
"Apa mau kalian"teriak Sarah sambil berusaha menyelamatkan pak Darwin
"Suruh keluar Bu Dewinya sekarang"sahut pria situbuh gembul itu sambil menghalangi Sarah
"Saat ini Bu Dewi sedang tidak ada dirumah,jika ingin bertemu dengan Bu Dewi maka datanglah kerumah ini besok"ucap Sarah
"Jangan sok mengatur kami,hubungi Bu Dewinya atau Bapak ini akan tiada ditanganku"sahut si tubuh gembul sambil mengarahkan pistol kepada pak Darwin
Saat melihat ada kesempatan,Ali langsung melumpuhkan teman si gembul dan Sarah langsung mendorong pak Darwin untuk menjauh dari mereka
"Lukai saja aku karena bagiku hidup ataupun mati sama saja"ucap Sarah sambil maju kehadapan si gembul
"Jangan kamu maju atau akan aku tembak"teriak si gembul
"Lakukanlah"sahut Sarah
Pak Darwin yang melihat si gembul mundur beberapa langkah karena Sarah memaksanya untuk mundur,maka pak Darwin langsung menggunkan kesempatan itu dengan medorong kursi dan meletakkan di belakang sigembul sehingga si gembul tersandung dan pistol yang berada ditangannya terjatuh
"Bang Al tolong hubungi polisi dan serahkan rekaman cctv di rumah ini sebagai bukti kejahatan mereka.Aku juga akan bersaksi untuk mereka di kantor polisi nanti karena sebelumnya mereka juga telah mengancam aku dan memeras Bu Dewi saat ini"ucap Sarah dengan mengantongi pistol si gembul
__ADS_1
****
"Bagaimana kamu mengenal mereka Sarah"tanya Pak Darwin menyelidik
Sarah pun langsung menceritakan semuanya kepada Ali dan Pak Darwin tentang pengancaman Bu Dewi terhadap dirinya melalui kedua preman tadi beberapa minggu yang lalu
"Mama bahkan menghalalkan segala cara demi memisahkan kami Pa,besok pagi kami akan pindah dari rumah ini supaya mama tidak merencanakan hal buruk lagi kepada Sarah"ucap Ali
"Papa juga setuju Al,tetapi kita tunggu dulu kedatanga mama dan kita minta penjelasan tentang semua ini"ucap pak Darwin berusaha menenangkan putra bungsunya itu
Pagi harinya setelah bangun Pak Darwin,Ali dan Sarah langsung berangkat menuju hotel dimana pesta pernikahan antara Ali dan Sarah dilakukan
Hari ini semua keluarga yang hadir di acara pesta pernikahan Ali dan Sarah akan kembali pulang kerumah masing-masing.
"Baiklah bang"sahut kedua adeknya Bu Dewi
Setelah semua keluarga berangkat,pak Darwin langsung menghubungi Angga dan Tia untuk memastikan keberadaan mereka saat itu
"Kami sudah tiba di rumah pa,semuanya baik dan mama juga sehat"ucap Angga
__ADS_1
"Baiklah...tunggulah kami dirumah dan pastikan mamamu tidak akan pergi kemana sebelum kami tiba di rumah"ucap pak Darwin
****
"Berhubung kita semua sudah ada di ruangan ini,maka saat ini akan aku sampaikan tentang masalah yang sedang terjadi antara aku,anak-anak dan Ibunya.Terimakasih sebelumnya karena sudah mau datang kerumah ini dan mohon maaf jika kalian akan mendengar berita yang tidak baik ini.Sesuai ucapan yang telah kamu sampaikan kemarin,jika kamu pergi melangkahkn kaki dari rumah ini,itu artinya kamu akan pergi dari rumah ini dan tidak akan dianggap sebagai anggota keluarga disini lagi.Sebelumnya aku sudah sampaikan dan sudah memintamu untuk tetap tinggal dirumah dan tidak perlu ikut ke acara pernikahan antara Ali dan