Dia Lelaki Pilihanku

Dia Lelaki Pilihanku
Kamu Sudah Kembali


__ADS_3

Seminggu berlalu,hubungan antara Nizam dan Sarah sudah mulai membaik,pembawaan Nizam yang selama ini sering marah dan meledak-ledak,sekarang sudah berubah drastis dan sudah kembali ke Nizam yang dulu.


Lilis yang merasakan perubahan dari adeknya itu merasa sangat senang"Aku hanya berharap kalian berdua tidak akan terluka lagi kedepannya"gumam Lilis


Pagi itu,saat telah tiba di tempat kerjanya,Sarah didatangi oleh Yuli dan keluarganya.Sarah yang merasa tidak punya hubungan kerja lagi dengan Yuli berusaha menanggapinya dengan tenang


"Kamu sudah mendapatkan apa yang kamu inginkan,sekarang tolong bantu kami untuk berbicara dengan Wiwik supaya kami diberi waktu untuk bertemu dengan pak Hartono"ucap Yuli


"Mohon maaf,perlu kamu koreksi perkataanmu itu,saya mendapatkan posisi yang sekarang karena kerja kerasku dan karena kejahatanmu juga sih,sehingga memberikan peluang untuk orang lain menggantikanmu,jika saja kamu bekerja dengan baik,maka tidak mungkin kamu di gantikan dari posisimu yang dulu.Baiklah jika tidak ada lagi kepentingan denganku,maka sebaiknya kamu pergi dari tempat ini"ucap Sarah


"Jangan melewati batasanmu Sar,kami datang ketempat ini baik-baik tapi tanggapanmu sangat tidak baik"ucap Yuli merasa kesal


"Kamu datang ketempat yang salah,kamu tahu tempat kerjanya kak Wiwik kan,maka sebaiknya kamu pergi ketempat itu,bukan datang kesini untuk meminta tolong,tidak ada kewajibanku untuk itu.Jadi pergilah sebelum aku memanggil security untuk membawa kamu keluar dari tempat ini"ucap Sarah membuka pintu ruangannya


"Aku tidak terima kamu perlakukan aku seperti ini"ucap Yuli dan berlalu dari tempat itu


....


Sementara di tempat kerjanya Ali.Karena ada kerjasama antara perusahaan dimana Ali bekerja,yang mengharuskan Ali kembali kekota B,kota tempat kelahirannya yang beberapa tahun belakangan ini dia hindari untuk melupakan segala kisah percintaannya yang tidak direstui oleh kedua orang tuanya dulu.Tetapi dilain sisi,ada kesenangan tersendiri di hati Ali mengingat dia akan bisa bertemu dengan Sarah di kota B nanti


Jam istirahat,Ali mencoba menghubungi Sarah dan tersambung


"Sar kamu sedang sibuk"tanya Ali


"Sedang istirahat bang,ada apa bang"


Ali menceritakan akan kedatangannya di kota B besok terkait pekerjaannya selama seminggu disana.Namum Ali tidak menceritakan bahwa dia sebenarnya berasal dari kota itu


"Aku harap kita bisa bertemu disana dan kamu mau meluangkan waktumu nanti walau hanya sebentar"


"Akan aku usahakan yah Bang,tapi aku tidak janji"ucap Sarah


"Baiklah Sar sampai bertemu besok"ucap Ali


...

__ADS_1


Setelah menyelesaikan pekerjaannya,Sarah pun memilih pulang ke kostnya


Setelah selesai mandi,Sarah sengaja bersantai dirumahnya dengan mendengarkan musik dari ponselnya


Sementara di kota P,Nizam yang sekarang sedang merintis usaha kecil-kecilan sedang asik menghitung stok barang di tokonya.


Sejak mengakhiri hubungannya dengan Windi, Nizam sudah banyak berubah,Nizam juga sudah berjanji dan berusaha untuk tidak mengganggu Sarah lagi.Nizam sudah pasrah pada takdir,Nizam yakin jika mereka memang di takdirkan untuk berjodoh maka semesta juga akan mendukung mereka.


....


