Dia Lelaki Pilihanku

Dia Lelaki Pilihanku
Aku Harus Mencarimu Kemana


__ADS_3

"Sebaiknya aku pulang kerumah saja,dan mulai menyiapkan barang-barang yang akan aku bawa pergi nanti.Walau hatiku menolak untuk pergi,tetapi aku juga tidak akan bisa bertahan dengan perbuatan jahat mereka.Aku juga harus menyiapkan perlengkapan baju dan popok bayiku"gumam Sarah sambil melangkahkan kakinya menuju parkiran restoran tempat dia makan tadi sehabis pulang kontrol dari dokter untuk mengecek perkembangan janinnya


Setelah tiba di rumah,Sarah langsung memasukkan bajunya dan popok bayi yang telah di belinya satu bulan yang lalu kedalam sebuah koper


"Jika tidak ada halangan tiga hari atau satu minggu lagi kita akan bertemu nak,semoga kedepan kita bisa mampu melewati semuanya bersama-sama"gumam Sarah sambil mengelus perutnya yang di respon oleh si bayi dengan gerakan dan tendangan di perutnya Sarah


"Bagaimana hasil dari kontrol hari ini dek"tanya Ali sambil mendudukkan tubuhnya di sova ruang keluarga rumah itu


"Semuanya baik bang"sahut Sarah


"Maaf yah dek tadi kamu harus pergi kontrol sendiri lagi,oh yah dek jika kamu tidak keberatan apa tidak sebaiknya kita pulang kerumah Papa dulu,bagaimana pun kita belum punya pengalaman untuk menangani persalinan nanti"ucap Ali


"Kamu tenang saja bang,aku tidak akan merepotkan siapapun saat waktu persalinan nanti.Saat ini aku hanya ingin hidup tenang tanpa harus ada tekanan dari siapapun juga.Aku akan masuk kedalam kamar dulu aku mau beristirahat sebentar"ucap Sarah dan berlalu dari hadapan Ali


"Hatiku sangat sakit saat kamu mengucapkan perkataanmu tadi dek,tetapi aku juga tidak berdaya saat ini,Teri telah menjebak dan membuat keluarga besarku masuk kedalam masalah besar.Dia bahkan mengancam akan membongkar semua keburukan yang selama ini dilakukan oleh mama.Sar....maafkan aku karena telah melukai hatimu dengan cara menjauhi kalian berdua dan membiarkanmu melakukan semua hal sendiri untuk mengurus kebutuhan dan merawat anak kita selama kehamilanmu ini"gumam Ali sambil mencium foto Sarah yang sedang tersenyum saat mereka menikah dulu


Baru saja Ali ingin merebahkan tubuhnya di sova,ponselnya berdering dan langsung di jawab oleh Ali


"Baik Pa...Ali akan segera kesana"sahut Ali sambil mematikan ponselnya


"Sebaiknya aku pergi saja dan nanti aku akan mengabari Sarah bahwa aku sedang bertemu dengan Papa"gumam Ali sambil menyambar kunci mobilnya

__ADS_1


Sementara Sarah yang sengaja menguping pembicaraan Ali tadi langsung menghubungi Seli untuk memintanya masuk kedalam rumahnya karena Ali telah pergi keluar


"Aku minta maaf yah Sel jika harus melibatkanmu lagi didalam setiap masalahku"


"Tidak perlu seperti itu Sar,bagiku keselamatan kalian berdualah yang paling utama saat ini.Setelah lahiran nanti,kamu akan langsung pergi kekota itu dan tidak perlu mengingat keluarga brengsek itu lagi.Satu hal yang harus kamu ingat,jika suatu saat mereka mengetahui keberadaan kalian berdua,maka kamu tidak perlu memberikan mereka penjelasan.Kedepan kamu hanya perlu hidup bahagia dengan si bayi dan melupakan penghianat itu"ucap Seli berapi-api


"Baiklah Sel"sahut Sarah


"Bagaimana hasil dari pemeriksaan hari ini,perkiraanku jika tidak ada masalah mungkin kamu akan melahirkan dalam waktu tiga atau empat hari lagi.Besok aku akan mengirim saudaraku itu kerumah ini dan jika sewaktu-waktu kamu mau melahirkan,maka dia sudah bisa membantu kamu"ucap Seli


