Dia Lelaki Pilihanku

Dia Lelaki Pilihanku
Menangislah Jika itu Membuatmu Lebih Baik


__ADS_3

Dua minggu telah berlalu,kini Ali sudah bekerja di kota B sesuai permintaan perusahaan tempat dimana dia bekerja


Sementara Sarah,sore itu baru tiba di rumahnya Seli.Rencananya Sarah hanya menginap dua hari disana untuk menyelesaikan semua urusannya yang masih belum diselesaikannya sebelum dia pulang ke kampungnya saat Pak Irwan sakit dulu


"Sebaiknya kamu langsung bersiap-siap yah Sar,aku sudah menghubungi orang yang akan melanjutkan kontrakan rumahmu itu,mereka juga bersedia untuk membeli semua perlengkapan yang ada didalam rumah itu"ucap Seli sambil merapikan oleh-oleh yang di bawa Sarah untuknya


"Baiklah Sel,aku mandi sebentar"sahut Sarah


Sementara Sarah sedang mandi,Seli langsung menghubungi Ali untuk bisa datang ke kontrakannya Sarah,Seli berencana memberikan keduanya waktu untuk membahas kelanjutan hubungan keduanya


"Baiklah Sel,aku akan langsung kesana setelah pulang kerja"isi pesan Ali


"Maaf yah Bu kami sedikit terlambat datangnya"ucap Seli ketika yang akan melanjutkan kontrakannya Sarah sudah tiba duluan ditempat itu


"Tidak masalah Nak,kami juga baru saja tiba"sahut Si Ibu


Setelah menyelesaikan semua urusannya di kontrakan lamanya,Sarah pun berniat ingin pulang menggunakan taxi online kerumah Seli,kebetulan


tadi Seli harus menemui Boy karena ada hal yang akan mereka bahas dengan kedua orang tuanya Boy


Baru saja melangkahkan kakinya,Sarah kembali menoleh ke kontrakan lama nya itu,ada perasaan sedih saat harus meninggalkan rumah itu."Baiklah...mungkin sampai disini jodohku di kota ini,lusa aku harus kembali pulang ke kampung untuk memulai dan menata hidupku kembali.Saat dulu aku meninggalkan kota P dan akan datang ke kota ini,aku mengucapkan selamat tinggal untuk kota P dan selamat datang di kota B.Sekarang hal yang sama juga akan aku ucapkan untukmu kota B,selamat tinggal buatmu kota B,terimakasih buat segala kenangan baikmu,mungkin suatu saat aku kembali ke kota ini,semoga keberuntungan itu pun masih memihak kepadaku"batin Sarah sambil menghapus air matanya


Setelah merasa tenang,Sarah pun kembali melangkahkan kaki menuju taman yang ada di pintu masuk komplek itu


"Sar...."teriak Ali saat melihat Sarah duduk di salah satu kursi di taman itu

__ADS_1


"Bang Ali"gumam Sarah sambil mengalihkan perhatiannya ke arah lain"Bagaimana dia bisa berada di tempat ini,apa Seli yang mberitahukan keberadaanku ditempat ini"batin Sarah


"Sar....,apa urusanmu sudah selesai"tanya Ali


"Sudah bang,oh yah sedang apa ditempat ini,bukan kah abang seharusnya di kota P saat ini"tanya Sarah sedikit bingung


Melihat wajah Sarah yang sedikit bingung,Ali langsung menceritakan tentang kepindahannya ke kota itu


"Aku minta maaf tidak memberitahukan soal ini kepadamu Sar,aku hanya memberimu waktu untuk sendiri"ucap Ali merasa tidak enak hati


"Tenang saja bang,Sarah juga tidak mempermasalah kan hal itu,toh abang juga tidak memiliki kewajiban untuk menceritakan hal ini kepadaku.Oh yah bang,bagaimana kabarnya Bu Dewi dan Pak Darwin serta keluarga yang lain"tanya Sarah mengalihkan topik pembicaraan diantara keduanya


"Kabar mereka baik"sahut Ali dengan kesal.


