
Setelah kepulangan Nizam dan Windi,Sarah langsung masuk ke kamarnya dan memilih merebahkn tubuhnya
Mendengar ponselnya yang berdering dari tadi,Sarah sudah bisa menebak pasti Nizam yang menghubunginya dengan nomor lain.Benar saja,setelah sepersekian kalianya panggilan itu tak juga diangkat,ada pesan masuk dari Nizam yang bernada ancaman
"Jika kamu tidak mai baikan dan mengangkat panggilan dari aku,jangan salahkan aku akan bertindak kasar kepadamu,camkan itu baik-baik,aku sudah berusaha baik terhadap kamu malah kamunya semakin melonjak"
Sarah yang sedikit terganggu dengan ancaman itu,langsung mematikan ponselnya malam itu
...
Pagi harinya,setelah Sarah tiba di tempat kerjanya,dia dikagetkan dengan keberadaan Nizam yang sudah menunggunya disana."Untung saja hari ini Pak Eko pimpinam cabang datang kesini,setidaknya si kepala batu ini akan pergi dari sini"gumam Sarah mengacuhkan keberadan Nizam saat itu
Sarah yang sudah melihat gelagat Nizam mau berdiri dan pasti akan menghampir dirinya langsung menuju post security di tempat itu
"Selamat pagi Bu"sapa si security
"Selamat pagi pak,bagai mana malam ini pak,apakah semua aman dan terkendali"tanya Sarah
"Siap Bu,semuanya aman dan terkendali bu.Tetapi maaf sebelumnya Bu,mohon bimbingannya,tadi pagi ada satu orang laki-laki yang katanya karyawan disini juga dan mengaku sebagai calon suaminya ibu memaksa ingin masuk kedalam,tetapi saya tidak mengijinkannya masuk bu,baru setelah tadi pagi orang yang di kantin atas datang,baru dia pun ikut masuk kedalam bu"lapor security yang berdinas malam itu
"Terimakasih atas laporannya pak,terimakasih juga sudah tidak mengijinkannya untuk masuk kedalam,kedepan siapapun yang mengaku-ngaku kenal atau saudara saya,tolong jangan pernah membukakkan pintu untuk mereka pak.Ini adalah lingkungan kerja,bukan rumah pribadi,jadi tidak setiap orang bisa masuk dengn sembarangan.Kedepan seandainya orang yang sama dengan yang tadi pagi masih mengganggu,tolong hubungi saja kontak yang diberikan oleh Pak Korlap kemarin yah pak"ucap Sarah panjang lebar
"Baik bu"sahut si security
Sementara Nizam yang sengaja menguping di belakang ruangan itu memaki dirinya yang tidak memikirkan akan sampai seperti ini efek dari tingkah sombongnya tadinya pagi
__ADS_1
"Dasar sekurity payah,aku juga begitu teledor sampai mengaku-ngku calon suminya Sarah,dia pasti akan semakin marah dan pasti akan semakin muak dengan aku"gumam Nizam sambil berlalu dari sana menuju kantin karyawan yang ada diatas
Setelah menyelesaikan laporan untuk hari itu,Sarah pun berniat untuk pulang
Ponselnya berdering dan yang menghubunginya adalah kak Lilis
"Hallo kak"
"Hallo Sar,maaf mengganggu waktumu sebentar"ucap Lilis merasa tidak enak hati
"Silahkan kak"
"Apa Nizam ada disana"tanya Lilis dengan sangat hati-hati
Lilis pun langsung menceritakan tentang kejadian yang terjadi di rumahnya tadi
"Bahkan Nizam sudah di pecat dari tempat kerjanya Sar"ucap Lilis dengan sedih
"Astaga kak,kok bisa sampai di pecat kak,apa Nizam melakukan kesalahan kak"tanya Sarah merasa penasaran
