
Sebulan berlalu,Sarah sudah bekerja di salah satu supermarket di kota itu.Sarah juga sudah bisa melupakan Nizam walau dengan perlahan tapi pasti.
Hari ini adalah hari liburnya Sarah,setelah melalui perdebatan dengan Seli,akhirnya Seli menyetujui kepindahan Sarah dari rumahnya
"Aku hanya ingin kamu kebih fokus ke karirmu Sel,kamu juga harus bolak-balik untuk mengantar aku kerja,kamu tenang saja,kalau nanti aku ada kendala,aku pasti akan menghubungimu,lagian kita masih bisa bepergian barengkan"bujuk Sarah kala itu
"Baiklah,tapi berjanjilah untuk tidak memberi tempat untuk si kepala batu itu di hatimu lagi,dan yang paling penting,jangan pernah ingat siapapun nama-nama orang yang pernah singgah di hatimu di masa lalu.Kedepan akan ada banyak kebahagiaan yang akan menghampirimu,jadi kamu harus menyiapkan diri untuk itu"
"Baiklah Sel"ucap Sarah
....
Hari ini adalah hari pertama bagi Sarah hidup sendiri di rumah kontrakan itu.Setelah selesai merapikan rumahnya,Sarah pun memilih untuk melanjutkannya besok kerjaan bongkar-bongkar barang yang masih ditumpuknya di ruang depan rumah itu
"Kak Meli menghubungiku"gumam Sarah dan langsung menempelkan ponselnya ke telinganya
"Hallo kak,apa kabar"tanya Sarah
"Kami baik Sar,gimana kerjaanmu disana"
"Kabarku baik kak,kerjaanku juga lancar kak "sahut Sarah
Sarah pun menceritakan tentang pengalaman bekerjanya disana
"Tidak masalah Sar,aku yakin kamu pasti bisa"Meli memberi semangat untuk adeknya itu."Oh yah Sar,Ali dan Nizam beberapa kali datang kesini untuk menanyakan keberadaanmu.Ali juga meminta nomor ponselmu yang aktif saat ini,tetapi karena kamu meminta untuk tidak memberi tahu siapapun,yah aku hanya bisa menolak untuk memberitahunya.Sar..apa tidak sebaiknya kamu hubungi Ali dan Nizam,setidaknya hanya mereka mendengar suaramu saja,apalagi Nizam Sar,sekarang dia sudah seperti mayat hidup,bahkan Bu Marni kemarin menghubungi aku,katanya Nizam setiap hari akan duduk ditempat biasanya dia duduk ketika dia ke kostmu dulu.Mungkin kamu pernah sangat disakiti olehnya,tapi ingat Sar kita juga manusia yang punya salah.Apa bedanya kamu dengan dia yang membalas kejahatan dengan kejahatan,tindakan mu sudah benar pergi menjauh darinya,tapi setidaknya jangan langsung memutuskan komunikasi dengannya.Aktif kan lah kartumu itu,hubungi mereka untuk membagikan kabarmu.Mungkin awalnya mereka akan menyikapi kepergianmu dengan berlebihan,namun lama-lama dia pasti akan terbiasa dan semuanya akan kembali normal"nasehat Meli kepada adek bungsunya itu
"Baiklah kak,nanti nomornya akan ku aktifkan lagi,terimakasih yah kak atas nasehatnya"ucap Sarah tulus
"Baiklah,berhati-hatilah disana dan jagalah pergaulanmu,jangan sering bepergian apalagi hanya sendiri"ucap Meli
"Ok kak,selamat malam kak"
__ADS_1
Setelah menutup panggilan di ponselnya,Sarah langsung mengaktifkan kembali nomor ponselnya yang selama ini di pakainya,benar saja tidak menunggu lima menit,Ali sudah menghubunginya.Dengan hati yang sedikit malu,Sarah pun menerima panggilan itu
"Hallo bang"
"Ini benaran Sarah kan"tanya Ali dari seberang dengan suara yang kedengaran sangat bahagia
"Ia bang,ini Sarah"
"Kamu apa kabar,kenapa kamu menghilang dan pergi tanpa pamit Sar,apa salahku sehingga kamu menghukumku dengan kepergianmu dari kota ini secara diam-diam"tanya Ali dengan beruntun
"Maaf yah bang,aku hanya ingin menenangkan diri dan ingin mencari suasana kerja baru di kota ini"sahut Sarah
"Tapi kamu sudah bekerja disana kan Sar,gimana apa kamu betah disana"
"Aku sudah kerja bang dan sampai saat ini aku betah bekerja disini"
