
Sementara Emeli yang melihat keduanya dari kejauhan ikut bersedih karena hubungan Ali dan Sarah terpaksa harus kandas akibat restu yang tidak diberikan oleh Bu Dewi terhadap mereka berdua
"Sar....jujur saat aku mengambil keputusan ini,aku benar-benar sedih dan terluka,tetapi aku juga tahu jika aku tetap memaksakan kehendakku terhadapmu iru juga sangat tidak baik.Kedepan jika kita masih di beri kesempatan,semoga kita bisa di pertemukan kembali dengan keadaan yang masih saling mencintai.Sebaiknya kita pulang sekarang Sar,karena kalian akan pulang besok subuh kan"ucap Ali mengalihkan pembicaraan
"Baiklah bang Ali,semoga dengan berakhirnya hubungn ini kita ini membawa kebaikan buat semuanya,demikian juga dengan hubungan abang dengan keluarga juga semoga semakin membaik"sahut Sarah
"Masuklah dan jangan menangis...ingat jika kamu membutuhkan sesuatu,maka segeralah kabari aku karena dengan senang hati aku akan mendengarkanmu baik sebagai seorang teman atau sebagai seorang mantan kekasih"ucap Ali sambil terkekeh
"Terimakasih bang Ali,walau mungkin ini akan sakit,tetapi aku berharap kita masih bisa berteman seperti dulu lagi"ucap Sarah sambil menjauhkan kepalanya dari Ali karena Ali sengaja mengacak rambutnya Sarah
.....
"Bang Al...saat aku melihat luka yang ada dimata kak Sarah tadi,aku juga ikut bersedih bang,sebagai seorang wanita,aku bisa merasakan betapa hancurnya hatinya saat restu orang tua dari orang yang disayanginya tidak kunjung tiba.Saat ini kak Sara masih sangat mencintai dan masih mengharapkan kehadiran abang dihidupnya.Saranku bang jika memang kalian berdua masih sangat menyayangi,sebaiknya abang harus mem perjuangkan kak Sarah"saran Emeli saat mereka telah meninggalkan rumahnya Seli
"Mungkin untuk saat ini aku tidak akan mengganggu Sarah dulu En.Saat ini juga nama baikmu sedang di pertaruhkan karena vidio itu"ucap Ali
__ADS_1
"Untuk masalah nama baik aku,abang tidak perlu memikirkan hal itu lagi.Besok tunanganku juga akan datang ke rumah kami,aku sudah jujur tentang vidio itu semua kepadanya bang.Saat aku menerima vidio tentang kita,aku langsung mengirimkan vidio itu kepada tunanganku.Dia memahami semuanya dan dia juga yakin semuanya itu sengaja di buat untuj menjebak kita berdua"ucap Emeli
"Apa kamu menerima vidio itu juga"tanya Ali merasa aneh
"Aku memerima vidio yang sama dengan vidio yang diterima kak Sarah.Sipengirim mengancam jika aku sampai memberitahukan ini kepada bang Ali,maka dia akan melukai Sarah.Aku yang salah bang,aku takut akan ancaman seseorang itu tanpa berpikir panjang bang"ucap Emeli merasa bersalah
"Baiklah Em besok kita akan bahas ini bersama dengan tunanganmu.Besok juga aku akan mengajak Ibu,Bapak dan bang Angga untuk ikut kerumahmu supaya masalah ini cepat selesai"ucap Ali
.....
