Dia Lelaki Pilihanku

Dia Lelaki Pilihanku
Semoga Dialah Pelabuhan Terakhirmu


__ADS_3

Setelah kepergian kedua orang tuanya itu,Ali berencana akan mau naik keatas kamarnya untuk beristirahat


"Emeli aku naik keatas dulu,jika kamu membutuhkan sesuatu,maka kamu bisa minta tolong ke Bibi di belakang yah"ucap Ali sambil berusaha berdiri dari tempat duduknya karena tiba-tiba kepalanya terasa sangat pusing


"Baiklah bang Al,oh yah bang,entah kenapa kepalaku tiba-tiba terasa sangat pusing sekali,bahkan untuk berdiripun rasanya sangat susah"ucap Emeli


"Pasti telah terjadi sesuatu terhadap kami berdua,atau jangan-jangan...."belum sampat Ali melanjutkan omongannya,tiba-tiba seluruh tubuhnya terasa panas.Ali langsung berlari kearah kamar yang berada di bawah dan langsung masuk kedalam kamar mandinya


"Astaga....perasaan apa ini"batin Ali berusaha menahan diri dengan mencoba mengguyur tubuhnya dengan air shower dikamar itu


Sementara Emeli yang merasakan hal serupa dengan yang di alami Ali langsung berlari kedalam kamarnya dan menghidupkan kipas serta ac yang ada disana."Sama sekali tidak terasa angin dari kipas dan ac ini,sepertinya aku telah meminum sesuatu.Ya Tuhan...jika ada yang sengaja berniat jahat terhadapku,maka tolong selamatkan lah aku dan jangan sampai aku mempermalukan diri sendiri di rumah ini"gumam Emeli dengan mulai melepaskan pakaiannya karena masih merasa sangat kepanasan


Sementara Ali yang sudah merasa sedikit tenang berusaha keluar dari kamar mandi dengan berpegangan pada dinding kamar itu


"Astaga....." teriak Ali sambil berusaha menopang tubuhnya yang tiba-tiba terjatuh di tempat tidur yang sama dengan Emeli


"Au.....bang Ali kenapa ada dikamar ini"teriak Emeli saat melihat Ali ada di kamarnya


"Tenang dulu Em,aku tidak sengaja berlari kekamar ini karena kebetulan ini kamar yang paling dekat dan pintunya tidak tertutup,aku minta maaf jika sudah mengganggu tidurmu"ucap Ali sambil berusaha beranjak dari kamar itu


"Bruk..."tiba-tiba tubuh Ali langsung terjatuh kelantai karena tetesan air dari bajunya yang basah yang menyebabkan keramik lantai itu licin


Melihat Ali yang terjatuh,Emeli langsung berlari dari tempat tidurnya tanpa menyadari bahwa dia sedang tidak menggunkan baju saat itu


Sementara Angga Abangnya Ali yang baru pulang dari luar rumah langsung bergegas menuju kamar yang di tempati Emeli karena mendengar suara teriakan yang berasal dari kamar itu

__ADS_1


"Apa yang sedang kalian lakukan"teriak Angga saat mendapati keduanya sedang tidak menggunakan pakaian


"Bang tenang dulu,ini tidak seperti yang abang pikirkan"ucap Ali mencoba meluruskan kejadian saat itu


"Segeralah berpakaian,apa pun yang sudah kalian lakukan,nanti kita bahas saat Papa dan Mama pulang"ucap Angga sambil berlalu dari tempat itu


"Bagaimana bisa Ali menghianati Sarah yang katanya sangat di cintainya itu,bagaimana perasaan Sarah saat mengetahui perbuatan bejat Ali nanti.Bahkan untuk membayangkan reaksinya saja aku tidak sanggup"gumam Angga sambil menaiki tangga menuju kamarnya


"Apa yang terjadi di kamar bawah bang"tanya Istrinya Angga


"Aku tidak yakin akan apa yang sudah abang lihat dek,kita akan mendengar penjelasan Emeli dan Ali nanti setelah mereka selesai berpakaian"ucap Angga dengan sangat emosi


.....


