Dia Lelaki Pilihanku

Dia Lelaki Pilihanku
Lanjutkan Hidupmu


__ADS_3

Empat bulan telah berlalu setelah kedatangan keluarga Ali kedesanya Sarah waktu itu


Sore itu,di rumah Sarah sedang diadakan pertemuan keluarga Hendri dan Sarah untuk membahas kelanjutan hubungan keduanya kejenjang yang lebih serius


"Baiklah Pak,Bu semoga rencana yang sudah kita buat di lancarkan oleh Tuhan dan kita semua di beri kesehatan hingga tiba di hari yng telah kita sepakati"ucap perwakilan dari keluarga Hendri


"Baik Pak,terimakasih buat kedatangan semua keluarga saat ini,semoga doa-doa baik yang telah kita panjatkan di dengarkan Oleh Tuhan"sahut perwakilan keluarga Sarah


....


"Sar...apa kamu sudah yakin menerima lamaran dari aku"tanya Hendri saat mereka mau pulang dari tempat wisata yang sudah semakin maju di desa itu


"Pertanyaan yang aneh bang,apa penyebabnya sehingga abang menanyakan hal itu disaat hari bahagia itu sudah di depan mata"sahut Sarah


"Saat aku melihat Ali memelukmu,aku merasa bersalah karena telah hadir diantara hubungn kalian sebelumnya.Ali memang bisa menyembunyikan semuanya dari orang lain tentang luka yang dialaminya saat itu,tetapi saat seorang laki-laki menangis dalam diam,maka seseorang itu benar-benar tulus mencintai orang yang begitu istimewa di hidupnya.Sar....jika memang kamu telah menerima hubungan kita ini,aku berharap semuanya itu tulus dan bukan karena kasihan terhadap kondisiku saat ini.Aku minta maaf telah nengatakan hal ini Sar,aku hanya tak mau kamu terikat olehku dan oleh keadaanku saat ini"ucap Hendri dengan tulus


"Kita lupakan itu bang,jika abang tidak merasa keberatan,nanti malam bolehkah datang kerumah untuk membahas hal tentang persiapan pernikahan kita nanti bang"tanya Sarah sambil membantu mengemasi barang-barang yang akan dibawa pulang oleh Hendri


"Sebaiknya setelah pulang kerumah,kita pergi keluar sebentar saja Sar,hari sabtu nanti kita juga harus pergi ke kecamatan untuk melihat pakaian dan persipan yang lainnya yang akan kita gunakan nanti di hari H"ucap Hendri


"Boleh juga bang"sahut Sarah


.....


"Sar...untuk saat ini aku minta maaf yah jika acara pernikahan kita nanti hanya bisa kita lakukan dengan sederhana.Saat ini jumlah tabunganku juga tidak banyak,tetapi yakinlah kehidupan kita akan bahagia walau hidup dengan sederhana"ucap Ali setelah tiba di tempat yang mereka tuju

__ADS_1


"Bang....bagiku pesta yang mewah atau sederhana sama saja,yang membedakan hanyalah kita yang bisa memahami makna dari pernikahan itu sendiri"sahut Sarah mencoba menenangkan hati Hendri yang sedang gelisah


"Dulu aku pernah berjanji akan menikahimu dengan acara resepsi yang meriah,tetapi kenyataannya belum kesampaian Sar.Aku minta maaf akan hal ini Sar"ucap Hendri sambil meneteskan air mata


"Lupakan janji yang dulu bang,kita bukan hidup dimasa lalu lagi,kita akan memulai semuanya dari awal.Aku hanya berharap diantara kita berdua tidak ada yang merasa terbebani akan pernikahan ini nanti.Bang Hen...setelah kita menikah nanti,semoga kita berdua bisa saling terbuka antara satu dengan yang lainnya"ucap Sarah dengan penuh harap


"Amin Sar"sahu Hendri sambil mencium pucuk kepala Sarah


"Sar...entah kenapa perasaanku saat ini merasa sedang tidak baik-baik saja,aku merasa akan pergi jauh dari sisimu dan tidak akan kembali lagi"gumam Hendri dengan begitu takut