"Sar....kalian hati-hati yah,tadi Boy bilang kalian sudah berangkat.Aku minta maaf karena aku tidak bisa mengantarkan kalian ke bandara"isi pesan Ali kepada Sarah
Keesokan harinya,keluarga pak Darwin pergi berkunjung kerumahnya Emeli.Setelah membahas masalah yang dialami oleh Emeli dan Ali dan setelah menemukan solusinya,keluarga Ali pun memutuskan untuk kembali pulang kerumah mereka
"Sekarang apa rencanamu selanjutnya Bu Dewi Kurniawan"tanya pak Darwin begitu dingin saat mereka berdua telah sampai di kamar mereka
__ADS_1
"Apa maksudmu Pa"sahut Bu Dewi tidak kalah dingin
"Kenapa kamu berbuat sehina itu terhadap anak dan anak sahabatmu sendiri.Demi memuaskan keegoisanmu,kamu bahkan mau mempertaruhkan harga diri dari anakmu.Jika kamu memang ingin memisahkan Ali dari Sarah,sebaiknya kamu melakukannya dengan bijak,bukan dengan cara menjebak dan memberikan obat kepada anakmu.Setelah mengirimkan bukti itu kepada Sarah,apakah sekarang kamu sudah puas,apakah kamu sudah merasa senang dan menang.Ketahuilah....Ali saat ini kondisinya sedang tidak baik-baik saja.Kedepan aku peringatkan kamu supaya jangan mengganggu kehidupan Ali lagi,apa bagimu belum cukup mengatur kehidupan Angga,apa bagimu keributan antara angga dan istrinya setiap hari adalah sebuah tontonan gratis yang kamu suguhkan untuk semua penghuni rumah ini.Bu Dewi...aku sudah tidak punya kekuatan untuk selalu diam saat kamu berusaha menyetir kedua anakku.Mulai besok,Angga dan istrinya juga akan pindah dari rumah ini.Mulai besok Ali juga sudah tidak akan tinggal dirumah ini lagi,jadi kamu bisa bersenang-senang tanpa harus terganggu oleh anak-anakmu.Aku hanya berharap,diusia tuamu nanti semoga anak-anak dan menantu kita tidak akan membalaskan sakit hati mereka dengan cara menelantarkanmu"ucap Pak Darwin
"Pa....Mama minta maaf atas perbuatan Mama terhadap Ali,Mama melakukan semua ini demi kebaikan Ali juga.Bagi Mama,Sarah bukanlah jodoh yang pas dan tidak sepadan dengan Ali.Pa Mama mohon ...jangan seperti ini ,jika memang Papa mau menghukum Mama,maka lakukanlah,tetapi jangan menjauhkan Mama dengan Angga dan Ali"ucap Bu Dewi
"Lalu seperti siapa jodoh yang pas dan yang sepadan untuk Ali.Jika menurutmu jodoh hanya di tentukan oleh uang dan kekayaan,aku ingatkan kembali padamu,kita juga dulu menikah tanpa membawa apapun dari kedua belah pihak keluarga kita.Kita bisa berdiri seperti sekarang ini karena kita saling bekerja sama dan saling mengisi antara yang satu dengan yang lain.Ma kita berdua juga belum lupa seperti apa perjuangan kita saat akan menikah dulu,jadi Papa mohon tolong jangan turunkan kesulitan dan kesusahan itu lagi buat Ali"Pinta Pak Darwin dengan sungguh-sungguh
Sementara Ali yang baru tiba dirumahnya langsung berlalu kekamarnya.Ali lebih memilih berendam untuk menghilangkan emosinya saat itu
"Sar....bagaimana perasaanmu saat ini,apa kamu merasakan hal yang sama seperti yang aku rasakan seperti sekarang ini.Aku hanya berharap kita segera menemukan solusi untuk hubungan kita ini"batin Ali sambil memejamkan matanya didalam bath up kamarnya
"Sar....jika kamu sedang tidak sibuk,bisakah aku menghubungi mu sekarang"isi pesan Ali kepada Sarah.Ali memilih untuk mengirimkan pesan dulu kepada Sarah supaya tidak mengganggu kegiatan Sarah di malam hari itu
"Maaf yah bang,kebetulan masih ada saudara di rumah,jika mereka sudah pulang,nanti akan aku kabarin"isi balasan pesan Sarah
__ADS_1
"Baiklah Sar,aku akan menunggu kabar baik darimu"balas Ali
"Aku tidak akan tidur sebelum aku mendengar suaramu Sar.Saat aku mengatakan aku setuju untuk mengakhiri semuanya,ketahuilah bahwa itu hanyalah emosi sesaat.Setelah melihat Emeli dan tunangannya tadi begitu bahagia,aku juga berharap kita berdua akan bisa seperti mereka.Kita akan hadapi semuanya bersama-sama Sar,aku yakin kamu dan aku pasti akan mampu melewati ini semua demi sebuah kebahagiaan yaitu pernikahan"gumam Ali sambil memandangi foto Sarah yang ada di ponselnya Ali