Dia Lelaki Pilihanku

Dia Lelaki Pilihanku
Saat Ini Aku Hanya Butuh Dimengerti


__ADS_3

Hari ini adalah hari dimana seharusnya Sarah dan Hendri akan menikah.Sarah sengaja pergi ke makamnya Hendri untuk berjiarah sekaligus untuk berpamitan karena Sarah mau pergi ke kota P untuk sementara waktu untuk menenangkan pikirannya disana


"Bang....apa kabarmu saat ini,hari ini adalah hari dimana seharusnya kita melaksanankan pernikahan kita.Bang Hen...walau kita tidak jadi menikah hari ini,tetapi aku tetap bangun tadi pagi dan mengenakan baju pernikahan kita.Oh yah bang bagaimana penampilanku saat ini"tanya Sarah dengan begitu terguncang


"Bang....besok aku akan pergi kekota P,mungkin aku akan lama disana,doakan aku supaya bisa menjalani hari-hariku walau tanpa kamu disisiku.Besok pagi-pagi sekali aku akan berangkat ke kota,mungkin besok aku tidak datang kesini,jadi ku mohon tolong iklaskan kepergianku ke kota P untuk mencoba bangkit dari keterpurukan ini"gumam Sarah sambil membersihkan nisan yang ada di makamnya Hendri


Setelah menghabiskan waktu kurang lebih dua jam di makamnya Hendri,Sarah pun beranjak pulang ke rumahnya


Keesokan harinya


"Kamu hati-hati di kota nak,jagalah dirimu dengan baik-baik,Bibi hanya bisa memberikan titipan yang diberikan oleh Hendri kepadamu"ucap Bibinya Hendri sambil memberikatan satu buah kotak yang di bungkus rapi


"Sebaiknya kamu buka setelah tiba di kota saja.Bibi mau keberangkatanmu ke kota jangan diiringi oleh kesedihan lagi.Semoga di kota kamu menemukan yang terbaik untuk kehidupan mu selanjutnya nak.Satu yang perlu kamu ketahui,kamu sudah kami anggap sebagai anak kandung kami sendiri.Setelah sampai di kota,segera beri kami kabar supaya hati kami tenang nak"sambung si Bibi


"Terimakasih banyak Bibi untuk semua kebaikan keluarga selama ini kepada Sarah,semoga kedepan kehidupan kita di mudahkan dan semua duka yang telah kita alami segera berlalu"ucap Sarah sambil memeluk Bibinya Hendri


.....


Sore itu,setelah tiba di rumahnya Meli ,Sarah di sambut oleh Nizam, calon istrinya,Lilis dan teman-teman kerjanya Sarah sewaktu kerja di pergudangan dulu

__ADS_1


"Semoga kamu kuat dan tabah akan semua yang sudah terjadi di dalam kehidupanmu Sar,aku yakin di balik semua duka yang terjadi pasti akan ada suka cita yang sudah menantimu Sar"ucap Nizam memberi dukungan kepada Sarah


"Terimakasih Zam,oh yah kapan pernikahan kalian akan dilaksanakan,aku sudah tidak sabar untuk menunggu dan ingin segera memiliki keponakan dari kalian"ucap Sarah kepada Nizam


"Secepatnya Sar,doakan yah supaya semuanya lancar hingga hari H nanti"ucap Nizam


Setelah semua keluarga dan teman-teman Sarah pulang dari rumahnya Meli,Sarah langsung masuk kedalam kamarnya dan membuka kotak yang diberikan Hendri untuknya


"Apa isinya,sepertinya sangat spesial,bungkusnya pun di buat sangat rapi"gumam Sarah


"Ada surat yang di tulis bang Hendri untukku"ucap Sarah sambil mengambil tissu untuk menghapus air matanya.


