
Rena berlalu dari tempat itu disusul oleh Yuli
Sementara Sarah langsung bergegas ke kasir setelah menghabiskan makan siangnya
"Maaf yah pak,Sarah sedikit lama"ucap Sarah merasa tak enak hati
"Tidak masalah Sar,apa terjadi sesuatu hal dengan mu"tanya pak Svp memastikan
"Tidak ada pak,semua aman terkendali"
....
Sore itu,setelah selesai bekerja Sarah berniat untuk singgah sebentar ke pasar yang kebetulan ada di dekat kontrakannya
"Semua isi kulkasku sudah habis,untuk menghemat biaya,aku harus pandai-pandai mengatur keuangan ku"gumam Sarah
"Apa benar itu Nizam"gumam Sarah memastikan penglihatannya.Sarah pun langsung mundur kembali dan menemui Nizam yang ingin bergegas menyusul dirinya dari belakang
"Hai Sar..."panggil Nizam
"Ngapain kamu disini"tanya Sarah dengan ketus
"Aku hanya berkunjung dan memastikan keadaanmu disini"
"Kamu tahu dari mana aku berada di tempat ini"
Nizam pun menceritakan tentang nomor seseorang yang menghubunginya dan memberitahukan keberadaan Sarah yang ada di tempat itu
"Laki atau perempuan yang menghubungimu"tanya Sarah
"Perempuan,katanya dia orang yang benci akan keberadaanmu di tempat kerjanya"
__ADS_1
"Baiklah,aku mau pulang ke kontrakan ,sebaiknya kamu pulang saja,ini juga sudah menjelang malam"pinta Sarah
"Tunggu sebentar Sar,aku datang jauh-jauh ke sini hanya untuk bertemu denganmu"
"Sekarang kita sudah bertemu,ku mohon Zam,tolong jangan menjadi bayang-bayang dalam hidupku,aku sudah berusaha menjauh dari hidupmu supaya kita bisa saling melupakan"pinta Sarah
"Sar,jujur sampai saat ini aku masih sangat mencintaimu,aku juga tidak memaksa kamu untuk bisa membalas perasaan ini,tapi kumohon Sar,jangan pergi menghilang lagi dariku.
Semakin kamu menjauh,maka aku akan semakin mengejarmu Sar"
"Kamu tidak adil Zam,selama ini kamu yang sudah membuatku supaya menyerah dengan hubungan kita,kamu yang sudah menghancurkan harapan yang sudah kita bangun,bahkan kamu yang sudah membuatku tak berharga dimata orang lain dengan melecehkanku dengan perkataanmu itu.Bukankan kamu menginginkan wanita yang siap menerima baik burukmu,ketahuilah Zam aku bukan wanita itu,aku hanya manusia yang egois yang menginginkan calon suamiku dari orang yang benar-benar bisa menguasai dirinya dari berbagai hal buruk.Tolong Zam pergilah dari kehidupan ku,tolong jangan ganggu aku lagi,tolong hargai keputusan ku.Saat ini aku sedang menjalin hubungan dengan seseorang,walau masih baru tetapi kami sudah punya niat yang baik untuk melangkah kedepan"ucap Sarah berbohong
"Siapapun yang berani mendekatimu,maka akan aku hancurkan.Baiklah aku pulang dulu Sar,besok aku juga harus kembali kekota P,setidaknya aku sudah mengetahui keberadaanmu saat ini"ucap Nizam
Nizam langsung berdiri dari tempat duduknya dan mencoba mendekati Sarah.Dengan cekatan Sarah langsung menghindar dari Nizam dan ikut berdiri dari tempat duduknya
"Hati-hati Zam"
...