Keesokan harinya,hari itu adalah hari liburnya Sarah,setelah beberes rumah,Sarah pun segera mandi.Pagi itu Sarah akan pergi ke bandara bersama Sela untuk menjemput kedatangan Ali yang sebelumnya telah mereka sepakati untuk menjemputnya di bandara


"Semoga dengan membuka hatimu untuk Ali,kamu dapat segera melupakan Nizam Sar"ucap Sela


"Kami hanya berteman Sel,Ali itu orangnya baik pada semua orang,jadi aku tak yakin akan ungkapan perasaan dia beberapa bulan yang lalu terhadapku Sel,bisa jadi dia mengatakan semuanya itu hanya untuk menghibur aku yang saat itu sedang membutuhkan sandaran karena sedang patah hati.Untuk saat ini aku tidak mau terlalu berharap kepada Ali Sel"tutur Sarah


"Semoga saja itu tidak benar,dari yang selama ini aku dengar setiap kalian berbicara,aku bisa menilai bahwa dia memang benar-benar tulus denganmu Sar"ucap Sela


"Semoga saja Sel,umurku juga sudah lumayan matang,oh yah ngomong-ngomong masalah umur,sebentar lagi genap usiamu 28 tahun,kapan kamu di lamar oleh bang Boy,jangan tunggu lama-lama Sel"ucap Sarah


"Itu pasti Sel,semoga niat baik kalian di lancarkan oleh Tuhan"ucap Sarah tulus


Setelah Sarah dan Sela tiba di bandara,Sarah langsung menghubungi Ali untuk menanyakan keberadaannya saat itu


"Aku sudah melihatmu Sar,aku sekarang berada di ruang tunggu belakang"ucap Ali sambil melambaikan tangannya supaya Sarah bisa cepat mengenalinya


"Maaf yah bang jadi lama menunggu,tadi di jalanan lumayan macet"ucap Sarah


"Tidak masalah Sar,oh yah apa kabar kalian berdua"tanya Ali sambil menyalami tangan kedua gadis itu secara bergantian


"Kami baik bang"sahut Sela


"Panggil nama saja Sel,sebenarnya umur kita tidak beda jauh"ucap Ali


"Baiklah,oh yah Al apa kamu sudah sarapan,kebetulan aku dan Sarah belum sarapan pagi ini,apa sebaiknya kita singgah di warung pas pintu masuk dari bandara ini saja"tanya Sela memastikan

__ADS_1


"Boleh juga Sel,kebetulan aku juga belum sarapan"sahut Ali


Setelah tiba di warung yang di tuju,mereka bertiga pun sarapan bersama pagi itu


"Oh yah bang,setelah selesai sarapan ini,ke hotel mana kita akan mengantarkan abang"tanya Sarah


"Kita ke dedaerah X saja Sar,kebetulan ada rumah saudara disana"ucap Ali


"Sebaiknya kita pergi sekarang,abang juga pasti butuh istirahat,besok juga akan bekerja dan pasti akan membutuhkan tenaga yang banyak"ucap Sarah


"Maaf Al,kebetulan daerah yang kamu sebut tadi aku kurang paham,jika kamu tidak keberatan,apa tidak sebaiknya kamu yang menyetir"tanya Sela .Sela sengaja memberi ruang untu Sarah dan Ali supaya keduanya bisa punya waktu untuk berbicara


"Baiklah Sel"ucap Ali


Setelah tiba di alamat yng di tuju,Ali sedikit gugup karena akan bertemu dengan kedua orang tuanya.Ali sudah lama tidak menjalin komunikasi langsung dengan kedua orang tuanya itu.Selama ini Ali hanya menanyakan kabar dan keadaan kedua orangtuanya itu lewat Abang dan kakak Iparnya yang kebetulan tinggal bersama di rumah itu


"Apa benar ini kamu Al"tanya Bu Dewi sambil memeluk putra bungsunya itu


Ali hanya diam dan membalas pelukan Bu Dewi saat itu


Setelah merasa puas untuk melihat putranya itu,Bu Dewi pun membawa Ali keruang keluarga di rumah itu


Pak Darwin yang mendengar suara ribut-ribut dari istrinya itu langsung menghampiri ruang keuarga yang ada di lantai dasar rumah itu


"Siapa yang datang Ma"tanya Pak Darwin memastikan.Betapa terkejutnya pak Darwin saat melihat kehadiran Ali anak yang selama ini hilang kontak dengan mereka ada disana saat itu


"Nak...kamu sudah kembali dan Bapak mohon jangan pergi meninggalkan kami lagi"ucap Pak Darein sambil memeluk Ali


Sarah dan Sela hanya diam dan bingung akan situasi saat itu


"Oh yah Al...pasti salah satu diantara anak gadis ini adalah calon menantu kami bukan"tanya Pak Darwin


Mendengar pertanyaan suaminya itu,Bu Dewi langsung memandang Sarah dan Sela bergantian


"Astaga nak,kamu bahkan belum mengenalkan mereka kepada kami"ucap Bu Dewi

__ADS_1


__ADS_2