
Setelah selesai makan,Bu Dewi dan pak Darwin memutuskan untuk pulang kerumah mereka
Pak Darwin juga sudah minta orang kepercayaannya untuk mencari tahu kehidupan pribadi Teri.
"Aku harus jujur kepada Sarah sebelum semuanya menjadi runyam,tetapi aku bingung harus memulai dari mana.Aku mengenal Sarah yang sangat membenci penghianatan,tetapi aku juga tidak mungkin menutupi semua ini.Besok setelah pulang kerja,aku akan menemui papa dan meminta pemdapat papa nanti.Aku hanya tidak mau jika karena pengakuanku nanti akan mempengaruhi janin yang sedang di kandung Sarah yang menurut dokter janinnya sangat lemah"batin Ali
Malam itu Ali tidak bisa memejamkan matanya karena masih terbayang akan hal yang telah terjadi dikantornya tadi siang
Di kediaman pak Darwin
Bu Dewi yang masih asik berbicara kepada Teri tentang konfirasi yang telah mereka lakukan siang tadi tidak menyadari bahwa pak Darwin sudah ada diruangan itu dan telah mendengar semua pembicaraan keduannya
"Itu baru permulaan,kedepan kamu harus siap di perintah bahkan kamu harus siap jika dia menjobloskanmu masuk kedalam penjara karena telah melakukan kejahatan besar.Jika menurutmu dia adalah wanita baik-baik dan teman yang bisa diajak untuk bekerja sama,maka aku pastikan dia bukanlah teman yang baik.Saranku segera jauhi dan putuskan hubunganmu dengan dia,jika kamu masih berhubungan dengannya maka jangan salahkan aku jika aku memulangkanmu ke keluargamu"ucap pak Darwin dan pergi meninggalkan rumah itu
"Sepertinya apa yang di ucapkan papa ada benarnya juga,besok aku akan menemui Teri dan akan memberinya banyak ung dan memintanya untuk pergi jauh dari keluarga kami"gumam Bu Dewi
****
__ADS_1
"Mohon maaf Bu Dewi,aku bukanlah wanita yang tidak punya harga diri,jika menurut ibu kejadian itu bisa di aku lupakan dengn menerima uang sogokan dari ibu,maka mohon maaf bu harga diriku tidak bisa di beli.Nikahkan aku dan Ali walau aku tahu dia sudah memiliki keluarga sebelumnya.Aku juga tidak mau menanggung malu sendiri dengan memiliki anak tanpa seorang ayah"ucap Teri tidak terima
"Kamu mikirnya terlalu jauh Teri,kamu melakukan semuanya itu hanya sekali dan belum tentu kamu langsung hamil,lagi pula aku memintamu untuk berpura-pura bukan untuk tidur bersama dengan Ali.Saat ini aku sudah bisa pastikan bahwa kamu akan memggunakan semua kejadian itu sebagai senjata untuk memeras aku"ucap Bu Dewi merasa geram
"Ibu orangnya ternyata sangat pintar dan tebakan ibu itu sangat benar,jika ibu memaksa aku untuk menjauhi Ali,maka besok apa yang telah terjadi antara aku dengan Ali akan terbongkar di kantor dan aku pastikan nama dan refutasi keluarga Ibu akan hancur, satu lagi anak kesayangan Ibu itu juga akan di benci oleh dunia karena telah menghianati seorang istri yang sedang berjuang mempertahankan kehamilanya yang lemah"sahut Teri dengan wajah jahatnya
"Aku salah mencari teman untuk beraksi dan saat ini dia telah menjadi bumerang bagi diriku sendiri.Lalu bagaimana nanti nasib Ali jika Teri membocorkan masalah itu kepada orang lain,bahkan untuk membayangkannya saja aku tidak pernah kepikiran sampai kesana"batin Bu Dewi merasa menyesal karena telah terjebak dengan ulahnya sendiri