"Astaga...siapa orang yang sudah menghubungi dan mengabarkan keberadaanku ke Nizam,aku tak bisa seperti ini selalu di bayangi oleh Nizam,aku akan menghubungi kak Lilis untuk meminta supaya menasehati dan mengingatkan Nizam,kalau memang tidak ada solusi lain,terpaksa aku harus melaporkan Nizam dengan aduan perbuatan tidak menyenangkan"gumam Sarah setelah kepergian Nizam dari tempat itu
Setelah tiba di rumahnya,Sarah langsung menghubungi Lilis untuk memberitahukan keberadaan Nizam saat itu
"Hallo Sar,apa kabarmu dek,lama tidak ada kabar dari kamu"
"Hallo Kak,kabar baik dari Sarah kak,bagaimana dengan kabar keluarga disana Kak"tanya Sarah
"Kami baik Sar,tetapi tidak dengan Nizam"ucap Lilis
"Syukurlah kak,tetapi mengenai Nizam kak,saat ini dia sedang di kota B,katanya dia kesini untuk memastikan keadaanku setelah mendapat informasi tentang keberadaanku di kota ini"
__ADS_1
"Apa benar itu Sar"tanya Lilis memastikan
"Benar kak,tadi kami baru saja bertemu kak,sepertinya dia membuntuti Sarah mulai dari tempat bekerja sampai Sarah tadi belanja kepasar.Jujur saat ini Sarah takut kak,bahkan dia juga mengancam akan menghancurkan siapapun yang mencoba mendekati atau yang berani menjalin hubungn dengan Sarah.Kak Sarah mohon,tolong bantu nasehati Nizam,Sarah di tempat ini sendiri,Sarah hanya takut dia betindak jahat terhadap Sarah"adu Sarah
"Kamu tenang saja Sar,kakak tahu seperti apa sifatnya Sar,semakin kamu menjauhinya,maka dia akan semakin bringas dan bertindak sesuka hatinya.Kakak mohon Sar,jikalaupun saat ini kamu sedang dekat atau sedang menjalin hubungan dengan seseorang,sebaiknya kamu tak perlu memberitahukannya kepada Nizam,karena Nizam orangnya cemburuan Sar.Apalagi sekarang,setelah Windi memilih menjauh dari Nizam karena tak tahan akan perlakuan Nizam yang semena-mena terhadapnya Sar,Windi juga sudah datang minta maaf kepada kakak karena sudah mengganggu hubungan kalian dulu"ucap
"Tapi Sarah takut kak,Sarah belum pernah bertemu orang seperti Nizam yang ambisius kak.Kalau memang Nizam masih mengganggu Sarah,mau tidak mau Sarah juga harus memberitahukan ini kepada keluarga besar kami kak"ucap Sarah
Lilis yang mendengar ancaman dari Sarah barusan sedikit ciut karena Lilis sangat takut akan terjadi hal yang tidak baik yang akan di terima Nizam ketika keluarga Sarah nanti mengambil tindakan
"Baiklah Sar,kakak akan membicarakan hal ini dengan Nizam"ucap Lilis
Setelah menghubungi Lilis,Sarah pun merapikan barang belanjaannya tadi.
Sarah juga menghubungi Seli untuk memintanya menemaninya malam itu dirumahnya karena takut akan niat jahat Nizam terhadapnya
"Baiklah Sar,sebentar lagi aku akan kesana"ucap Seli
....
Jam sudah menunjukkan pukul 20:15,Seli yang di tunggu-tunggu oleh Sarah akhirnya tiba di kontrakannya
"Maaf jadi merepotkan mu Sel,tapi jujur saat ini aku takut Sel,aku takut entah nanti malam dia datang kesini untuk berbuat hal yang tidak diinginkan,aku juga heran kok dia bisa tahu aku disini"ucap Sarah
"Kamu tenang Sar,mungkin dia hanya ingin memastikan keadaanmu saat ini.Semakin kamu takut,maka dia akan semakin menguasaimu Sar.Selama ini apa pernah dia berbuat yang jahat kepadamu Sar"
"Jujur selama ini dia tidak pernah berbuat hal yang aneh-aneh Sel,tetapi saat dia mabuk dua bulan yang lalu,disitulah dia jujur semuanya Sel"
"Baiklah,kamu tidak sendiri,kita lawan dia bersama-sama,aku juga akan hubungi bang Boy untuk membahas hal ini.Kalau dia masih mengganggu kamu,biarlah kita serahkan ke pihak yang berwajip"ucap Sela
"Terimakasih Sel,maaf selalu merepotkanmu"
__ADS_1
"Sama-sama Sar,itulah gunanya Sahabat yang akan selalu ada dalam hal apapun itu"sahut Seli dan langsung memeluk Sarah sahabatnya itu