
"Hallo bang"sahut Sarah saat ponselnya telah tersambung dengan Ali
"Hallo Sar,bagaimana kabarmu"tanya Ali
"Kabar baik bang,oh yah bang ada hal apa yang mau disampaikan tadi"tanya Sarah
Ali pun langsung menceritakan semuanya kepada Sarah termasuk semua rencana Bu Dewi untuk memisahkan dirinya dengan Sarah dengan menjebaknya dengam Emeli
"Tetapi kamu harus yakin Sar,Ibu sudah berjanji untuk tidak mengganggu hubungan kita lagi"ucap Ali menjelaskan
"Bang...sebelumnya Sarah meminta maaf kalau harus menyampaikan ini semua. Sebelumnya hubungan kita memang sudah berakhir,tetapi sebagai sebagai seorang sahabat rasanya aku harus memberitahukan semuanya kepadamu bang Al.Saat ini aku juga butuh teman curhat untuk mendengarkan semua keluhan hati ini bang.Jika abang merasa tidak keberatan,bolehkan aku meminta saran kepadamu bang Al"tanya Sarah dengan sangat hati-hati
"Dengan senang hati Sar,jika aku bisa membantu maka aku pasti akan memberikan solusi yang terbaik Sar"sahut Ali dengan hati yang tidak bisa di gambarkan saat itu
"Hari ini keluarga kami dan keluarga bang Hendra bertemu dirumah kami.Sebelumnya aku dan bang Hendra pernah dekat sewaktu sekolah dulu,tetapi karena ada sesuatu hal waktu yang membuat kami salah paham saat itu,sehingga kami pun memutuskan untuk menjalani hidup masing-masing.Saat tiga bulan yang lalu bang Ali datang kerumah ini dan mengatakan bahwa kamu adalah calon suamiku,keluarga dari bang Hendra mengetahui hal itu.Saat abang pulang dari tempat ini,kedua keluarga pernah berkumpul dirumah saudaranya bang Hendra dan membahas tentang perjodohan yang dulu dilakukan oleh kedua orang tua kami masing-masing.Saat ini bang Hendra memang sudah di kota P,bangHendra merantau kesana setelah kedua orang tuanya meninggal.Tadi bang Hendra telah membicarakan hal itu kepadaku melalui sambungan ponsel bang.Saat ini bang Hendra tidak memaksakan untuk tetap melakukan perjodohan itu.Bang Hendra mengatakan bahwa dia tidak mau membebani aku karena kondisi fisik bang Hendra saat ini memang kurang sempurna bang.Jujur...saat ini hati ini belum bisa menerima kehadiran seseorang,tetapi aku juga tidak mau membuat bang Hendra merasa rendah diri akibat kondisi dia saat ini.Bang Al...jika abang berada di posisi ku saat ini,apa yang harus abang lakukan"tanya Dini
"Sar....jujur saat mendengar semua penuturanmu ini,hatiku bahkan belum bisa menerima bahwa kamu sudah dilamar oleh seseorang.Tetapi kembali lagi,cinta tidak bisa kita paksakan.Menurut ku ikuti kata hatimu Sar,jika memang kamu sudah bisa menerima kehadiran Hendra di dalam hatimu,maka seperti apapun fisiknya tolong terima dia dengan baik bukan dengan rasa kasihan karena kondisinya saat ini.Saranku Sar,tenangkan pikiranmu dulu dan pikirkan dengan matang-matang,pernikahan hanya dilakukan sekali seumur hidup,maka sebelum melangkah kejenjang yang lebih serius,maka sebaiknya kamu harus betul-betul sudah mengikuti kata hatimu"ucap Ali dengan bijak
__ADS_1
"Bang Al...jujur walau hubungan diantara kita sudah berakhir,tetapi aku masih merasa nyaman untuk menceritakan semua yang terjadi dalam hidupku ini kepadamu bang.