"Baiklah Sar,jika kamu mengalami kendala disana tolong kabari aku yah"
"Terimakasih atas perhatianmu bang,selamat malam"ucap Sarah mengakhiri pembicaraan diatara mereka
"Hallo Zam"
"Sar....kamu kemana,kenapa kamu pergi meninggalkan aku,sebegitu bencinya kah kamu terhadapku,sehingga untuk mengetahui dimana kamu sekarang tak diperbolehkan lagi.Setiap hari aku ke kost lamamu,berharap suatu saat aku bisa bertemu denganmu disana"ucap Nizam
"Apa kabarmu Zam"tanya Sarah
"Aku baik Sar,apalagi setelah mendengar suaramu,aku sudah semakin baik Sar.Bolehkah aku mengetahui dimana keberadaanmu sekarang"tanya Nizam
"Maaf Zam,saat ini aku tidak bisa memberitahukan posisiku dimana,yang pasti aku sudah kerja dan aku sedang baik-baik saja"
"Baiklah Sar,maaf buat semua kesalahanku selama ini terhadapmu"
__ADS_1
"Lupakanlah itu Zam,mari kita mulai hidup kita masing-masing"ucap Sarah
Setelah mengakhiri panggilan itu,Sarah pun merebahkan tubuhnya karena sudah satu harian mondar-mandir karena kepindahannya ke kontrakannya yang sekarang
....
Pagi harinya setelah selesai memasak dan sarapan,Sarah pun pergi bekerja dengan berjalan kaki.Sarah sengaja memilih kontrakan yang dekat dengan tempat kerjanya, walau harganya lumayan mahal di bandingkan kontrakan yang lain.Menurut Sarah,selain untuk menghemat waktu,Sarah juga ingin menghemat pendapatannya untuk dia tabung dan untuk membeli sesuatu yang diinginkannya
"Hai Kak Sar...sudah datang yah" tanya Yuli kasir senior disana
"Sudah Yul"jawab Sarah
"Oh yah kak,tolong bantu untuk menyapu semuanya yah,kebetulan hari ini kita akan melakukan hitung stok dan orang kantor akan tiba sebentar lagi,sementara karyawan yang lain belum ada yang datang"pinta Yuli
Sarah yang merasa seolah-olah Yuli memerintahnya hanya berlalu dari sana dan langsung menuju ke tempat penyimpanan alat-alat kebersihan
"Tunggu saja nanti ada waktunya untuk melabrak mulutmu yang sok bos itu"gumam Sarah
Setelah selesai menyapu seluruh ruangan lantai dasar itu,Sarah pun langsung membantu karyawan yang lain yang sedang mengepel untuk segera menuntas kan pekerjaan mereka pagi itu,karena orang kantor dari pusat sudah tiba disana
"Kak...Yuli tidak ikut membantu menyapu tadi"tanya Inel yang kebetulan sangat dekat dengan Sarah
"Ngak ada bantu dia Nel,katanya dia mau merapikan area kasir"
"Tak ad tuh kak,dia malah melipir ke toko baju yang disamping itu.Semua anak baru akan di suruh-suruhnya itu kak,sementara dia tak mau bantu,beda dengan kak Hari dan Kak Nuri kak"lapor Inel
"Tenang saja Nel,aku hanya menunggu waktu yang tepat untuk menyumpal mulutnya yang songong itu"ujar Sarah
....
Siang itu setelah selesai hitung stok,semua karyawn di traktir makan oleh pemilik toko
__ADS_1
"Sar mulai besok kamu ditraining di kasir yah,berhubung tadi kamu bisa menjelaskan dan menyelesaikan semuanya masalahnya kepada Bos,maka bos meminta kamu di training di kasir.Kakak yakin kamu pasti bisa Sar,ini awal yang baik buatmu.Kakak juga baru tahu bahwa sebelumnya kamu adalah seorang pimpinan di salah satu pergudangan di kota P"ucap Kak Wiwik selaku pimpinan di tempat itu
"Terimkasih atas kesempatan yang di berikan kepada saya kak,kedepan saya akan belajar lebih giat lagi supaya tidak mengecewakan kepercayaan Bos.Masalah saya dulu adalah seorang pimpinan di kota P,itu hanya masalalu kak,yang sekarang adalah saya harus menapaki dari dasar kak supaya bisa melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.Saya mohon dukungan dan arahan dari kakak untuk saya"pinta Sarah