"Sar....apa kabarmu saat ini,aku harap keadaanmu sangat baik saat ini.Saat menggoreskan tinta di kertas ini,aku hanya mengikuti kata hatiku.Akhir-akhir ini aku merasa hidupku sudah tidak lama lagi di dunia ini.Sebenarnya aku mau menceritakan perasaan ini kepadamu,tetapi entah kenapa hati kecilku menolak untuk itu,jadi untuk hal itu tolong maafkan aku Sar.Nanti saat hari pernikahan itu tiba,aku harap kamu tidak menangis lagi.Kedepan mulailah melangkah dan menerima orang yang benar-benar tulus mencintaimu yaitu Ali.Tapi tunggu dulu,jangan pikir aku tidak mencintaimu selama ini,aku bahkan sangat mencintaimu melebihi diriku.Kamu juga harus yakin namamu lah satu-satunya yang terukir di hati ini,namamulah satu-satunya nama yang menghiasi setiap hari-hariku selama belasan tahun ini.Jika ada orang yang mengatakan aku adalah lelaki b***h karena menunggu seseorang yang tidak pasti,maka aku akan menantangnya semua pendapat seseorang itu.Bagiku menunggu dan mengagumimu adalah suatu anugrah karena aku yakin suatu saat penantianku pasti akan terjawab.Sar...jika kamu sedih,maka aku juga akan bersedih melihatmu.Jadi aku mohon lupakan semua duka ini dan tersenyumlah untuk menatap masa depanmu.Aku berdoa semoga hubunganmu dengan Ali akan kembali membaik dan restu yang selama ini kalian perjuangkan akan di jawab segera oleh yang Kuasa.Baiklah....aku akhiri dulu surat ini dan terimalah perhiasan yang selama ini aku cicil untuk membelinya.Jangan menolak dan tolong jangan beritahu siapapun tentang ini kecuali suamimu yang akan menggantikan posisiku nanti .Sekarang aku sudah tenang,jika kamu memakainya maka aku juga akan selalu bersamamu dan akan selalu mendoakanmu dari tempat ku saat ini"


Dua minggu berlalu,


Pagi itu,Sarah telah bersiap-siap untuk pergi bekerja ke salah satu swalayan di kota itu


"Bang Hendri...hari ini adalah hari pertama bagiku untuk memulai pekerjaanku di kota ini,semoga keberuntungan menghampiriku di kota ini"gumam Sarah sambil menyentuh liontin dari kalung yang diberikan oleh Hendri untuknya

__ADS_1


"Semangat untukmu Sarah,mulailah hidupmu yang baru dan lupakan semua duka yang telah merenggut kebahagiaanmu"gumam Sarah sambil melangkahkan kakinya menuju tempat kerjanya


.....


Enam bulan berlalu,Sarah bekerja dengan baik dan memilih untuk tinggal di kost yang dekat dengan pekerjaannya


Sore itu,setelah pulang kerja,Sarah menerima panggilan dari nomor baru di ponselnya


"Hallo...."


"Sar....bagaimana kabarmu"tanya Ali


"Bang Ali,kabar ku baik-baik saja,bagaimana kabar keluarga di sana bang"tanya Sarah


"Kabar baik Sar,oh yah Sar Nizam bilang kamu sekarang berada di kota P dan telah bekerja disana"ucap Ali


"Ia bang,aku memutuskan untuk pergi dari desa dan berusaha melupakan semua kenangan buruk disana.Abang menghubungi sore ini,kira-kira apa ada sesuatu hal yang mau abang bicarakan,jika mendengar suaramu saat ini,maka aku tebak saat ini abang sedang tidak baik-baik saja,tetapi semoga itu hanya kekhawatiranku saja bang"ucap Sarah


"Sar...setelah pulang kerja,aku akan menghubungimu kembali"ucap Ali

__ADS_1


"Baiklah bang"sahut Sarah


"Sar...entah bagaimana kamu bisa mengetahui apa yang sedang aku rasakan saat ini.Jika saat ini kita bisa bertemu walau dalam waktu sebentar,maka aku akan menceritakan semua beban yang aku pikul ini.Saat ini aku hanya butuh di mengerti Sar..."gumam Ali sambil menangus di dalam ruangannya


__ADS_2