"Syukurlah kalau begitu,bagaimana dengan pekerjaan abang"


"Semuanya baik Sar"


"Baiklah bang,kebetulan hari juga sudah semakin sore,aku pamit pulang dulu bang"ucap Sarah sambil beranjak dari tempat duduknya


"Sar....tolong tunggu sebentar"ucap Ali yang membuat langkah kaki Sarah terhenti


"Apa memang menurutmu selama ini aku tidak ada artinya di hidupmu,jika memang seperti itu,untuk apa kamu memberiku harapan dengan mengungkapkan perasaan palsumu itu.Selama dua minggu ini aku mencoba menahan diri supaya tidak menghubungimu karena menurutku kamu butuh waktu untuk menenangkan diri,karena menurutku kamu butuh waktu untuk bisa mengambil keputusan yang terbaik.Tetapi aku salah Sar,kamu malah menghukumku seperti ini atas seuatu hal yang tidak aku lakukan.Baiklah jika memang ini adalah keputusanmu,walau dengan berat hati aku akan mencoba memahamimu"ucap Ali


Mendengar semua penuturan Ali tadi,Sarah memilih duduk kembali di tempat duduknya sebelumnya.Sarah terdiam dan menunggu apa yang harus di sampaikan Ali lagi kepadanya

__ADS_1


"Baiklah Sar,jika selama ini kita memang saling menyakiti dan terlebih aku,maka sebaiknya hubungan ini juga tidak ada gunanya kita lanjutkan.Aku meminta maaf jika aku sudah mengganggu waktumu dan pikiranmu selama ini.Terimakasih juga buat semua bantuan dan kebaikanmu untukku selama ini.Aku hanya bisa berdoa semoga kedepan yang terbaik menghampiri kehidupanmu dan semoga hari-harimu di penuhi kebahagiaan.Sampai disini kita membahas hal itu,sebaiknya kita pulang sekarang karena ini juga sudah hampir malam"ucap Ali


"Maaf bang,sebaiknya abang pulang kerumah saja,aku akan naik taxi saja karena kebetulan aku juga mau pergi ke suatu tempat"


"Baiklah kita akan pergi ketempat itu dulu,baru kita akan pulang kerumahnya Seli"


"Bang Al....kumohon tolong jangan seperti ini,biarkan aku pulang sendiri.Tolong jangan buat aku semakin merasa bersalah terhadapmu bang,aku sudah lelah dan aku hanya mau melupakan dan mengubur kebaikan yang sudah abang berikan selama ini kepadaku.Kumohon bang Al...tolong bantu aku untuk melupakanmu"pinta Sarah sambil mengatupkan kedua tangannya kepada Ali


"Menangislah jika itu membuatmu merasa lebih baik"ucap Ali sambil memeluk tubuhnya Sarah


Sarah tidak bisa membohongi perasaannya lagi,Sarah menangis sesugukan di pelukan Ali,kekuatan yang selama ini di bangunnya runtuh begitu saja saat mendengar penuturan Ali tadi


Melihat pemandangan didepannya saat itu, Ali hanya berusaha diam dan memeluk orang yang benar-benar disayanginya dan yang telah mengisi seluruh relung hatinya saat itu


"Maaf bang Al..aku hanya terbawa suasana.Aku juga minta maaf air mataku sudah membasahi bajumu"ucap Sarah sambil melepaskan tangan Ali dari tubuhnya


"Apa perasaanmu sudah lebih baik saat ini"tanya Ali melihat sedikit senyum yang terpancar dari bibirnya Sarah


"Sudah lumayan bang"sahut Sarah


"Baiklah,sampai disini acara nangis dan marah-marahnya,sebaiknya kita pergi dari tempat ini karena aku juga sudah sangat lapar.Tidak jauh dari tempat ini ada tempat makan yang lumayan enak"ucap Ali


"Baiklah bang,kebetulan aku juga belum ada makan nasi dari tadi pagi"sahut Sarah.


"Astaga Sar,jangan ulangi hal itu lagi,jangan sampai kamu sakit dan mengganggu semua rencana baik kita nanti"ucap Ali

__ADS_1


__ADS_2