Dia Lelaki Pilihanku

Dia Lelaki Pilihanku
Kerja Tulus,bukan Modus


__ADS_3

Hari ini adalah hari pertama Sarah di


trainingkan jadi kasir di swalayan itu


Sarah yang memang sudah mempunyai skil di bidang itu dengan mudah menangkap semua yang di ajarkan oleh pimpinan disana


Setelah diajari kurang lebih satu jam,Sarah langsung di bolehkan untuk praktek dan di temani oleh Yuli


"Ini cewe cekatan juga,jadi benaran yah apa yang di katakan Bu Wiwik itu bahwa dia sudah berpengalaman di bidang ini"gumam Yuli dengan wajah sebelnya


Sore itu,Sarah melakukan serah terima dengan Hari selaku kasir shift dua sore itu


"Ok semua nya pas yah Kak Sar,terimakasih juga sudah merapikan area ini.Sebenarnya ini adalah tugas anak sore,tetapi karena kakak sudah membantu,kerjaan kami akan sangat lebih ringan lagi.Oh yah kak,belum pernah loh kasir training langsung mahir bahkan tidak ada selisih sedikit pun,bahkan kasir senior disini selalu punya drama dulu baru bisa pulang"sindir Hari dengan melihat kearah Yuli


"Namanya kerja team yah kita harus sama-sma bekerja, disini posisi kita sama semua,mau senior,mau junior kek yang pasti kita kan sama-sama di gaji,jadi tidak perlu sombong dengan jabatan kasir.Untuk masalah serah terima ini,saya sudah biasa Har,sebelumnya saya bekerja sebagai pimpinan di sebuah pergudangan di kota P,dan swalayan ini merupakan custumer dari pergudangan itu"ujar Sarah sedikit mengeraskan suaranya agar Yuli mendengarkannya."Kedepan kita harus semakin solid Har,supaya tempat ini semakin maju lagi"ucap Sarah


"Aku suka gayamu kak"ucap Hari mengacungkan jempolnya


"Aku juga salut sama kamu Har,tetaplah seperi ini,walau yang lain seprti...."


Yuli yang mendengar percakapan diantara keduanya langsung menyahut"Seperti apa"tanya Yuli dengan suara kerasnya


"Slow saja Yul,jangan tersindir"sahut Hari


Setelah jam kerjanya selesai,Sarah memilih untuk langsung pulang ke kontrakannya


Sesampai di kontrakan,Sarah mulai merapikan rumahnya dan memasak untuk bekalnya besok pagi


Sedang memasak,Sarah juga sambil menyuci baju kotor yang sudah lumayan menumpuk karena beberapa hari ini dia sibukk menata rumah kontrakannya


Ponselnya berdering,ternyata yang menghubunginya adalah Nizam

__ADS_1


"Ada apa dia menghubungi aku dengan vidio call"gumam Sarah


Setelah berulang kali pnggilan dengan nomor yang sama masuk ke ponselnya Sarah,akhirnya dia memutuskan untuk mengangkat panggilan itu


"Hallo Zam"


"Hai Sar,apa kabarmu,apa kamu sudah pulang kerja"tanya Nizam


"Sudah Zam,ini sedang masak dan sambil nyuci juga,kalau tidak ada hal penting,maaf aku tutup dulu yah"ucap Sarah


"Baiklah Sar,kamu hati-hati disana yah"ucap Nizam


"Terimakasih buat perhatianmu Zam"


"Sama-sama Sar"


Setelah selesai makan dan mandi,Sarah pun memilih beristirahat langsung malam itu


Yuli yang sudah selesai merapikan area kasir langsung keluar dari swalayan dan kembali melipir ke toko baju yang ada disamping swalayan itu


Wiwik yang sengaja datang lebih pagi dari semua karyawan,sengaja masuk ke kantor tanpa di ketahui oleh karyawan lain kecuali security yang berjaga."Jadi betul apa keluhan karyawan lain,selama ini jika di depan saya kamu seperti malaikat,pembawaanmu santun dan seolah-olah baik,tapi ini ketiga kali aku melihatmu seperti ini.Tunggu saja,hari ini akan saya turunkan kamu ke stand biasa,jangan andalkan kakakmu yang ada di cabang lain"gumam Wiwik


