
Setelah tiba di gedung dimana pesta akan dilaksanakan,semua rombongan pihak mempelai perempuan langsung menempati tempat yang sudah disediakan
"Sar....nanti setelah acara pestanya selesai,kita akan pergi kerumahku,kita akan membicarakan hubungan kita dengan keluarga ku nanti"ucap Ali sedikit berbisik
"Mohon Maaf bang,aku tidak akan pergi kemana-mana saat acara pesta ini selesai.Malam ini kami juga akan pulang ke kampung lagi bang"ucap Sarah dengan tenang
"Sar...tinggallah untuk sementara waktu dikota ini,setelah urusan kita selesai,maka kamu bisa pulang kembali kekampung Sar,aku juga akan ikut pulang bersama kamu ke kampung untuk meminta restu kepada keluarga besarmu disana"ucap Ali
"Apa abang masih ada nyali setelah kamu meniduri anak orang,jika aku berada di posisi si perempuan itu,maka aku akan sangat sedih dan sakit hati karena dihianati.Sebaiknya temui Bu Dewi dan perempuanmu itu sebelum Ibumu salah paham dan mempermalukan aku di tempat ini"ucap Sarah sambil berlalu dari tempat duduknya sebelumnya
"Kamu bicara apa,aku tidak paham apa maksudmu"ucap Ali
"Tak perlu kamu pahami,cukup perlu kamu jauhi aku"sahut Sarah dengan cuek sambil melangkahkan kakinya untuk menjauh dari Ali
Sementara Bu Dewi yang melihat kebersamaan Ali dan Sarah merasa emosi"bagai mana bisa dia tidak marah setelah mengetahui dan melihat vidio itu.Aku yakin saat ini dia hanya pura-pura bahagia untuk menutupi hatinya yang sakit"batin Bu Dewi sambil menarik tangan Emeli untuk duduk bersama di tempat duduknya Ali dan Sarah sebelumnya
"Apa Sarah tidak ikut Al,bukankah Seli ini adalah sahabat baiknya Sarah"tanya Bu Dewi dengan berpura-pura belum melihat keberadaan Sarah saat itu
"Sarah ada Ma,kebetulan Sarah keluar tadi,sepertinya ada yang mau di belinya ke warung yang dekat dari sini"ucap Ali berbohong
"Al...Mama titipkan Emeli dulu,Mama mau kekamar mandi sebentar"ucap Bu Dewi
"Baik Ma"sahut Ali
Sementara Sarah yang baru kembali kempat duduknya setelah selesai dari kamar mandi langsung melihat pemandangan yng membuatnya kesal
"Baru saja mengajakku untuk menemui keluarganya nanti,tetapi apa setelah aku mengatakan tidak akan pergi kemana-mana,dia sudah mendatangkan perempuan yang sudah bermain api dengannya itu"batin Sarah sambil duduk kembali ketempat duduknya tadi
__ADS_1
"Em....saat ini Sarah sedang ikut ketempat ini,jika kamu mau aku akan mengenalkan kamu kepadanya"ucap Ali dengan rasa bangganya terhadap Sarah
"Boleh bang,tetapi apakah kak Sarah itu tidak akan merasa cemburu karena keberadaanku ditempat ini"tanya Emeli sedikit takut
"Tenang saja Em,Sarah orangnya baik dan pasti dia akan paham saat kita menjelaskan siapa kamu sebenarnya"ucap Ali
"Baiklah bang,Em ikut saja"sahut Emeli
"Ini pasti akan seru"gumam Bu Dewi saat melihat Ali dan Emeli sudah mendekati Sarah
Bu Dewi tidak melewatkan kesempatan itu dengan mengikuti langkah Ali dan Emeli dari belakang
"Sarah kamu juga ikut hadir keacara nikahnya Seli ,bukankan kamu sudah tinggal di kampung sekarang"tanya Bu Dewi mendahului Ali untuk menyapa Sarah
"Oh ternyata Bu Dewi,apa kabar Bu"tanya Sarah dengan menyalim tangan Bu Dewi
"Syukurlah kalau kabar dari Ibu baik-baik saja,hari ini Sarah memng sengaja datang dari kampung ke kota ini untuk menyaksikan acara bahagia sahabat ku Sela Bu.Tetapi Ibu tenang saja,Sarah tidak akan mengganggu ketenangan jiwa dan batin Ibu karena nanti malam Sarah juga akan pulang kembli ke kampung Bu"ucap Sarah dengan sedikit terkekeh
"Oh syukurlah..."ucap Bu Dewi dan langsung bergegas dari tempat itu
Sementara Ali yng mendengar ejekan dari Ibunya itu merasa malu dan bersalah terhadap Sarah
"Sar....aku minta maaf untuk semua perkataan Ibu ku tadi"ucap Ali tulus
"Lupakan itu,aku datang ketempat ini bukan untuk membahas urusan pribadi atau membahas hal lainnya,jadi aku mohon tolong pergi dari tempat ini sebelum Ibumu menghina aku"ucap sarah
"Sar....."
