Dia Lelaki Pilihanku

Dia Lelaki Pilihanku
Ingat Karma itu Berlaku


__ADS_3

Lilis yang sedang panik langsung menuju kost Sarah yang sebelumnya lokasinya telah di share Sarah melalui maps


Setelah mengganti pakaiannya,Sarah kembali bergabung dengan yang lain yang sedang menunggu di tempat itu


Sarah sengaja mengambil ponselnya Nizam dan mencari kontaknya Windi.Sarah langsung merekam suara ribut-ribut yang ada di tempat itu dan langsung mengirimkannya ke Windi


"Oh yah Pak Ali dan abang-abang,saya pamit sebentar ijin ke Ibu kost,barang kali nanti akan terjadi lagi adu jotos atau apapun itu,sebagai penghuni kost yang baik,saya harus melapor kepada pemilik tempat ini,seandainya terjadi sesuatu hal buruk,setidaknya pemilik kost sudah mengetahuinya"ucap Sarah sedikit mengejek


Setelah berlalu dari sana,Sarah langsung menghubungi Windi


"Cepatlah datang kesini,sebelum suamimu menjadi suami untuk orang lain"ucap Sarah kepada Windi


"Baiklah Sar,dalam sepuluh menit lagi,aku akan tiba disana"ucap Windi


"Lebih cepat lebih baik,dan satu lagi saat kamu tiba disini,tolong kamu bilang bahwa kamu pulang kerumahmu hanya untuk mengganti baju saja dan akan kembali lagi kehotel dimana kalian menginap,ini semua demi kebaikan Nizam semata"ujar Sarah


"Terimakasih atas bantuanmu Sar"sahut Windi merasa bersalah kepada Sarah karena selama ini dirinya sudah berusaha memisahkan Nizam dari Sarah


"Apa yang terjadi" tanya Lilis sambil menangis saat melihat wajah Nizam sudah dipenuhi luka


"Kita tunggu saja sekalian kak,kata Bapak ini sambil mengarahkan jari jempolnya ke si Bapak yang wajahnya juga terluka itu Istrinya sedang menuju ketempat ini,jadi biar di jelaskan nanti duduk perkaranya seperti apa"ujar Sarah


"Bagai mana bisa keluarga si laki-laki berengsek ini yang duluan datang kemari"tanya Bayu yang kebetulan nama itu tertera didinas security yang di gunakannya saat itu


"Saya yang menghubunginya pak,tapi maaf pak,sebelum kita tahu permasalahan yang sebenarnya,sebaiknya tolong jaga cara bicara bapak,karena bisa jadi dari pihak bapaklah yng menjadi biang kerok permasalahan ini.Masalah kehadiran keluarganya Nizam disini, bagaimana pun keadaannya,keluarganya perlu mengetahui semuanya pak,karena saya saya tidak mau dilibatkan dan tertuduh dengan hal yang tidak saya ketahui di kemudian hari"ucap Sarah sedikit mengulur waktu untuk menunggu kedatangan Windi ketempat itu

__ADS_1


"Kamu tenang saja kak,kamu tidak akan terlibat kok"sanggah si Bayu


"Kalau begitu pergilah dari tempat ini,dan selesaikan lah masalah kalian diluaran sana.Kenapa harus di ruang tunggu kost putri yang kebetulan aku adalah salah satu penghuni kost ini"jawab Sarah tak kalah sengit


"Sudah cukup,sebaiknya kita menunggu istri kamu saja Bayu,setelah kita mendengarkan penjelasannya nanti,baru kita bisa ambil kesimpulannya" saran teman Bayu yang kebetulan ikut kesana


"Aku sudah menghubungi pihak hotelnya,dan mereka bersedia memberikan keterangan nanti di kantor polisi"ujar Sarah sedikit mengancam."Sepertinya istrinya Nizam sudah datang"ucapan Sarah berhasil mengalihkan perhatian semua orang dari yang sebelumnya fokus terhadap dirinya,kini malah secara spontan tertuju kepada Windi


"Ngomong-ngomong istri Bapak sudah dimana,istrinya Pak Nizam ini sudah datang,dan bukti cctv juga sudah ditangan"sambil memutar sedikit cuplikan hasil rekaman cctv yang menyorot pas di depan kamar keduanya yang kebetulan bersebelahan


