
Jam telah menunjukkan pukul 19:00 malam,semua warga dan para undangan sudah hadir di rumahnya Dini
Setelah Pak kepala desa memberikan kata sambutan,maka acara makan bersama pun di lakukan tepat di jam 19:30
Semua warga yang hadir saat itu ikut merasa bahagia atas pencapaian desa mereka dan dampak positive terhadap perekonomian masyarakat yang semakin membaik
Setelah selesai makan bersama,acara selanjutnya pun di laksanakan yaitu kata sambutan dari pak Darwin dan dilanjutkan dengan ucapan terimakasih buat semua para muda-mudi desa itu yang sudah ikut serta untuk bahu-membahu membangun desa mereka hingga mengantarkan kepada kesuksesan saat itu
"Sebaiknya kita beristirahat sekarang,pekerjaan yang masih belum selesai besok bisa kita lanjutkan kembali"ucap Pak Darwin di tengah-tengah kesibukan Sarah dan yang lainnya yang sedang membersihkan alat makan yang digunakan para warga tadi
"Baiklah pak,kami akan menyusul nanti,kebetulan besok pagi juga kita akan kedatangan beberaa tamu dari propinsi,jadi kami hanya akan merapikan tempat ini saja pak"sahut Sarah
"Baiklah tetapi jangan terlalu memaksakan tenaga kalian,besok semuanya masih bisa kita lanjutkan lagi.Baiklah kami para lansia ini akan duluan beristirahat yah"pamit pak Darwin kepada semua muda-mudi ditempat itu
"Sebaiknya kita tidur di sini saja yah,besok pagi kita juga harus cepat bangun karena harus memasak sarapan buat tamu yang akan datang juga"ucap Sarah
"Ide yang bagus juga,jadi besok tidak ada alasan kita terlambat bangun"sahut Hendri
"Baiklah bang,Kak"sahut para muda-mudi itu sambil membentangkan beberapa tikar di ruang depan rumah itu
Sementara Ali yang sedari tadi mendengar percakapan semuanya merasa bahagia melihat kebersamaan semuanya
"Sarah mengaturnya begitu baik,management mereka juga sangat bagus,semua orang ikut terlibat dan berpartisipasi di dalamnya.Sar....jika saja waktu masih berpihak kepadaku,maka dengan senang hati aku akan membantumu untuk memajukan tempat ini.Aku bahkan rela meninggalkan semua kemewahan yang selama ini menempel padaku demi menikahimu"gumam Ali sambil tersenyum
__ADS_1
"Al...mohon maaf yah kondisi kami memang seperti ini,jika kamu mau beristirahat maka ada satu kamar yang bisa kamu gunakan untuk tidur"ucap Hendri
"Hen...jujur saat melihat kondisi seperti ini hatiku bahkan sangat damai,ditempat ini semuanya sama,tidak ada yang merasa paling hebat dan paling segalanya.Jujur selama ini aku hanya terbiasa hidup dengan semua kemudahan,tetapi setelah ikut berbaur dengan kalian semua,aku bisa memahami arti kebersamaan yang sesungguhnya.Hen...selama aku mengenal Sarah,dia sangat baik dan sangat tegas,kejujurannya juga tidak perlu di ragukan lagi.Aku hanya berharap hubungan yang sedang kalian jalani saat ini semoga segera melanjutkan kejenjang yng lebih serius"ucap Ali sambil menyulut kembali rokok yang ada di tangannya
"Terimakasih atas doanya Al,saat ini aku juga berharap hal yang sama sepertimu,tetapi yakinlah Al,prioritas utamaku saat ini adalah kebahagiaan untuk Sarah"sahut Hendri
"Sebaiknya kita beristirahat saja karena sekarang juga sudah hampir pukul dua belas malam"ucap Hendri sambil beranjak dari temoat duduknya
"Aku akan menyusul Hen"ucap Ali sambil memandang semua muda mudi yang sudah tertidur pulas saat itu
