Dia Lelaki Pilihanku

Dia Lelaki Pilihanku
Semoga Ibu Tulus Menerima Sarah


__ADS_3

"Berarti tidak ada alasan lagi untukmu buat menolak cinta dan kasih sayang aku Sar"sahut Ali


"Beri aku waktu bang,untuk saat ini aku masih ingin fokus kerja "


"Baiklah Sar,aku akan menunggu sampai kamu siap menerima dan membalas rasa cintamu terhadapku.Besok jika kamu ada waktu,sepulang kerja aku akan menjemput dan ingin mengajakmu menemui Ayah dan Ibuku"


"Apa tanggapan Ayah dan Ibu mu terhadap ku nanti bang"tanya Sarah


"Percayalah,tidak akan ada tanggapan yang buruk terhadapmu Sar"sahut Ali


"Baiklah bang,aku akan berikan alamat kerjaku bang"ucap Sarah dan langsung mengirimkan alamat tempat kerjanya kepada Ali


"Baiklah Sar,aku akan pulang kerumah dulu karena besok aku akan berangkat bekerja lebih pagi,karena ini merupakan kerja sama yang besar buat perusahaan kami Sar"ucap Ali sambil menarik tangan Sarah menuju ke mobilnya


"Maaf bang,apa tidak sebaiknya abang langsung pulang saja,biar aku jalan kaki saja pulang kerumah"ucap Sarah mencoba bergegas


"Naik lah Sar,kamu akan aku antarkan kerumahmu dan setelah itu aku akan pulang kerumah"


"Baiklah,terimakasih buat tumpangannya bang"


"Sama-sama Sar"sahut Ali


.....


"Besok entah respon apa yang akan di berikan oleh orang tuanya bang Ali terhadapku"gumam Sarah


Sore itu setelah selesai melakukan aktivitasnya,Sarah memilih membuka media sosialnya dan mencari yang nama Ali disana"Astaga ini benaran Ali Kurniawan,dia anak orang konglomerat di kota ini,bagaimana selama ini aku tidak tahu tentang dia,apa aku yakin besok bisa ikut dengannya untuk menemui keluarganya.Apa tanggapan mereka nanti jika mereka tahu bahwa aku adalah hanya anak dari seorang petani dari kampung,sebelum semuanya terlambat sebaiknya aku akan memutuskan hubungan besok dengan Ali"gumam Sarah


Keesokan harinya,Sarah bekerja tanpa semangat,pikiran Sarah sudah melayang entah kemana.


Ponselnya berdering dan yang menghubunginya adalah Ali


"Hallo bang"

__ADS_1


"Hallo Sar,apa kamu sudah pulang kerja"tanya Ali


"Sudah bang,ini juga sudah mau keluar dari ruanganku"ucap Sarah


"Maaf yah Sar,sepertinya aku akan sedikit terlambat ketempatmu,ini masih di kantor Sar,ada sedikit masalah yang harus disiapkan"ucap Ali


"Baiklah bang,aku akan menunggu disini"


Setelah menunggu kurang lebih dua jam,Ali akhirnya menjemput Sarah di tempat kerjanya


"Sebaiknya kita singgah dulu di supermarket depan Sar,kita akan membeli buah untuk kita bawa kerumah"ucap Ali


Setelah membayar semua buah yang di pesan Ali,mereka pun langsung menuju rumahnya Ali


Didalam mobil Sarah hanya diam dan fokus terhadap mereka sewaktu belanja tadi"Untuk beli buah tangan saja menghabiskan uang yang sudah dapat membayar kontrakanku selama tiga bulan.Ini masih awal,bagaimana nantinya setelah kami sudah jadian dan mungkin menikah,bahkan membayangkannya saja aku sudah stres"batin Sarah


"Kita turun Sar"ucap Ali


"Sar....kita turun sekarang"ucap Ali mengulangangi perkatannya tadi


"Astaga bang,maaf aku tadi terlalu fokus ke jalanan dan melihat rumah mewah di komplek ini"ucap Sarah mencoba menghilangkan rasa gugupnya ketika sudah mengetahui mereka sudah tiba dirumahnya Ali


"Tolong bantu aku untuk membawa yang ini yah Sar"ucap Ali sambil memberikan buah tangan yang lebih ringan untuk di bawa oleh Sarah