Permintaanku masih sama seperti beberpa tahun yng lalu,jangan pernah bosan untuk mengajari aku bang.Jika abang juga menemui kendala,maka dengan senang hati aku akan berusaha untuk membantu bang"ucap Sarah dengan tulus
"Baiklah Sar,kebetulan aku belum makan,jadi besok kita sambung lagi yah.Sampai bertemu dilain waktu Sar"ucap Ali sebelum mengakhiri panggilan di ponselnya itu
"Aku tahu saat ini kita berdua sedang terluka bang,aku juga tahu kamu pasti sangat sakit hati mendengar semua penuturan ku tadi,tapi bagaimana lagi,saat sekarang ini memang hal inilah yang sedang terjadi terhadapku"batin Sarah sambil menangis memandangi foto dirinya dan Ali saat mereka sedang makan diluar sewaktu di kota P dulu
"Saat ini aku memang benar-benar telah kehilanganmu Sar.Apa yang harus aku lakukan Sar.Di satu sisi aku kasihan mendengar semua ceritamu,disisi lain aku masih ingin mempertahankan hubungan kita yang walau aku tahu itu pasti akan sangat sulit lagi Sar"batin Ali sambil menuruni anak tangga rumah itu
"Mau kemana Al"tanya pak Darwin saat melihat Ali mengambil kunci mobilnya
"Kebetulan sekali,Papa mau minta tolong belikan rokok yah"pinta pak Darwin setelah membaca raut wajah Ali saat itu
"Apa Ali tidak salah dengar Pa,bukankah Papa selama ini tidak merokok"tanya Ali sedikit heran
"Sesekali boleh lah Al,kebetulan kepala Papa sedang pusing.Sebaiknya kamu pergi sekarang,Papa tunggu di taman belakang yah"ucap pak Darwin sambil beranjak dari tempat duduknya tadi menuju taman belakang rumah mewah itu
__ADS_1
....
"Pa...sejak kapan Papa merokok seperti ini,bukankah dokter melarang supaya Papa tidak merokok"tanya Ali mencoba mengingatkan pak Darwin
"Saat menghadapai masalah seperti sekarang,papa biasanya akan mencuri waktu untuk merokok Al.kalau tidak, bisa jadi kepala ini sudah pecah karena tidak mampu menerima semua masalah yang terjadi.Saat muda dulu,setiap ada masalah Papa akan mabuk-mabukan dan main judi.Tetapi kamu harus tahu Al,itu bukannya menyelesaikan masalah,yang ada malah menambahi masalah yang sudah ada dan membuatnya semakin runyam.Al...jika kamu sedang ada masalah,baik antara hubungan keluarga ataupun masalah dengan seseorang,maka kita perlu waktu untuk menenangkan diri untuk bisa mengambil satu solusi untuk satu keputusan yang tidak merugikan.Saat ini bagaimana hubunganmu dengan Sarah nak"tanya Pak Darwin kepada anak bungsunya itu
"Semuanya sudah berlalu Pa,Sarah bahkan sudah di jodohkan dengan seseorang yang merupakan masalalunya juga"sahut Ali dengan tidak bersemangat
"Apa maksudmu Al"tanya pak Darwin
Ali pun langsung menceritakan apa yang sudah disampaikan Sarah kepadanya tadi
"Jujur Pa,saat Ali menerima kata putus dari Sarah kemarin sebenarnya itu hanya karena emosi sesaat.Aku yakin Sarah memutuskan aku kemarin karena sudah berada diposisi menyerah.Aku kenal dengan Sarah sudah lama Pa,dia bukan type wanita yang mudah berpaling dan yang pasrah pada keadaan.Mungkin jodohku bukan Sarah pa"ucap Ali sambil menyulut kembali rokok yang ada ditangannya
"Saat pertama kali bertemu dengan Sarah,papa juga sudah sangat suka dengannya dan berharap dialah yang akan menjadi istrimu nanti.Saat ini hubunganmu dengannya mungkin telah berakhir,tetapi papa mohon jangan jauhi dia Al,dia butuh teman dan dukungan dari kita.Jaman sekarang ini sudah sangat susah mencari seorang gadis yang mau mengalah dan mau tinggal di kampung untuk melanjutkan dan menjaga semua peninggalan orangtuanya.Papa hanya berharap,jika kita tidak bisa menjadikannya menantu,maka kita bisa menyayanginya sebagai anggota keluarga kita"ucap pak Ali dengan sangat tulus
"Ali juga berharap hal itu bisa kita lakukan untuk Sarah Pa"sahut Ali
__ADS_1
.....