"Ah...betapa bahagianya hidup mereka,saat lelah mereka bisa beristirahat dengan tenang tanpa harus menggunkan tempat tidur yang empuk,saat bahagia mereka bisa tertawa lepas tanpa memikirkan hal yang tidak perlu dicemaskan.Saat seperti sekarang inilah yang belum pernah terjadi dalam hidupku.Mereka bahkan tidak harus takut untuk tidur bersama dalam satu ruangan yang terbuka seperti ini karena mereka akan saling melindungi satu sama lain.Mereka tidak perlu mencemaskan hal-hal buruk yang menimpa mereka saat semua barang-barang pribadi mereka di letakkan di sembarang tempat.Ah...inilah kebahagiaan yang yang sesungguhnya"batin Ali sambil beranjak dari tempat duduknya tadi menuju tempat yang masih kosong untuk dia tempati malam itu
"Bang Al jika merasa kurang nyaman,sebaiknya abang tidur di kamarku saja"ucap Sarah saat melihat Ali akan merebahkan tubuhnya
"Baiklah bang,ini ada selimut,bantal dan sarung,silahkan dipakai karena sebentar lagi cuacanya akan terasa sangat dingin"ucap Sarah
"Terimakasih Sar,sebaiknya kamu beristirahat juga,jangan terlalu lelah dan memaksakan diri untuk melakukan semuanya"ucap Ali
"Baiklah bang,selamat beristirahat"ucap Sarah sambil berlalu menuju tempat para wanita yang sudah tertidur saat itu
"Ah...entah kenapa aku berharap waktu ini tidak akan berputar.Sebaiknya aku beristirahat karena cuacanya sudah mulai dingin"batin Ali
"Cuacanya sangat dingin,aku harus kekamar kecil dulu"gumam Bu Dewi dan bergegas menuju kamar mandi belakang rumah itu
__ADS_1
"Apa ini....jadi semua muda-mudi itu tidur di rumah ini.Jujur saat melihat semua ini hatiku begitu tenang.Tunggu...itu Ali juga tidur bersama mereka"gumam Bu Dewi memastikan apakah itu benar Ali atau tidak
"Astaga...mataku selama ini telah tertutup oleh rasa kebencian dan keserakahan.Aku bahkan tidak jarang bersyukur saat memiliki semuanya,sementara mereka semua bisa tertidur di ruangan yang sama dengan sangat damai dan tenang"batin bu Dewi sambil berlalu dari ruangan itu menuju kamar kecil dirumah itu
"Sar....maafkan aku jika selama ini aku sudah berbuat jahat kepadamu,tetapi lihatlah betapa baik dan tulusnya hatimu menerima kami dan semua orang yang tidur saat ini dirumah ini.Setelah kamu menjadi menantuku,aku akan belajar banyak darimu nanti"gumam Bu Dewi sambil kembali merebahkan tubuhnya di kamar dia dan pak Darwin tadi
Jam telah menunjukkan pukul 04:30,Sarah dan beberapa wanita sudah mulai sibuk memasak di halaman belakang rumah itu
Sementara para pemudanya sudah sibuk untuk memasak daging yang akan mereka makan pagi itu
"Ini sudah jam berapa Pa,kok sepertinya sudah ada aroma masakan yang enak"ucap Bu Dewi kepada pak Darwin
"Sekarang masih jam lima pagi,tetapi para muda-mudi itu sedang memasak untuk sarapan semuanya"ucap pak Darwim
"Bagaimana bisa mereka sudah bangun sepagi itu"ucap Bu Dewi merasa tidak percaya
"Jika mama tidak yakin,maka sebaiknya mama keluar sekalian bangunkan Ali dan suruh pindah kekamar ini saja supaya tempat itu bisa di bersihkan oleh anak-anak itu"ucap pak Darwin
"Apa mereka memang sehebat itu"batin Bu Dewi
"Oh tunggu dulu,jika tidak salah suara itu adalah suaranya Sarah,sebaiknya aku menguping dulu sebelum keluar"gumam Bu Dewi merasa ingin tahu apa yang sedang di bahas oleh Sarah saat itu
"Tidak perlu ada penghargaan uang atau apapun itu pak,saat desa kita ini maju dan masyarakat merasakan dampaknya,maka itulah gaji dan bonus sesungguhnya untuk Sarah.Sebaiknya uang itu kita gunakan buat kas kita saja.Satu yang harus kita junjung tinggi pak,saat mengelola bisnis ini harus ada keterbukaan dan kejujuran.Sarah dan yang lain pasti akan mendukung semuanya pak.Jika nanti sudah ada hasilnya maka semua yang terlibat akan kita berikan gaji pak"ucap sarah dengan lawan bicaranya itu
__ADS_1
"Oh Tuhan...pantas saja Ali rela menentang semuanya demi memperjuangkan Sarah.Al...kedepan Mama juga akan mendukungmu"gumam Bu Dewi sambil keluar dari kamar itu