__ADS_1
"Kamu yang pergi dari tepat duduk ini atau aku yang akan pergi"ucap Sarah dengan sedikit megancam
"Aku yang akan pergi Sar,tetapi nanti Aku,Bapak dan Bang Angga akan menemui mu Sar"ucap Ali sambil menarik tangan Emeli untuk kembali ketempat duduk mereka tadi
"Dasar laki-laki yang tidak punya perasaan,dia bahkan mengajak calon istrinya itu menemuiku"gumam Sarah dengan sangat jengkel
....
"Nak Sarah,sebaiknya kamu ikut kami kerumah dulu,Ali bilang jika tidak ada halangan,hubungan kalian akan di lanjutkan kejenjang yang lebih serius"ucap Pak Darwin setelah menanyakan kabarnya Sarah terlebih dahulu
"Maaf yah pak,sebenarnya Sarah mencoba untuk tidak mempercayai apa yang sudah terjadi antara Ali dengan calon istrinya ini.Tetapi Sarah harus sadar diri pak,saat ini Sarah hanyalah gadis kampung yang tidak berpunya,bahkan Sarah hanyalah seorang anak yatim piatu.Hubungan Sarah dan bang Ali sudah berakhir saat mengetahui semua perbuatan Ali di belakangku.Sebenarnya niat untuk mengakhiri hubungan ini sudah ada sebelum Sarah mengetahui semuanya.Jadi Sarah mohon pak,mari kita saling melupakan dan memaafkan akan semua yang sudah terjadi"ucap Sarah dengan menundukkan kepalanya
"Jangan mengkambing hitamkan aku akan kesahan yang kamu buat,jika memang kamu telah menemukan penggantiku,maka sebaiknya kamu jujur,bukan mengarang cerita yang tidak berbobot untuk menutupi semuanya"ucap Ali dengan Emosi yang tidak bisa ditahannya lagi
"Apa maksudmu nak Sarah"tanya pak Darwin dengan tenang
"Tidak ada gunanya menanyakan hal itu lagi kepadanya pak,toh..."
"Toh apa...lalu apa ini"ucap Sarah memutar salah satu vidio dimana pada saat itu Ali dan Emeli sedang tidur berdua dikamarnya Ali dengan hanya memakai pakaian dalam saja
"Kamu dapat dari mana semua ini Sar,vidio itu tidak lah benar"ucap Ali merasa tidak pernah melakukan semuanya
"Aku dapat dari siapa itu tidaklah penting,jika itu tidak benar lalu ini semua juga tidak benar pak Ali Kurniawan"tanya Sarah dengan sangat marah sambil menunjukkan beberapa vidio lagi
"Baiklah Pak,Sarah pamit dulu, Sarah mohon maaf jika selama ini Sarah ada salah"ucap Sarah sambil menyalim tangan Pak Darwin
"Sar...tolong tunggu dulu"ucap Ali sambil berusaha mengejar Sarah
__ADS_1
"Kamu tidak perlu mengejar Sarah,sebaiknya kalian berdua memberiku penjelasan akan semuanya nanti setelah tiba di rumah"ucap pak Darwin dengan sangat dingin