
"Aku sudah tidak tahan lagi dengan semua tingkah mama ini,baiklah akan aku pastikan orang suruhan mama ini tidak betah lagi berada di kantorku"gumam Ali sambil bergegas menuju salah satu tempat untuk menemui pak Darwin yang sudah menunggu kedatangan Ali disana
"Banyak hal buruk yang telah direncanakan Mama untuk menghancurkan keluarga Ali dan Sarah Pa"ucap Ali saat telah bertemu dengan pak Darwin dan memberikan semua bukti cctv kepada pak Darwin sore itu
"Tenang saja nak,kita hanya perlu waspada kepada mama mu itu,Papa juga akan berusaha untuk memberikan pengertian buat mama untuk tidak mencampuri urusan kalian lagi"ucap pak Darwin
"Baiklah pa"sahut Ali dengan wajah lelahnya
****
"Apa yang terjadi,sepertinya aku telah minum minuman yang telah di campurkan sesuatu,apakah karyawan disini telah berkhianat denganku"gumam Ali saat menyadari perasaan aneh yang tiba-tiba menjalar keseluruh tubuhnya
Ali berusaha untuk sampai di kamar kecil diruangannya itu dan mencoba membasahi wajahnya dengan air untuk menenangkan gejolak yang semakin memaksanya untuk melakukan sesuatu
"Sar....kamu dimana sekarang"ucap Ali sambil berpegangan pada pintu untuk bisa menahan bobot tubuhnya
"Segeralah pergi dan jangan pernah menampakkan wajahmu lagi di kota ini"ucap Bu Dewi kepada OB yang telah mengantarkan minuman yang telah dicampurkan obat oleh Bu Dewi sendiri
"Baik Bu"sahut si OB dan langsung bergegas menuju kontrakannya yang tidak jauh dari kantor dimana dia bekerja selama kurang lebih tiga tahun belakangan ini
Sementara Ali yang seperti sedang melihat sosok Sarah di ruangan itu langsung menariknya dan membawanya kedalam kamar yang ada diruangannya itu
"Apa yang telah kamu lakukan di sini"ucap Ali saat menyadari keberadaan Teri disampingnya
"Seharusnya aku yang bertanya kepada bapak,apa yang telah merasuki pikiran bapak sehingga menarikku dan melakukan hal kotor ini kepadaku pak"teriak Teri seolah-olah dia telah disakiti saat itu
Ali yang mendengarkan semua ucapan Teri tadi langsung terdiam dan melihat tubuh mereka berdua yang telah polos tanpa sehelai benang yang tertempel di tubuh mereka
__ADS_1
"Aku telah kalah dan telah melakukan hal kotor ini Sar,aku telah menodai pernikahan kita yang bahkan baru seumur jagung ini.Bagai mana caraku untuk menyampaikan berita buruk ini kepadamu nanti, bahkan hanya untuk membayangkan ini saja aku tidak sanggup Sar"batin Ali sambil memunguti pakaiannya dan berlalu ke kamar mandi
"Semua sudah berhasil Bu,aku dan Ali bahkan telah melakukan hubungan b***n bu"isi pesan Teri kepada Bu Dewi
"Dasar wanita yang tidak punya harga diri,aku telah mengingatkannya supaya tidak melebihi batasannya,tetapi dia bahkan telah melakukan hal sejauh itu.Semoga kedepan dia tidak menjadi musuh buatku"gumam Bu Dewi yang sedang menuju keruangan Ali
"Apa yang terjadi Al"teriak Bu Dewi saat mendapati Ali yang baru selesai mandi dan sementara Teri sedang mandi saat itu
"Ma tenang dulu"sahut Ali mencoba menjelaskan semuanya kepada Bu Dewi
"Mama tidak mau tahu,segera nikahi Teri karena mama tidak mau menanggung malu atas perbuatan kalian ini"ucap Bu Dewi dengan perasaan yang di buat seolah bersedih atas kejadian itu
"Ma..."
