
Malam itu,setelah mereka berdua selesai makan,mereka pun segera pulang kerumahnya Seli
"Baiklah Sar aku pulang dulu,sebaiknya kamu istirahat langsung"pesan Ali saat hendak pulang kerumahnya
"Baik bang,hati-hati di jalan yah"sahut Sarah
......
Keesokan harinya,setelah bangun pagi Sarah dan Seli segera beres-beres rumah karena tadi Ali baru menghubungi Sarah bahwa kedua orang tuanya akan menemuinya di rumahnya Seli
"Sel....apa kamu yakin tujuan kedatangan kedua orang tuanya bang Ali itu baik,entah kenapa perasaanku sepertinya tidak enak"ucap Sarah sambil mengepel lantai rumah itu
"Kamu tenang saja Sar,tak mungkin bang Ali merencanakan hal buruk untukmu,aku yakin bang Ali pasti telah berusaha keras untuk bisa megambil hatinya Bu Dewi,tetapi seandainya pun itu terjadi,aku yakin kalian berdua pasti bisa mengatasi semuanya"sahut Meli mencoba menghibur sahabatnya itu
"Akhirnya selesai,sebaiknya aku mandi duluan Sel"ucap Sarah dan berlari kecil menuju kamar mandi rumah itu
Tiga puluh menit berlalu,Sarah dan Seli duduk di ruang tamu untuk menunggu kedatangan keluarga Ali
"Maaf kami lama Sar,Sel" ucap Ali merasa tidak enak hati saat mereka tiba di tempat itu
"Tidak masalah Al,oh ia Bu,Pak silahkan masuk"ucap Sarah kepada kedua orang tuanya Ali
"Terimakasih nak"sahut pak Darwin
Setelah mereka duduk,Pak Darwin langsung menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan mereka kerumah itu
__ADS_1
"Kami hanya bisa mendoakan semoga kamu kuat dan tabah menerima cobaan ini nak.Untuk masalah hubungan diantara kalian berdua,sebagai orang tua,kami mendukung dan hanya mendoakan yang terbaik buat kalian nak"ucap Pak Darwin tulus
"Terimakasih atas doanya pak"sahut Sarah
Sementara Bu Dewi tidak banyak berbicara dan hanya fokus melihat ponselnya saat itu
"Baiklah nak Helen,Ibu sudah mengirimkan alamat rumah ini ke ponselmu,satu lagi tolong bawakan makanan kira-kira untuk delapan orang yah nak"pinta Bu Dewi kepada orang yang diseberang itu
"Ma...apa maksud Mama mengundang Helen datang ketempat ini"tanya Ali merasa jengkel saat Ibunya itu telah mengakhiri panggilan di ponselnya itu
Bu Dewi langsung mencari alasan dengan mengatakan bahwa Helen kebetulan sedang berada di dekat tempat mereka saat itu
Benar saja,tak butuh waktu lama Helen sudah tiba di rumah Seli dengan membawakan makanan sesuai dengan pesanan Bu Dewi
"Tenang saja Len,Ibu malah berterimakasih kepadamu karena sudah mau repot-repot datang ketempat ini"ucap Bu Dewi dengan gaya angkuhnya
"Tidak perlu berterimakasih seperti ini Bu,toh selama ini hubungan kita juga lebih dari sekededar hal ini kan"ucap Helen sedikit memancing suasana hati Ali
"Baiklah,jika tidak ada lagi yang mau kita bahas,sebaiknya kita makan saja,kebetulan dari rumah kami tadi belum sempat sarapan karena buru-buru mau ketempat ini"ucap Bu Dewi
Setelah selesai makan,Bu Dewi pamit mau pergi dengan Helen sebentar karena ada yang mau mereka belanjakan ke mall bersama
"Baiklah Pa,Al,Sar dan nak Seli,kami pamit dulu yah"ucap Bu Dewi sambil berlalu dari tempat itu sambil menggandeng tangan Helen
.....
