Dia Lelaki Pilihanku

Dia Lelaki Pilihanku
Jangan Salahkan Aku


__ADS_3

Malam itu Sarah dan Seli lalui dengan berbagi cerita pengalaman hidup masing-masing.Setelah dirasa cukup,merekapun merebahkan diri di tempat tidur


Keesokan paginya,setelah selesai sarapan,Sarah diantarkan kerja oleh Seli yang sekalian berangkat kerja yang kebetulan jam masuknya kerja mereka adalah sama-sama masuk pagi


"Kalau dia berbuat macam-macam denganmu,segera hubungi aku Sar"pesan Seli sebelum mereka berpisah di tempat kerjanya Sarah


"Siap Sel,terimakasih yah buat bantuan dan tumpangannya pagi ini"


"Sama-sama"ucap Seli sambil berlalu dari tempat itu


Setelah tiba di tempat kerjanya,Sarah yang tak sengaja mendengar samar-samar suara seseorang yang sedang berbicara,Sarah yang penasaran dengan seseorang itu mencoba mendekati sumber suara dari si penelpon


"Tetapi kamu janji yah bang,tolong jangan kasih tahu bahwa aku lah yang telah menghubungi dan memberi informasi tentang keberadaannya saat ini,aku takut bang cewe barbar itu akan melabarak ku nanti.Sebenarnya aku malas berhubungan sama cewe itu,tapi karena mendengar cerita mereka kemarin dengan teman kerjanya dulu,aku pun mencoba meminta nomor polsel abang dari yang namanya Riko itu dengan berpura pura mengenal abang"ucap Yuli


"Oh...jadi kamu sibiang kerok yang memberitahu ini semua kepada Nizam.Baiklah kamu yang meminta aku supaya jahat kepadamu,jadi jangan salahkan aku jika akupun akan membongkar semua keburukanmu tentang laporan yang sudah kamu manipulasi dengan sengaja"batin Sarah


Sarah pun langsung berlalu dari sana dan kembali beraktivitas seperti biasa


Hari itu,tidak seperti biasanya,Yuli lebih banyak diam dan lebih memilih menyendiri


"Akan kupantau setiap gerak gerikmu,jangan coba-coba mencari dukungan dengan menghadirkan Nizam sipengganggu itu lagi di hidupku"batin Sarah

__ADS_1


Setelah selesai bekerja,Sarah tidak langsung pulang,dia lebih memilih masuk ke kantornya Wiwik dan meminta waktu sebentar untuk berbicara.


"Maaf yah Sar,masalah yang kemarin saya sampaikan,kita tidak jadi ke pusat karena ada sedikit masalah disana,maaf saya lupa mengabari kamu"ucap Wiwik merasa tidak enak hati


"Maaf kak,Sarah kesini bukan mau membicarakan itu,Sarah kesini mau bicara mengenai laporan fiktif yang di buat Yuli selama beberapa bulan belakangan ini"Sarah pun memberitahukan apa yang di temukannya saat membuat laporan tadi sebelum datang kekantornya Wiwik


"Astaga...masa ia seperti itu Sar,kalau begitu tolong bantu aku menyelesaikan ini semua,pantasan beberapa bulan ini orang Kantor pusat selalu komplin mengenai laporan di sini.Aku yang kecolongan Sar"ucap Wiwik merasa bersalah


"Baiklah kak,sebaiknya kita kerjakan berdua,sebenarnya dia hanya kurangi dari pendapatan sebelumnya,jadi orang kantor tidak curiga"ucap Sarah menunjukan kepada Wiwik cara yang dilakukan Yuli


"Ini sangat besar loh Sar,bisa dia mengantongi dua jutaan dalam satu bulan di luar gaji dia,pantasan dia sangat bermewah-mewah"ucap Wiwik


"Mungkin kakak bisa mengerjakannya di rumah,dan sekalian kak, cabang dimana kakaknya itu bekerja,saya yakin Yuli tidak sendiri melakukan ini kak,percayalah di sana akan lebih rumit lagi di buatnya,karena dia sudah sekelas atasan"ucap Sarah


"Tapi sebaiknya tolong jangan sebutkan nama saya yah kak,saya yakin Yuli tidak terima ini semua.Bahkan dia pun bisa menghubungi masalalu yang sengaja saya lupakan dan hindari di kota P kak,hanya untuk membalasku"ucap Sarah sedikit bercerita tentang Nizam yang mendatanginya sampai ke kota itu


"Kalau kamu merasa terganggu,biar kakak info ke kenalan kakak saja...."belum sempat Wiwik melanjutkan omongannya Sarah sudah langsung menyahut


"Maaf dan terimakasih Kak,tapi untuk saat ini Sarah masih bisa mengatasi semuanya,jika suatu saat Sarah membutuhkan bantuan dari Kakak,maka Sarah akan menghubungi kakak kok"ucap Sarah merasa tak enak hati dengan Wiwik


"Baiklah Sar,kapan pun kamu membutuhkan bantuan dariku,dengan senang hati aku kan membatu"ucap Wiwik

__ADS_1


"Terimakasih kak,kalau begitu Sarah pamit pulang dulu kak,tidak masalah kan kalau kakak sendiri disini sarah tinggal"ucap Sarah


"Tenang saja Sar,saya juga sudah mau pulang karena sudah lelah dengan penemuan fakta barusan ini"


"Tapi kakak janji yah,jangan sampai kakak bocorkan bahwa sayalah orang yang menemukan kecurangan Yuli ini kepada bos"ucap Sarah


....


"Akhirnya kamu pulang juga Sar,aku bahkan sudah menunggu kamu dari dua jam yang lalu di tempat ini.Aku mau pulang Sar,terimakasih atas waktumu dan maaf sudah membuatmu merasa terganggu atas kehadiranku di kota ini.Baik-baiklah kerja disini dan jagalah dirimu Sar"pesan Nizam sebelum masuk kedalam taxi yang akan membawanya ke Bandara di kota itu


"Baiklah Zam,hati-hati di jalan Zam,semoga suatu saat nanti kita bertemu sudah tidak ada lagi rasa benci,emosi diantara kita"ucap Sarah tulus


Nizam yang melihat Sarah tersenyum seperti itu merasa sangat senang"bahkan aku sudah lupa kapan terakhir melihat senyuman mu itu Sar"gumam Nizam


Setelah keberangkatan Nizam dari tempat itu,Sarah langsung bersorak kegirangan"Semoga si biang masalah ini tidak akan mengganggu ku lagi"gumam Sarah


Malam itu dilalui Sarah dengan hati yang sangat senang.Lepas dari bayang-bayang Nizam merupakan hal baik besar dalam hidup Sarah


"Semoga kamu secepatnya menemukan penggantiku Zam supaya kamu tidak perlu repot-repot mengusik aku.Aku sebenarnya kasihan dengan keadaanmu saat ini,dan jujur di dalam hati ini namamu masih bertahta Zam "batin Sarah


Sementara Wiwik yang sengaja menemui Pak Hartono mengungkapkan penemuan di tempat kerjanya yang selama ini belum diketahuinya

__ADS_1


"Ini baru yang diperiksa Sarah secara acak Paman,menurut Sarah di tempat Rena pun pasti akan lebih banyak masalahnya"ucap Wiwik menirukan omongan Sarah tadi sore


"Baiklah,aku akan mengurusnya besok"ucap Pak Hartono


__ADS_2