Sarah


Sarah yang melihat kejadian di depannya berusaha memalingkan wajahnya supaya mengurangi rasa cemburunya


"Tidak masalah...ayo kita pergi,maaf sudah merepotkanmu yah"Nizam pun langsung berdiri dari tempat duduknya tadi


"Oh yah Sar,kami pamit dulu"Nizam langsung masuk kedalam mobil yang di kendarain temannya tadi


Belum sempat Sarah menjawab,mereka sudah berlalu dari tempat itu

__ADS_1


"Apa-apaan si Nizam ini,bahkan minum yang ku buat pun tidak disentuhnya"batin Sarah


Dengan rasa kecewa,Sarah langsung merapikan kembali tempat duduk mereka tadi dan setelah itu dia langsung masuk ke dalam kamarnya


"Baiklah Zam,mungkin sampai disinilah akhir dari kisah kita,semoga kamu bisa menemukan jodoh yang sesuai dan cocok denganmu"gumam Sarah


Sarah memilih mendengarkan musik kesukaannya sambil berusaha untuk menutup matanya,karena dari tadi sampai sekarang jam sudah menunjukkan pukul 23:40,matanya juga belum bisa diajak untuk tidur


.....


Pagi itu setelah sarapan dan mandi,Sarah langsung bergegas untuk pergi bekerja


Setibanya di tempat kerja,Sarah langsung di tugaskan pak Ali untuk pergi ke toko cabang dimana Nizam bekerja.Ada sedikit kendala disana yang harus segera ditangani


Setelah tiba ,Sarah langsung menemui pimpinan disana dan mereka pun langsung memulai mencari solusi untuk masalah yang sedang terjadi.Ada banyak kejanggalan yang di temukan setelah dengan teliti Sarah mencocokkan data yang sebenarnya dengan laporan yang di buat oleh kasir yang sedang bermasalah itu


"Pak mungkin kita butuh waktu lama untuk menyelesaikan semua ini"lapor Sarah kepada pimpinan di tempat itu


"Tidak masalah Sar,kita harus kerjakan dengan teliti"sahut pimpinan itu


Tidak terasa waktu berputar begitu cepat,tiba saatnya untuk makan siang.Sarah langsung menuju ke kantin perusahaan itu.Setelah tiba disana,Sarah menemukan Nizam sedang makan dengan seorang perempuan yang kelihatannya sangat akrab


Sarah langsung memesan makanan dan minuman untuknya.Nizam yang mengetahui keberadaan Sarah ada disana berusaha untuk menjaga jarak dari temannya itu


Sarah tidak menanggapi Nizam dan berusaha seolah-olah tidak mendengar sesuatu saat itu


Bahkan setelah selesai makan,Sarah tidak berbicara apapun dengan Nizam dan memilih berlalu dari tempat itu


"Dasar tidak punya pikiran,selalu berusaha untuk mendekati semua perempuan tanpa menjaga hatiku.Tapi untuk apa aku marah,toh sekarang hubungan kami sudah berakhir,bangun Sarah buka matamu lebar-lebar"gumamnya pada dirinya sendiri


Jam untuk pulang sudah tiba,setelah selesai merapikan berkas-berkas dan menyerahkan hasil pekerjaannya kepada pimpinan disana,Sarah pun berpamitan untuk pulang


Sarah langsung menuju tempat parkir dimana motor kesayangannya tadi diparkirkannya


"Boleh bicara sebentar Sar"tanya Nizam


"Maaf saya sedang sibuk,permisi tolong menjauh dari motor saya"sambil berusaha untuk menggeser motornya


"Tunggu sebentar saja Sar"sambil berusaha memegang pergelangan tangan Sarah


"Lepaskan tangan ku"


"Tolong dengarkan aku sebentar saja Sar"

__ADS_1


Sarah tidak menghiraukan keberadaan Nizam disana,Sarah pun langsung menghidupkan motornya dan berlalu dari tempat itu


"Kalau aku pulang kerumah,dia pasti akan kesana.Lebih baik aku malam ini menginap di rumah teman ku saja.Tapi sebelumnya aku akan jemput pakaian ku ke laundry dulu"gumamnya


Benar saja,Sarah baru tiba di laundry tempat langganannya,Nizam sudah menghubunginya


"Kamu dimana sekarang Sar,aku sedang di kostmu"isi pesan yang dikirim Nizam karena panggilan di ponselnya tak kunjung diangkat oleh Sarah


"Tebakanku tidak meleset"batinnya


Sarah langsung mematikan ponselnya karena dia tak mau di ganggu oleh Nizam saat itu


"Kamu pikir hanya kamu yang bisa marah,selama ini setiap aku pergi dengan seseorang,kamu pasti akan marah dan cemburuan,terus bagaimana denganku?apa kamu pernah memikirkan perasaanku setiap kamu pergi, bercanda dengan banyak perempuan.Bahkan disaat kamu marah,kamu lebih memilih di jemput oleh perempuan lain.Kesabaranku ada batasnya Zam,sebaiknya diantara kita tidak perlu ada lagi hubungan yang mungkin menjadi pengikat atas kebebasan mu"gumanya Sarah


Setelah sampai di tempat temannya,Sarah langsung mandi dan memilih untuk tidur sore itu


"Apa kamu sedang ada masalah"tanya Liza


"Tidak Liz"jawab Sarah


"Berhenti berbohong padaku.Jika kamu butuh waktu untuk membagikannya denganku maka aku siap untuk menunggu.Sebaiknya kamu makan Sar,karena aku dan Zio mau keluar sebentar"


"Baiklah Liz,jika ada yang menanyakan keberadaanku,aku mohon tolong jangan beritahukan Liz"


"Baiklah,aku akan keluar sebentar Sar,Zio juga sudah tiba,kamu jaga diri di rumah"sambil mengambil ponselnya yang sedang di casnya saat itu


"Kalian hati-hati Liz"


"Bye..."


Setelah Liza pergi,Sarah lebih memilih untuk tidur.Selera makannya hilang begitu saja mana kala dia mengingat wajah Nizam yang tiba-tiba muncul di benaknya


Ponselnya berdering,setelah dia melihat siapa yang menghubunginya,Sarah pun menjawab panggilan itu


"Hallo pak"


"Hallo Sar,apa kamu sedang sibuk"tanya


Pak Ali


"Maaf pak,saya sedang di luar,kalau boleh tahu ada apa pak"


Pak Ali pun menceritakan bahwa Nizam menghubunginya untuk menanyakan keberadaan Sarah padanya

__ADS_1


__ADS_2