"Kata Pak Eko tadi,Nizam tidak pergi mengantarkan barang ke konsumen dan malah pergi cek in ke hotel dengan wanita badut itu Sar.Aku juga sangat sedih melihat kondisi pak Eko tadi karena ulah Nizam,pak Eko malah di kasih Surat Peringatan.Parahnya lagi ini bukan kali pertama Nizam melakukan hal ini,ini bahkan sudah kesekian kalinya dia tidak mengantarkan pesanan konsumen dengan tepat waktu.Setelah diselidiki,Nizam dan si badut itu sudah sering cek in di hotel yang berbeda-beda.Kedepan kalau dia masih mendekati kamu,tolong jangan di tanggapi Sar.Kamu sudah menarik dia dari lumpur,tetapi setelah mengenal si badut itu,dia dengan mudah kembali ke kubangan yang penuh dengan kotoran."ucap Lilis dengan Emosi
"Bukannya ngadu yah kak,tadi pagi Nizam juga datang ketempat kerja Sarah dan meminta masuk kedalam,dia juga mengaku-ngaku sebagai calon suami Sarah.Semalam juga dia datang dengan Windi dan berteriak-teriak di kost Sarah karena Sarah tidak mau meladeninya kak.Sarah juga merasa tidak nyaman atas ancaman dia kepada Sarah,jika aku tidak mau balikan dan tidak mau mengangkat panggilan dari Nizam,maka dia
akan bertindak nekat pada Sarah kak"ucap Sarah
__ADS_1
"Sarah minta maaf tidak bisa membantu lagi kak,jujur hati siapa yang tidak sakit saat mengetahui orang yang kita sayangi berhianat dibelakang kita.Kedepan jika Nizam juga masih mengganggu Sarah,dengan terpaksa Nizam akan Sarah laporin kepihak yang berwajip kak"ucap Sarah
"Aku mendukung semua tindakanmu Sar,biarkan dia memilih jalan hidupnya sendiri,semalam suami kakak ribut dengannya dirumah ini dan dia sampai memukul suami kakak.Kakak sudah mengusir dia dari sini Sar"
"Terimakasih atas pengertiannya kak,tapi sebaiknya keluarga jangan menjauhi Nizam kak,bukannya dia akan berubah,yang ada dia akan semakin terpuruk.Dulu saat kami masih baru jadian,kami sering menemui Pak Kiai di tempat X, mungkin sebaiknya Nizam juga bisa di bawa kesana lagi kak,supaya dia tahu bahwa jalan yang ditempuhnya saat ini sudah salah"ucap Sarah
"Terimakasih yah Sar,walau dia sudah menyakitimu,tetapi kamu masih bisa memikirkan kebaikan untuknya Sar"ujar Lilis
"Sarah hanya ingin yang terbaik yang terjadi untuk dia kak,jujur selama menjalin hubungan dengannya,dia tidak pernah melakukan hal yang buruk terhadap Sarah.Tetapi entah kenapa belakangan ini sifatnya bisa berubah seperti yang sekarang ini"ucap Sarah
Lilis yang mendengar perkataan Sarah tadi langsung malu kepada dirinya sendiri.Bagaimana dia bisa melupakan kebaikan adek sekaligus Bapak buatnya hanya karena kesalahan yang sekarang
"Terimakasih yah Sar,kakak tutup dulu"pamit Lilis
"Aku bahkan tidak pantas disebut kakak,ketika kamu sedang dalam masalah,aku bahkan mengusir kamu dari rumah"gumam Lilis sambil beranjak dari tempat nya tadi untuk mengambil kunci motornya dan berniat mencari Nizam
Sarah yang sudah tiba di tempat kostnya terkejut karena melihat ada Nizam,Ali dan beberapa security yang sedang duduk di ruang tunggu tempat itu
"Ada apa yang terjadi bang"tanya Sarah sedikit cemas saat melihat salah satu wajah security dan wajah Nizam yang berdarah dan luka memar
Satu orang dari security itu pun menjelaskan duduk perkara yang sedang terjadi saat itu
Sarah yang khawatir akan keselamatan Nizam berusaha pamit mau masuk kedalam sebentar untuk ketoilet
"Hallo kak,sebaiknya kakak dan Windi datang kesini,Nizam sedang terlibat masalah serius kak"ucap Sarah setelah Lilis mengangkat ponselnya
__ADS_1