
"Saya minta tolong pak jangan kasih tahu Sarah ada dimana saat ini"
"Baiklah Sar,tapi kamu baik-baik saja kan? jika kamu butuh teman curhat maka saya bersedia Sar"
"Terimakasih Pak,tapi untuk saat ini saya ingin sendiri dulu pak,saya juga minta maaf karena sudah merepotkan dan melibatkan bapak dalam masalah kami ini"
"Tidak masalah Sar,saya bahkan sangat senang apabila bisa membantu kalian"sahut pak Ali dengan tulus
"Sekali lagi terimakasih banyak pak untuk semuanya,saya mohon maaf yah pak,ponselnya saya tutup dulu"
"Baiklah Sar"
Setelah sambungan ponsel itu berakhir,Sarah langsung beristirahat untuk menenngkan pikirannya
Pagi harinya setelah sarapan,Sarah langsung berangkat ke cabang perusahaan.Satu minggu ini Sarah akan bekerja di kantor cabang untuk mengerjakan laporan yng sedang bermasalah disana
Setelah sampai di sana,Sarah langsung menemui pimpinan disana.Hari ini Sarah berencana akan makan siang di ruangan itu saja,karena Sarah tidak mau menemui Nizam
Jam makan siang telah tiba,Sarah langsung memakan nasi yang sudah di pesannya tadi ke orang katering perusahaan itu
Ponselnya berdering,ternyata Nizam yang menghubunginya."Untuk apa lagi kamu menghubungiku Zam,ini kan permintaanmu dan aku hanya menurutinya"batin Sarah
Karena panggilan ponselnya tidak kunjung diangkat,Nizam pun mengirimkan pesan kepada Sarah
"Sepulang kerja nanti,tolong beri aku waktu untuk berbicara kepadamu,setelah itu aku janji tidak akan mengganggumu lagi,please Sar"
Sarah pun langsung mengirimkan balasan pesan untuk Nizam "baiklah temui aku di kost ku nanti"
Nizam yang menerima balasan dari pesan dari Sarah sangat senang,bahkan dia sampai berjingkrak di depan teman-temannya
__ADS_1
"Sepertinya kamu sangat senang hari ini Zam,apakah kamu sedang menang lotre"sindir teman yang ada disampingnya
"Ini bahkan lebih dari lotre bro"sahut Nizam dan langsung berlalu dari tempat itu."Tunggu saja Sar,aku tidak mungkin melepaskanmu,kemarin aku hanya emosi karena mendengar kamu akan di jodohkan dengan orang lain,jangankan mendengar di jodohkan,bahkan kamu pergi berdua dengan pak Ali saja aku sangat cemburu Sar"gumamnya
Setelah selesai makan siang,Sarah langsung merebahkan badannya di kursi yang sengaja disusunnya untuk di jadikannya tempat tidur.Benar saja,baru lima menit merebahkan badannya,Sarah sudah langsung terlelap didalam ruangan itu
Sore itu,setelah selesai mengerjakan pekerjaannya,Sarah sengaja singgah ke swalayan untuk membeli perlengkapan yang sudah habis di kostnya
Setelah selesai belanja Sarah langsung menuju kostnya dan ternyata Nizam sudah ada disana
"Sebentar Zam,aku mau mandi dulu"pamit Sarah dan langsung masuk ke kamarnya
Setelah selesai,Sarah langsung menuju tempat dimana Nizam menunggu kedatangannya
"Silahkan diminum Zam"sambil menyodorkan toples dan minuman yang dibawanya
"Maaf Zam,untuk saat ini biarkan lah kita saling intropeksi diri.Saat ini aku hanya ingin fokus bekerja dan mau berteman dengan siapapun tanpa harus menjaga perasaan seseorang.Aku minta maaf Zam,aku tidak bisa lagi untuk melanjutkan hubungan ini"
"Kenapa Sar,semudah itukah kamu melupakan semuanya,apa menurutmu hubungan diantara kita yang sudah berjalan selama dua tahun ini tidak memiliki arti apa-apa?atau kamu memang sudah memiliki penggantiku dihatimu"tanya Nizam sedikit emosi