"Kita bahas masalah ini di rumah kalian dengan Sarah"ucap Bu Dewi dengan berlalu dari ruangan itu
Ali langsung menghubungi pak Darwin dan menceritakan semua yang telah terjadi diruangannya tadi
"Aku bahkan tidak habis pikir akan ulahmu saat ini Ma"gumam Pak Darwin
*****
"Tumben abang pulang cepat kerumah,apa ada barang yang tertinggal atau terjadi sesuatu hal"tanya Sarah menyelidik
"Tidak sayang...kebetulan mama dan papa mau berkunjung kerumah kita sore ini"sahut Ali berusaha menenangkan hatinya
"Astaga....kenapa abang tidak memberitahukan hal ini kepadaku,setidaknya aku bisa memasak untuk makan malam kita nanti"sungut Sarah
__ADS_1
"Kamu tidak perlu memikirkan hal itu,saat ini kondisimu yang paling penting"ucap Ali sambil mencoba menempelkan telapak tanganya di kening Sarah
"Tenang saja bang,demam dan mual itu sudah sembuh karena hal ini"ucap Sarah sambil memberikan sesuatu yang ada di kotak kecil kepada Ali
"Benda apa ini dek"tanya Ali
"Lihat saja bang"ucap Sarah sambil bergegas menuju pintu rumah itu karena mendengar ketukan dari luar
"Positif hamil"ucap Ali terbata-bata
"Apa yang akan terjadi nanti saat Sarah mengetahui hal ini"gumam Ali sambil menghapus air matanya yang tiba-tiba jatuh saat itu
"Bang Ali...Bapak telah tiba bang"teriak Sarah sambil bergegas menuju dapur untuk menghidangkan minuman untuk mertuanya itu
Ali langsung bergegas menemui pak Darwin dan menunjukkan hasil tes kehamilan yang baru di berikan Sarah kepadanya sore itu
"Kamu harus tenang Al,jangan sampai Sarah curiga karena tingkahmu yang uring-uringan ini.Sebaiknya kamu temani Sarah di dapur dan mintalah dia memasak sesuatu supaya papa bisa berbicara dengan mama"saran pak Darwin
"Kenapa Bapak di tinggal sendirian disana bang"tanya Sarah yang telah selesai menghidangkan teh untuk mertuanya itu
"Papa meminta kita untuk memasakkan sesuatu karena tadi papa belum sempat makan siang karena buru-buru kerumah ini"
"Sebaiknya kita memasak mie goreng saja yah bang,kebetulan isi kulkas kita juga sudah menipis"
"Mana yang cepat saja dek,aku akan mengantarkan minuman ini dulu kedepan"ucap Ali
Sementara pak Darwin dan Bu Dewi telah pergi keluar untuk berbicara empat mata
__ADS_1
"Kenapa pula dia harus hamil anaknya Ali,aku juga tidak akan mungkin tega menyakiti cucuku sendiri,apalagi selama ini aku sudah lama menantikan kehadiran seorang cucu"gumam Bu Dewi
"Masuklah ke dalam dan ingat jangan membahas apapun lagi,jika kedepan papa mendengar hal tentang kejadian tadi siang di kantornya Ali di ungkit lagi,maka jangan salahkan papa jika kasus ini akan papa laporkan kepihak kepolisian.Satu lagi yang perlu kamu ketahui,hal buruk yang sedang menimpa Ali ini adalah hasil konfirasimu dengan wanita itu.Jika besok terjadi ssesuatu hal yang tidak diinginkan di keluarganya Ali dan Sarah,maka jangan salahkan papa akan membuat perhitungan yang setimpal untuk setiap orang yang terseret di dalamnya.Kedepan perbaikilah tingkah dan kelakuanmu ma,karena aku sudah memantau setiap pergerakanmu saat ini.OB yang sudah kamu bayar dan suruh pergi untuk menghilang itu,saat ini keberadaannya sedang ada bersama orang suruhan papa.Jadi kedepan jangan berusaha memisahkan Ali dan Sarah lagi Ma,karena jika hal itu sampai terulang lagi,maka aku sendirilah yang akan membuat kalian menyesal karena telah mengganggu ketenaganan keluarga anak-anakku "ancam pak Darwin kepada istrinya itu