"Sebaiknya kita pulang bang,besok kita akan bekerja lagi"ucap Sarah sambil menggandeng tangannya Ali


Pagi itu,Hendri dan beberapa orang rombongan akan menuju kabupaten karena ada acara disana


"Sar....jika aku tidak kembali,maka kumohon tolong lanjutkan hidupmu. Jika nanti kamu telah melanjutkan hidup dengan yang lain,tolong jangan lupakan aku,karena jujur...selama beberapa tahun ini aku tidak pernah menjalin hubungan dengan wanita mana pun.Aku masih setia akan janji kita yang dulu.Jangan pernah menangis saat aku tidak lagi berada di sampingmu"ucap Hendri begitu tenang


"Tidak Sar,aku harus pergi tetapi berjanjilah kau akan tetap bahagia"ucap Hendri sambil memeluk Sarah dengan sangat erat


Melihat gelagat Hendri,Sarah langsung menemui paman dan Bibinya Hendri untuk memberitahukan hal itu


"Kamu tenang saja Sar,dia hanya mengusilimu"sahut pamannya Hendri


"Tetapi entah kenapa,perasaanku tidak enak,sepertinya akan terjadi sesuatu hal yang akan membuatku sedih,tetapi aku tidak tahu itu tentang hal apa"gumam Sarah sambil berjlan meninggalkan rumahnya Pamannya Hendri dan menemui mobil yang akan membawa rombongan ke kabupaten pagi itu


"Aku pamit dek"ucap Hendri dan kembali memeluk Sarah.Kali ini air mata Hendri mengalir begitu saja

__ADS_1


"Bang....tenang saja,semuanya akan baik-baik saja.Pergilah dan pulanglah dengan selamat,aku akan menunggu kepulanganmu bang.Ingat....pesta kita satu bulan lagi,jangan biarkan aku menunggu bang"ucap Hendri sambil menghapus air matanya Sarah


.....


Siang itu,setelah tiba di tempat kerja,Sarah begitu tidak semangat.Sarah lebih memilih masuk keruangannya Hendri


"Bang Hen....entah kenapa jantung aku saat ini berdetak begitu cepat.Aku yakin semuanya baik-baik saja"gumam Sarah


"Hallo bang...apa acaranya sudah selesai"tanya Sarah begitu bersemangat


"Mohon maaf apa ini istrinya pak Hendri"tanya si penelpon


Belum sempat Sarah menjawab,si penelpon sudah langsung melanjutkan omongannya


"Kami dari kantor polisi,saat ini pak Hendri dan rombongan yang lainnya sedang berada di rumah sakit karena mengalami kecelakaan di jalan"


"Tidak pak,semua...."Sarah langsung pingsan diruangannya Hendri


"Apa yang terjadi nak Sarah"tanya pamannya Hendri kepada Sarah setelah Sarah siuman


"Mobilnya bang Hendri kecelakaan di jalan Paman,dan kata pak polisinya mereka semua sedang di rumah sakit saat ini.Bi...bang hendri baik-baik saja kan"tanya Dini kepada Bibinya Hendri


"Tenangkan hatimu nak,semuanya pasti akan baik-baik saja"sahut Bibinya Hendri


"Jangan bilang pelukan yang tadi pagi adalah pelukan terakhirmu untukku bang,jangan bilang kau akan pergi untuk selamanya dan memintaku untuk bahagia walau tanpamu.Kenapa aku tidak melarangmu tadi bang,kenapa kamu harus pergi jika kamu sudah mendapatkan firasat akan kepergianmu.Apa kamu memang sengaja mau membalas aku dan membuatku menderita untuk selamanya"batin Sarah sambil mencoba menghubungi nomor orang yang ikut satu rombongan dengan Hendri saat pagi tadi

__ADS_1


"Ada lima orang yang selamat dan tiga orang yang meninggal,saat ini polisi belum mengumumkn siapa nama-nama yang sudah meninggal itu,sebaiknya kita kerumah sakit saja Bu"ucap Pamannya Hendri saat tidak sengaja Sarah lewat daru depan kamarereka


__ADS_2