"Yang minta mengakhiri hubungan ini adalah kamu,jangan memutar balikkan fakta,aku hanya tidak mau menyakiti hatimu.Tolong hargai keputusan ku ini Zam dan kedepan mulailah hidupmu yang baru dan mari kita saling melupakan"
"Baiklah...tapi aku tidak bisa terima atas semua ini Sar"
"Bukan kamu sudah berjanji setelah bertemu dan berbicara denganku,maka kamu tidak akan mengganggu ku lagi,karena menurutku kamu adalah pria,jadi penuhilah janjimu itu.Oh yah Zam,kalau tidak ada lagi yang ingin kamu bicarakan aku mau masuk ke dalam dulu,aku mau istirahat karena kebetulan hari ini pekerjaanku lumayan banyak dan sanngat menguras tenagaku"
"Masuklah,aku mau menunggu sebentar disini,sekalian bawa minuman dan toples itu kedalam"
Sarah pun langsung masuk kedalam kostnya dan lebih memilih beristirahat dari pada melihat wajah Nizam disana.Sarah akui,belakangan ini Nizam sering marah-marah tanpa sebab yang jelas dan selalu ingin menang sendiri.Awalnya Sarah memakluminya karena menurutnya mungkin itu sebagai bentuk kasih sayangnya untuk Sarah,tapi entah kenapa semakin hari Nizam bahkan sudah mengatur dan mengekang pertemanan Sarah.Setiap Sarah meminta tolong untuk ditemani,Nizam akan beralasan sedang capek atau sedang diluar bersama temannya.
__ADS_1
Belakangan baru Sarah ketahui bahwa Nizam sedang dekat dengan seorang perempuan yang kebetulan pernah menjemput Nizam ke kostnya waktu itu
Pernah Sarah bertanya langsung tentang perempuan itu waktu Sarah dan Nizam sedang pergi jalan,tetapi bukan jawaban yang dia dapat,malah Sarah ditinggal pergi di tempat itu dan tanpa penjelasan yang pasti dari Nizam
Tidak kurang dari lima belas menit setelah Sarah merebahkan dirinya, tiba -tiba ada suara mobil yang berhenti di halaman rumah itu,benar saja perempuan yang sama yang dulu pernah kesana menjemput Nizam yang datang kesana.
"Dasar lelaki yang tidak punya perasaan,baru tadi bilangnya mau memperbaiki semuanya,tetapi apa?perempuan yang berbaju kurang bahan itu sudah langsung datang kesini untuk menemaninya.Ayo lah Sar,mulailah hidupmu tanpa mengharapkannya lagi"gumam Sarah
....
Seminggu berlalu,Sarah baik pun Nizam sudah tidak pernah lagi saling menghubungi.Bahkan ketika Sarah berpapasan dengan Nizam,mereka tidak saling menegur.Sarah juga sudah mulai terbiasa akan ketidak hadiran Nizam di hidupnya
Sore itu,Meli datang mengunjungi Sarah ke kostnya,dan kedua kakak beradik itu memutuskan akan tidur di kostnya Sarah.
"Kak..maaf yah, kalau boleh Pak Ali mau ikut dengan kita untuk bebelanja"
"Tidak masalah Sar,supaya ada kawan Bang Agus juga nanti disana"jawab Meli
...
Pagi sekali Pak Ali dan Agus sudah tiba di kost Sarah.Setelah selesai sarapan,mereka berempat langsung berangkat ke salah satu Mall untuk membeli perlengkaan pernikahan antara Meli dan Agus
"Terimakasih Pak Ali sudah mau meluangkan waktumu untuk membantu kami"ucap Meli
"Tidak masalah Mel,kebetulan hari ini juga hari liburku,aku bosan selalu di rumah saja tanpa melalukan apapun,oh yah sebaiknya kamu panggil nama saja,karena umur kita tidak beda jauh"sahut Pak Ali
"Baiklah Ali,sekali lagi terimakasih yah"
"Sama-sama Mel"sahut pak Ali
__ADS_1