Bayu yang mulai tersudut pun langsung menghubungi istrinya


"Kamu dimana sekarang,kok dari tadi tidak sampai disini"tanya Bayu begitu emosi.Mendengar kemarahan suaminya itu,istrinya Bayu langsung keluar dari mobil yang sebenarnya sudah lama parkir diluar untuk memantau situasi


"Baiklah"Istrinya bayu pun menceritakan seperti yang diceritakannya pada bayu tadi sore


Dengan geram Sarah pun langsung bertanya ke istrinya Bayu


"Mohon maaf sebelumnya Bu,cerita yang ibu buat ini sesuai fakta atau hanya menurut Ibu saja"tanya Sarah setenang mungkin


"Jadi menurutmu aku bohong"tanya si Ibu


"Dan menurut Ibu,Ibu sudah benar?tanya balik Sarah."Bagaimana dengan hasil rekaman ini,kebetulan orang yang bersama denga Ibu yang ada dikamar itu sudah di kantor polisi dan sudah mengakui perbuatannya"ucap Sarah ke pada Istrinya Bayu


Mendengar penuturan Sarah,istrinya Bayu langsung menangis dan bersujud di kaki suaminya itu"Maafkan aku bang"Istrinya Bayu pun menceritakan semuanya tanpa ada satu hal pun yang ditutupinya lagi

__ADS_1


"Baiklah,karena semuanya sudah jelas,sebaiknya Bapak dan Ibu pulang dan silahkan selesaikan dirumah masing-masing"ujar Sarah


Setelah kepulangan Bayu dan semua temannya serta istrinya,kini tinggallah Lilis,Ali,Windi,Nizam dan Sarah


"Sar...aku minta maaf,kamu bahkan telah menyelesaikan masalahku dengan mudah,sementara kami dari tadi sudah bersusah payah untuk mencari solusi untuk masalah ini,tetapi semuanya tidak membuahkan hasil.Aku hanya..."


"Sebaiknya kamu pulang saja,kak Windi silahkan bawa pulang suamimu ini karena saya juga mau beristirahat"ujar Sarah memotong pembicaraan Nizam."Oh yah kak maaf sudah membuat kakak cemas tadi,Sarah tadi hanya kaget melihat ada orang yang datang kesini dengan wajah yang sudah babak belur.Sarah juga tidak tahu entah bagaimana mereka bisa berada di tempat ini"ucap Sarah merasa tidak enak hati kepada Kak Lilis


Lilis tidak bisa berkata apapun saat ini.Lilis hanya memeluk erat dan menangis dipelukan Sarah


"Kakak sebaiknya pulang saja,ada anak-anak dan suami kakak yang sedang menunggu di rumah"


"Terimakasih Sar,kamu bahkan telah menyelamatkannya untuk yang kesekian kalianya,semoga secepatnya dia bertobat dan menyadari kesalahannya Sar"sahut Lilis dan berlalu dari tempat itu


"Sar...kumohon dengarkan aku sebentar saja"pinta Nizam dan langsung bersujud di kaki Sarah."Kedepan apapun yang kamu minta akan aku turuti,asal kamu mau menerima maafku ini Sar.Aku menyesal Sar,aku menyesal Sar,aku bahkan sangat menyesal Sar"ucap Nizam dengan wajah yang tidak bisa digambarkan


"Duduklah Zam,aku sudah memaafkanmu,kedepan perbaikilah dirimu dan satu lagi jangan pernah menyakiti hati seorang perempuan Zam,ingat karma itu berlaku Zam,jika saat ini karmanya belum tiba,bisa saja dia sedang beristirahat dan mencari jalan pintas untuk segera tiba pada tuannya.Semoga kamu paham dan tolong mulai saat ini jangan ganggu kehidupan ku lagi,aku melakukan semua ini karena aku tidak mau kamu mati konyol dan belum melakukan kata tobat yang dulu sempat kamu ikrarkan dan belum sempat kamu laksanakan dengan sungguh-sungguh"ucap Sarah panjang lebar


....


Setelah kepulangan semuanya,Sarah pun merebahkan tubuhnya di kasur empuknya itu


"Besok jika tidak ada masalah lagi,aku mau ajak kamu jalan sebentar Sar"isi pesan Ali kepada Sarah


"Baiklah bang,besok akan kuusahakan yah"balas Sarah

__ADS_1


__ADS_2