Setelah semua karyawan hadir,barulah Yuli masuk ke dalam toko dan betapa terkejutnya dia saat mengetahui bahwa Wiwik sudah tiba disana


"Maaf yah kak,tadi Yuli ada urusan sebentar ke toko samping"ucap Yuli merasa tidak enak hati


"Kamu ikut keruangan saya sekarang"ucap Wiwik


Setelah tiba diruangan Wiwik,Yuli pun langsung duduk di kursi yang disediakan untuk tamu yang masuk keruangan itu


"Kamu tahu kenapa saya memanggilmu ketempat ini"tanya Wiwik

__ADS_1


"Tidak tahu Kak,apa terjadi kesahan yang sengaja saya lakukan kak"tanya Yuli


Wiwik pun menyampaikan apa keluhan karyawan selama ini terhadapnya


"Sebelumnya Perusahaan sudah memberikan kamu Surat Peringatan pertama,disusul Surat Peringatan kedua.Bukannya mengevaluasi diri,kamu malah bertingkah seolah kamu adalah pemilik perusahaan ini.Saya sudah tahu seperti apa kamu bertindak selama ini terhadap yang lain,saya juga menemukan banyak kejanggalan di kasir dalam beberapa bulan terakhir ini.Mulai hari ini Perusahaan mendemosi kamu menjadi karyawan yang jaga stand,suratnya kamu tanda tangani sekarang"sambil menyodorkan surat demosi yang sudah di print Wiwik sebelumnya


Yuli hanya diam dan tidak menjawab.Setelah berpikir kurang lebih sepuluh menit,Yuli pun menerima surat itu dan langsung menandatanganinya


"Baiklah,kedepan saya harap kamu lebih bijak lagi dalam bertindak Yul,nanti bisa kamu lihat jadwal masuk kerjamu kedepan"sambung Wiwik


"Baik kak,saya pamit dulu" ucap Yuli dan berlalu dari ruangan itu


Hari itu dilalui Yuli dengan hati yang sangat emosi,lihat saja nanti,akan kamu terima akibatnya Sarah"batin Yuli


....


Keesokan harinya,Sarah dan yang lainnya sudah tiba di toko dan sudah melakukan aktivitas seperti biasa


Yuli hanya duduk dan tidak menyentuh apapun


"Tak perlu kamu cari muka disini Sarah,gara-gara kamu,saya jadi diturunkan ke stand biasa"ucap Yuli tanpa pikir panjang


"Apa kamu bilang,kamu yang selama ini yang selalu cari muka di hadapan Kak Wiwik,pembawaanmu di depan pimpinan adalah roh Baik,tetapi di dalam hatimu adalah roh jahat.Mungkin selama ini tidak ada yang berani melawanmu,tetapi perlu kamu ketahui,saya bukan mereka yang bisa sesuka hatimu memperlakukan saya.Dimata saya,kita semua sama rata,sama-sama karyawan yang masih di beri gaji dengan cara kita harus bekerja dengan tulus bukan dengan modus.Kedepan jika terdengar lagi ke telingaku ini kata-kata kasar dan tindakan sok bos mu ini,aku sendiri yang akan menarikmu keluar dari toko ini.Perlu kamu ketahui orang kerja nyari kenyamanan,bukan nyari ancaman ingat itu"ucap Sarah dengan emosi


"Kamu tidak tahu saya,kamu orang pendatang disini"


"Aku tidak perlu tahu siapa kamu,dan masalah orang pendatang,semua orang juga pendatang.Satu lagi jangan kamu rencanakan hal buruk apapun tentangku,karena aku sudah kebal akan itu.Ambil lah sapumu dan kerjakanlah bagianmu jika ingin bulan besok gajimu masih masuk di rekeningmu"ucap Sarah sambil berlalu dari sana


Wiwik yang sudah hadir dan sengaja masuk ke ruangan gudang bawah medengar semua pembicaraan diantara Sarah dan Yuli


"Dia cocoknya jadi pimpinan di pusat yang akan membasmi orang-orang yang kerjanya hanya datang,duduk,gosip dan pulang"batin Wiwik

__ADS_1


__ADS_2