"Aku serahkan semuanya kepadamu Sel,oh yah Sel menurutku aku akan melahirkan besok atau lusa,karena dua hari ini perutku sudah mulai mules dan mulesnya juga sudah teratur Sel.Aku hanya berusaha untuk menyembunyikan kesakitan itu dari bang Ali dan keluarganya.Aku tidak mau jika dia melihatku kesakitan,dia pasti akan menunggui ku dirumah dan jika hal itu terjadi maka semua rencana kita bisa gagal total"ucap Sarah


"Aku yakin kamu mampu Sar,tetapi aku juga minta maaf tidak bisa menemani kamu saat akan melahirkan nanti.Aku hanya bisa berdoa semoga semuanya dilancarkan oleh Tuhan"ucap Seli dan langsung diaminkan oleh Sarah


"Kamu tenang saja Al,saat ini kita harus memastikan keselamatam Sarah dulu.Setelah papa memberikan mereka uang,Teri tidak lagi emosian dan sekarang dia sudah setuju untuk melakukan pernikahan kalian setelah Sarah lahiran nanti.Saat ini orang suruhan papa sudah menahan pacarnya Teri sekaligus ayah dari anak yang sedang di kandung oleh Teri.Papa hanya memintamu supaya tidak membocorkan semua berita ini kepada siapapun,karena jika itu terjadi semua rencana yang telah papa susun baik-baik akan hancur"ucap pak Darwin


"Baiklah Pa...Ali percaya semuanya ini pasti akan bisa papa atasi"ucap Ali


Pagi itu setelah Ali pergi kerja,Sarah dan Ismi langsung bergegas menuju rumah sakit.Sarah telah mengalami kontraksi yang sangat hebat dan telah mengeluarkan air ketuban.


Sesampainya di rumah sakit,Sarah langsung masuk kedalam ruang bersalin karena bukaan untuk melahirkan telah lengkap

__ADS_1


"Selamat yah Bu anak Ibu lahir dengan selamat dan berjenis kelamin laki-laki"ucap dokter yng membantu Sarah melahirkan


"Terimakasih dok"ucap Sarah dengan menerima bayi mungin yang diletakkan di dadanya Sarah


"Terimakasih nak sudah mau berjuang bersama Mama,semoga dengan lahirnya kamu mama semakin kuat untuk menjalani hari-hari kedepan"ucap Sarah sambil mencium pipi merah anaknya itu


Sementara Ali di kantornya merasa hal yang sangat aneh,Ali beberapa kali bolak balik masuk kedalam toilet karena tiba-tiba merasa mau buang air besar tetapi setelah tiba di toilet perasaan itu hilang tiba-tiba


"Jangan-jangan terjadi sesuatu kepada Sarah"gumam Ali sambil menghubungi Sarah


"Ponselnya tidak aktif,astaga aku harus pulang kerumah atau menghubungi papa dulu"gumam Ali sambil menghubungi pak Darwin dan menceritakan semuanya kepad orang tuanya itu


"Apa Sarah sudah mau melahirkan atau jangan-jangan terjadi hal buruk terhadap Sarah"gumam Pak Darwin merasa takut akan terjadi sesuatu kepada Sarah


"Sarah pergi setelah aku berangkat kerja dan membawa koper,astaga Sarah bahkan memegangi perutnya dan kelihatan dia sangat kesakitan.Baiklah aku akan menemui dokter tempat biasa dia kontrol"batin Ali sambil bergegas turun dari ruangannya dan langsung tancap gas menuju rumah sakit


Setelah tiba di rumah sakit,Ali langsung menemui dokter yang biasa menangani Sarah saat kontrol


"Jadi aku harus mencarimu kemana lagi Sar"teriak Ali saat mengetahui bahwa Sarah tidak datang kerumah sakit itu


"Sebaiknya aku pulang kerumah dulu,barang kali dirumah ada petunjuk untuk mengetahui keberadaan Sarah saat ini"gumam Ali sambil mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi

__ADS_1


"Apa maksud dari semua ini Sar,apa kamu telah mengetahui semuanya dan kamu hanya berusaha tenang selama ini"teriak Ali sambil melemparkan semua barang yang ada didekatnya


__ADS_2