Di Tempat Bu Nora


"Ternyata obatnya sangat baik,tetapi aku salut melihat Ali dan Emeli,mereka berdua bisa tahan dan bisa mengontrol diri mereka supaya tidak melakukan hal tidak terpuji akibat efek dari obat itu.Apa memang Ali begitu mencintai Sarah,apa aku sudah melewati batasan ku sebagai seorang Ibu"batin Bu Dewi mulai bergejolak


Sementara Ali yang sudah selesai mandi dan berpakaian langsung mengetuk pintu kamar abangnya yang berada disamping kamarnya Ali


"Silahkan masuk Al"ucap kakak iparnya Ali


"Kak...tolong berikan Ali obat sakit kepala,saat ini kepalaku rasanya mau pecah"ucap Ali sambil memijat kepalanya yang terasa pusing


"Apa yang terjadi Al"tanya Angga dengan suara yang masih emosi

__ADS_1


"Sebaiknya kita kebawah bang,aku juga tidak tahu apa yang terjadi,tetapi percayalah kak,bang,aku tidak melakukan hal kotor apa pun dengan Emeli.Saat in juga Emeli sedang mengalami hal yang sama denganku"ucap Ali menjelaskan


"Baiklah kita turun sekarang"ucap Angga sambil membantu memapah Ali menuruni anak tangga menuju ruang keluarga dirumah itu


Setelah tiba di ruang keluarga,Istrinya Angga langsung menemui Emeli dan membawanya ikut bergabung bersama mereka


"Bang,Kak tolong jangan berprasangka buruk terhadap kami berdua,jujur Emeli tidak mengetahui apa penyebab sehingga kami berdua bisa mengalami hal yang sama.Tetapi seingat Emeli,setelah selesai makan dan meminum jus yang di buatkan oleh Bibi,perasaanku tiba-tiba tidak karuan kak"ucap Emeli mencoba menjelaskan keada semua yang ada diruangan itu


"Sepertinya ada seseorang yang sengaja berbuat curang kepada kalian berdua"ucap Angga menebak


"Baiklah,aku akan memeriksa cctv yang ada diruangan ini"gumam Angga sambil membuka cctv di di konekkan di polselnya


"Sepertinya orangnya yang sudah mengetahui seluk-beluk rumah ini.Untung dua bulan yang lalu aku sudah menambahkan beberapa cctv tersembunyi di rumah ini"gumam Angga


"Baiklah...untuk saat ini kita tidak perlu membahas hal ini lagi.Kami minta maaf yah Em,jika kedatanganmu akan disambut dengan kejadian tidak mengenakkan seperti ini"ucap Angga


"Emeli yang minta maaf bang,gara-gara kecerobohanku,bang Ali juga harus merasa malu dan dipertanyakan karakternya.Bang Ali ,aku minta maaf yah,mungkin dalam waktu dekat,aku akan pindah dari rumah ini"ucap Emeli


"Tetaplah tinggal dirumah ini sampai kita menemukan siapa dalang di balik semua ini"ucap Ali


"Nikmati dan menangislah sepuasmu,aku bahkan tidak sabar mendengar seperti apa reaksimu saat melihat vidio ini"gumam Bu Dewi setelah mengirimkan vidio Emeli dan Ali yang sedang berada di dalam kamar yang sama setelah meminum minuman yang sudah di campurnya dengan obat perangsang tadi


"Terkirim dan di baca"gumam Bu Dewi sambil tersenyum simpul


Sementara Sarah yang sedang berdiskusi dengan beberapa pemuda dan pemudi di kampung itu memilih undur diri dengan alasan sesuatu hal

__ADS_1


"Aku bahkan tidak menyangka kamu melakukan hal sehina itu dirumahmu sendiri.Mulai sekarang aku akan menganggapmu telah tiada dan akan melupakan bahwa kita pernah bersama"teriak Sarah sambil menangis sedih ketika dia melihat vidio yang dikirimkan oleh seseorang untuknya


"Mungkin inilah jawaban dari semua keraguanku selama ini terhadapmu bang Al.Aku bersyukur telah mengetahui semuanya dalam waktu dekat ini,saat ini aku memang terluka,tetapi bagaimana jika aku mengetahuinya saat kita telah berjuang untuk menentang semua yang tidak menginginkan kebersamaan diantara kita,aku pasti akan tersiksa dan pasti mengutukmu dengan segala sumpah serapah buruk terhadapmu.Selamat buatmu bang Al,semoga dialah pelabuhan terakhirmu"batin Sarah sambil menangis malam itu


__ADS_2