Tiga bulan berlalu,hubungan Ali dengan Sarah baik-baik saja,tetapi entah kenapa belakangan ini Sarah merasakan ada sesuatu hal yang sedang di sembunyikan Ali dari dirinya.Setiap Sarah ingin berbicara serius,Ali pasti selalu menghindar dan memilih pergi meninggalkan Sarah
Pagi itu,Sarah ingin sekali berkunjung kekantornya Ali dan sekalian ingin mengajaknya makan siang nanti
"Aku masuk saja kedalam,kebetulan sekali pintunya tidak di kunci"batin Sarah
Setelah tiba di dekat pintu ruangan itu,Sarah mendengar suara bentakan dari pak Darwin untuk Ali dan Teri
"Didalam ada Teri,Bu Dewi dan Pak Darwin,apa yang mereka bahas sehingga pak Darwin harus membantak bng Ali dan Teri"batin Sarah merasa penasaran sehingga masuk dengan diam-diam dan bersembunyi di bawah meja pojok ruangan itu
__ADS_1
"Aku tidak yakin bahwa itu anaknya Ali,hari ini kita harus pastikan umur dari janin yang sedang kamu kandung itu"ucap Bu Dewi merasa kesal kepada Teri
"Ter...aku mohon jika kamu meminta uang,maka aku akan memberikannya kepadamu,tetapi aku mohon jangan memintaku untuk menikahimu.Saat ini aku telah bahagia dan telah menjadi seorang suami yang sebental lagi akan menjadi seorang ayah.Jadi aku harap kamu paham akan keputusanku ini"ucap Ali
"Jadi bang Ali berkhianat dari aku dan telah menghamili Teri saat ini,jika itu benar kenapa pak Darwin tidak menceritakan hal ini kepadaku.Pak Darwin malah memilih mendukung mereka untuj menikah secara diam-diam.Baiklah aku akan pulang kerumah dan menunggu mereka memberitahukan semua kejadian ini kepadaku.Tetapi jika mereka memilih menutupi semuanya,maka jangan salahkan aku jika pergi jauh dari kehidupan kalian semua"batin Sarah sambil melangkah keluar dari tempat persembunyiannya tadi
"Sebaiknya aku pergi makan dulu,walau kejadian yang baru saja aku ketahui itu sangat melukai hatiku,tetapi aku juga tidak bisa melupakan keberadaan janin yang saat ini sedang ku kandung .Anak ini adalah harta yang tak ternilai buat aku,dan anak ini adalah kekuatan bagiku untuk menjalani hari-hari yang sangat sulit ini.Tenang sayang apapun yang sedang dan yang akan terjadi nanti,ada Ibu bersamamu yang akan selalu melindungimu"gumam Sarah sambil mengelus perutnya yang sudah membuncit itu
"Pa,Ma...apa sebaiknya Ali membicarakan hal ini kepada Sarah,entah kenapa perasaan Ali saat ini tidak tenang.Setiap aku menatap matanya Sarah,aku bisa melihat bahwa dia ingin menanyakan sesuatu hal kepadaku.Empat bulan belakangan ini aku juga selalu menghindarinya setiap dia mau mengutarakan sesuatu kepadaku"ucap Ali
"Kita tunggu waktu yang tepat saja Al,setelah kamu menikahi Teri barulah kita akan jujur tentang semuanya nanti.Walau itu akan melukai hati Sarah,setidaknya dia tidak pergi untuk meninggalkan kita semua"ucap pak Darwin dengan wajah sedihnya
Selama ini pak Darwin sangat menyayangi Sarah seperti dia menyayangi Angga dan Ali anak kandungnya
Sore itu setelah pulang kerja,Ali dan Teri berangkat menuju butik yang akan menjahitkan baju buat pernikahan mereka nanti
Ali dan Teri akan menikah satu bulan lagi,walau keputusan itu diambil tanpa sepengetahuan Sarah,tetapi pernikahan itu harus dilaksanakan mengingat perut Teri sudah mulai besar
__ADS_1
"Mereka bahkan sudah jalan dan pergi kebutik berdua,tenang saja bang Ali nanti kalian bisa berbahagia diatas penderitaan kami,kalian juga bisa hidup damai tanpa harus terganggu akan kehadiran kami berdua"gumam Sarah sambil menghapus air matanya