Sarah jika menurutmu itu tidaklah penting.Sekarang aku harap tepati janjimu itu dan jika nanti pihak yang berwajip memanggilmu,maka aku sebagai kepala keluarga dirumah ini tidak akan membantu dalam hal apapun.Selama ini aku membebaskanmu dalam hal apapun,tetapi tidak membenarkan mu melakukan kejahatan dengan membayar orang suruhanmu itu untuk mengancam Sarah dan hampir membunuhku tadi malam.Sekarang angkat kaki dari rumah ini dan aku bebaskan kamu dalam urusan apapun dari rumah ini.Jika memang aku membuat kalian berdua kaget dan tersinggung,aku meminta maaf untuk itu dek,tetapi untuk saat ini tolong bawalah kakak kalian ini dari rumah ini"pinta pak Darwin
"Apa yang sudah diperbuat Sarah kepadamu sehingga mengusirku dari rumahku sendiri demi seorang wanita yang berhati busuk ini.Apakah ini yang dinamakan suami yang betanggung jawab yang di elu-elukan oleh banyak orang karena sangat dermawan dan baik hati"teriak Bu Dewi
"Lalu apa tanggung jawabmu sebagai Ibu, setahu saya seorang Ibu akan berjuang demi anak-anaknya hingga akhir hidupnya dan bukan berusaha menggagalkan setiap rencana anaknya yang akan membina rumah tangga.Jangan pertanyakan keberadaanku saat ini karena menurutku keberadaanmu saat inilah yang harus di pertanyakan.Baiklah tidak perlu membuang waktu lagi,beresi barangmu dan pergilah dari rumah ini dan jangan membawa apapun yang menjadi milikmu sewaktu kamu jadi seorang Ibu yang benar"ucap Pak Darwin sambil berlalu dari ruangan itu
"Apa kamu yang sudah mengadu domba semuanya,jika kamu berharap akan hidup bahagia dengan Ali,maka aku ingatkan kepadamu jangan bermimpi untuk hal itu.Selama ini apa yang aku inginkan maka itupun akan terjadi juga.Pastikan dirimu siap untuk setiap hal yang akan terjadi nanti karena semuanya belum berakhir,ini barulah awal dari semuanya"ucap Bu Dewi dengan sinis
"Sarah tidak pernah mengatakan hal apapun tentang apa yang telah Mama lakukan kepadanya.Semalam orang bayaran Mama itu datang kerumah ini untuk mencari mama dan meminta pelunasan uang yang sudah mama janjikan sebagai upah jika mereka berhasil menggagalkan pernikahan kami.Karena Mama tidak ada dirumah,maka mereka ingin menyakiti dan melukai papa,beruntung kami cepat tiba dirumah dan berhasil mengatasinya.Ma...apapun masalah mama dengan Sarah atau pun dengan hubungan kami ini,tolong lupakan itu Ma dan kita jalanilah hidup yang baru Ma"pinta Ali
"Jangan pernah bermimpi Ali,selama ini kamu sangat mengenal Mama dan jangan lupakan hal itu"ucap Bu Dewi dengan sinis
"Lalu apa Ali harus seperti apa Ma"tanya Ali
"Ceraikan Sarah dan ikutlah bersama Mama"ucap Bu Dewi
__ADS_1
"Kamu yang harus bangun dari mimpimu itu,jika kamu pikir kamu bisa melakukan hal itu,maka jangan lupa aku juga bisa melakukan hal apapun kepadamu.Jika ada orang yang mengenalku luar dan dalam itu adalah kamu dan kamu pasti tahu tentang aku semua.Baiklah segeralah pergi karena barang-barangmu telah selesai di rapikan"ucap Pak Darwin dengan tenang
"Baiklah...tetapi perlu kamu ketahui Darwin Kurniawan,aku tidak akan pernah menerima perlakuanmu saat ini padaku"ucap Bu Dewi dengan menarik kopernya dan berlalu dari rumah itu