Setelah masuk kedalam rumah,Sarah sangat kaget melihat ada banyak orang yng sudah duduk di meja makan dan menunggu kedatangan mereka


"Maaf yah semuanya,tadi di tempat kerjaku ada sedikit masalah"ucap Ali


Ibunya Ali yang melihat kedatangan Ali dan Sarah langsung berdiri menyambut kedatangan keduanya disana


"Astaga Sar,seharusnya kamu tak perlu repot-repot membawa buah-buahan ini,kamu mau datang saja kerumah ini kami sudah sangat berterimakasih,dari kemarin Ali selalu membicarakan kamu dan dia sangat yakin kamu akan mau datang malam ini untuk bergabung dengan keluarga kita"ucap Bu Dewi


"Tidak repot kok Bu,ini juga...."belum sempat Sarah melanjutkan omongannya,Ali sudah memotong pimbicaraan diantara Sarah dan Ibunya itu

__ADS_1


"Bu aku juga sudah bilang,supaya Sarah tak perlu repot untuk membawa ini semua"ucap Ali


"Baiklah nanti saja kita membahas itu semua,sebaiknya kalian ikut gabung dan ambil kursi yang kosong di depan,kebetulan perut ini sudah minta diisi sekarang"ucap Pak Darwin sambil mengelus perutnya


Setelah selesai makan,Sarah langsung ikut bergerak ke dapur untuk membersihkan bekas piring makan keluarga besar itu


"Sar kamu duduk saja,biar bibi yang membersihkan itu"ucap Bu Dewi


"Tidak masalaha Bu,jika Sarah ikut membantu maka semuanya akan cepat selesai"ucap Sarah


Sarah langsung mengikuti langkah bibi ke dapur rumah itu"Astaga...dapur rumahnya saja hampir seluas gedung Aula di kampungku,ini bukan rumah lagi,tetapi lebih tepatnya Hotel bintang lima"gumam Sarah


"Nak Sarah,sebaiknya kamu ikut gabung kedepan saja,Bibi juga akan di bantu oleh Bibi yang lain nanti"ucap Bibi Sari


"Sarah hanya membantu mengantarkan piring ini saja dan tak bisa ikut untuk membantu Bibi saat ini.Sarah pamit ikut gabung kedepan dulu yah Bi"pamit Sarah kepada Bi Sari


"Baiklah nak,terimakasih sudah membantu Bibi tadi"ucap Bibi Sari sambil tersenyum mengingat kebaikn Sarah tadi."Semoga kamulah jodoh nak Ali ,kamu sangat baik hati dan tidak sombong,kamu sangat berbeda jauh dari masalalunya nak Ali"batin Bi Sari


Setelah Sarah tiba di meja makan tadi,semua orang yang ada di ruangan itu sudah tidak ada kecuali Ali yang sengaja menunggu kedatangannya untuk membawanya ketaman rumah itu


"Ibu dan yang lainnya pada kemana bang"tanya Sarah


"Mereka semua sudah pergi ketaman belakang,sebaiknya kita menyusul kesana"saran Ali


"Bang...apa tidak sebaiknya aku pulang saja,aku bahkan tidak pantas untuk ikut bergabung disana"ucap Sarah


"Sar...ikutlah denganku"ucap Ali dan langsung menarik tangan Sarah


Setelah mereka ikut bergabung dengan keluarga besarnya Ali,Bu Dewi langsung mendekati Sarah dan mengajaknya duduk di samping tempat duduknya


"Baiklah semuanya,perkenalkan ini Sarah teman kerjanya Ali dulu di kota P,tetapi saat ini mereka sedang menjalin satu hubungan dan semoga mereka segera melangkah kejenjang yang lebih serius"ucap Bu Dewi mengenalkal Sarah sebagai calonnya Ali


Mendengar penuturan dari Bu Dewi tadi,Sarah sangat terkejut dan bahkan tak yakin akan apa yang disampaikan oleh Bu Dewi.Sementara Ali yang mendengarkan ucapan dari sang Ibu tadi merasa sangat aneh atas sambutannya tadi terhadap Sarah"Semoga Ibu benar-benar tulus menerima kehadiran Sarah di rumah ini,aku bahkan tak yakin akan perbuatan Ibu ini yang mengundang saudara dekat untuk menyambut kedatangan aku dan Sarah"batin Ali

__ADS_1


__ADS_2