__ADS_1
"Bapak minta maaf yah nak Sarah atas ulah istri Bapak,jujur Bapak tidak mengetahui hal ini"ucap Pak Darwin merasa sedih atas tingkah istrinya tadi
"Tidak perlu di bahas pak"ucap Sarah
"Baiklah nak,kalian berdua pasti butuh waktu untuk berbicara empat mata,Bapak sudah memesan taxi yang akan membawa bapak pulang kerumah.Sekali lagi Bapak minta maaf yah nak"ucap Pak Darwin sambil mencium pucuk kepala Sarah dengan tulus
"Hati-hati di jalan yah Pak"ucap Sarah sambil membalas pelukan hangatnya Pak Darwin
Setelah kepulangan pak Darwin dari tempat itu,Ali langsung mengajak Sarah untuk pergi keluar untuk membicarakan sesuatu
Sambil mengendarai mobilnya,Ali menangis sedih mengingat perlakuan Bu Dewi terhadap Sarah tadi
"Sar....aku bahkan tidak ada muka lagi melihatmu,aku malu melihat sifat ibuku terhadap.Saat ibu mengetahui Helen selingkuh dengan anak dari salah satu sahabatnya Ibu,semua berubah begitu saja,semua rencana yang sudah di buat di batalkan dan Ibu melarangku untuk berhubungan dengan Helen.Sejak kejadian itu aku harus berjuang untuk bisa hidup karena mengalami depresi.Setelah perjuanganku selama tiga tahun ini berhasil,dengan sangat mudah ibu kembali menghadirkan Helen kedalam keluarga kami.Sar...aku tidak meminta apapun lagi saat ini kepadamu,aku serahkan semua keputusan ketanganmu.Tetapi jika masih memungkinkan tolong jangan tinggalkan aku saat sekarang,tolong bantu aku untuk melewati ini semua"pinta Ali sambil memegang tangan Sarah
Mendengar semua penuturan Ali,Sarah merasa iba kepada Ali.Bagaimana tidak,selama ini seorang Ali yang terkenal galak dan tegas tetapi ternyata serapuh dan selemah itu sekarang
"Bang Ali,saat ini aku tidak bisa berkomentar apa-apa,menurutku biarkan saja kita menjalani semuanya seperti biasa.Kedepan apapun yang terjadi dengan hubungan kita,aku hanya meminta tolong kepada abang,jangan pernah marah atau memusuhi Bu Dewi,bagaimana pun sifatnya,bagaimana pun tingkahnya Bu Dewi tetaplah Ibunya bang Ali.Seorang Ibu akan melakukan hal apapun demi kebaikan anaknya,jadi mungkin saat ini Bu Dewi sedang melakukan hal ini untuk bang Ali.Jika kita memang di takdirkan untuk berjodoh,maka apapun caranya seseorang untuk memisahkan kita maka kita pasti akan tetap bersatu"ucap Sarah
"Apa yang dilakukan Ibu saat ini bukan lah demi kebaikan aku,tetapi ibu melakukan semuanya demi menghancurkan hubungan kita dengan menghadirkan kembali orang yang jelas-jelas telah membuatku hampir tiada saat itu.Mungkin saat ini Ibu tidak menginginkan kehadiranku kembali di rumah dan jika itu benar,maka kedepan aku akan pindah dan tak akan memijakkan kaki lagi dirumah itu.Menurut Ibu lebih baik kehilangan satu anak daripada menerima hubungan kita ini"ucap Ali dengan emosi
"Jangan berlebihan dan jangan terlalu jauh memikirkan hal buruk tentang Bu Dewi bang,saat ini hati abang sedang marah,sebaiknya kita lupakan hal ini karena sepertinya kita sangat terluka sekarang.Jika abang tidak keberatan,bolehkan kita pergi ke mall bang,kebetulan ada barang yang mau aku beli dan ada juga titipan oleh-oleh untuk tetangga di kampung yang kebetulan sedang mengandung bang"ucap Sarah
"Baiklah Sar"sahut Ali dan langsung menuju kearah mobilnya yang terparkir tidak jauh dari tempat mereka duduk tadi
"Aku bahkan tidak akan mengampuni Helen dan Mama jika mereka sekongkol dan membuat rencana buruk terhadap Sarah"batin Ali sambil masuk kedalam mobilnya
__ADS_1