Dia Lelaki Pilihanku

Dia Lelaki Pilihanku
Aku Akan Menunggumu


__ADS_3

Keesokan harinya, Sarah dan Pak Ali telah berangkat menuju Perusahaan yang akan bekerja sama dengan perusahaan mereka bekerja


Benar kata orang,menunggu adalah pekerjaan yang sangat membosankan.Pak Ali bilang,mereka hanya sebentar disana,tetapi nyatanya jam sudah menunjukkan pukul 17:30,mereka masih membahas pembahasan yang menurut Sarah sangat membosankan dan pembahasannya pun berulang-ulang


"Sepertinya orang ini tidak propesional dan sangat bertele-tele.Tetapi aku salut dengan Pak Ali yang masih bisa tenang untuk menghadapi mereka semua.Disinilah mungkin perbedaannya antara seorang pimpinan dengan staft biasa sepertiku"batin Sarah


Sarah memilih untuk ijin keluar dari ruang rapat sebentar.Sarah langsung merogoh ponselnya dan menghubungi Nizam


"Zam,kami mungkin masih lama,ini saja masih tahap pembahasan produk,belum yang lainnya nanti.Baiklah Zam,akan ku kabari nanti setelah selesai"ucap Sarah setelah ponselnya tersambung


"Baiklah,tetap semangat yah Sar"ucap Nizam


"Terimakasih Zam"


Sarah pun langsung bergabung kembali dengan peserta yang ada di dalam ruangan itu


Jam sudah menunjukkan pukul 19:30,akhirnya pertemuan itu pun di akhiri dengan hasil yang memuaskan bagi Pak Ali.Perusahaan merekalah yang terpilih menjadi Suplayer di perusaan itu


"Baiklah Pak ,semoga kerja sama ini menguntungkan untuk kedua belah pihak"ucap pimpinan perusahaan Y tersebut


"Amin Pak "ucap pa Ali sambil menjabat tangan pimpinan tadi


....


"Sar sebaiknya kita makan dulu yah,soalnya ini sudah hampir jam delapan malam"


"Maaf Pak,boleh kah Sarah pulang duluan,soalnya Sarah mau kerumah saudara"


"Setelah makan malam,kita akan pulang langsung Sar"


"Tapi saya sudah di jemput Nizam Pak,dia sudah menunggu saya di bawah"


"Baiklah Sar,terimakasih buat bantuan mu hari ini"


"Sama-sama pak"


Setelah Pak Ali bergegas pulang,Sarah langsung menemui Nizam yang sudah menunggunya di parkiran


"Sar kita makan dulu atau langsung ambil barang ke kostmu,soalnya ini sudah malam pasti kamu sudah lapar"


"Kita ke kost saja Zam,badanku sudah sangat gerah"

__ADS_1


"Baiklah,bagai mana hasil rapatnya tadi"tanya Nizam


"Sesuai keinginan perusahaan Zam"


"Syukurlah Sar"ucap Nizam


Setelah tiba di kost,Sarah langsung mandi dan merapikan barang yang akan dibawanya ke rumah Bibinya


"Ayo kita berangkat Zam,sekalian kita cari tempat makan yang dekat dari sini Zam,perutku sudah minta segera diisi"


"Baiklah"sahut Nizam


....


"Besok subuh aku akan datang kesini Sar,acaranya jam berapa di mulai"tanya Nizam sebelum pulang kerumah


"Acaranya jam 10 pagi,tapi sebaiknya kamu tidak perlu ikut di acara ibadahnya,kamu bisa ikut nanti saat acara adatnya saja Zam"


"Aku akan tetap ikut,tapi maaf Sar,aku akan menunggu di luar saja"


"Kalau kamu merasa keberatan,tidak perlu memaksakan diri Zam,aku paham posisimu"


"Tenang Sar,aku baik-baik saja,baiklah aku pulang dulu,istirahatlah besok pagi-pagi sekali pasti harus sudah bangun "


Sementara di kost Pak Ali,dia berkhayal membayangkan wajah Sarah yng menurutnya sangat enak untuk di pandang


"Kamu wanita yang sangat menarik Sar,kamu wanita yang pantas untuk aku perjuangkan.Aku akan menunggu sampai kamu putus dari Nizam"batin Pak Ali


Ditempat lain,Nizam sedang mempersiapkan pakaian yang akan digunakannya besok di acara pesta sepupunya Sarah


....


Semua orang sedang sibuk merias wajah dan rambut masing-masing di bantu dengan Mua yang di sewa untuk merias pengantin dan keluarga yang lainnya


Setelah semua anggota keluarga selesai dimake up,mereka pun masuk ke dalam mobil yang akan membawa rombongan pengantin wanita itu menuju tempat dimana akan dilangsungkan pernikahan nantinya


"Sar kami naik motor saja dengan Bang Agus,kita ketemu disana nanti"


"Baiklah Zam,kalian hati-hati"


Setelah rombongn sampai di sana,acara pun dilanjutkan dengan pemberkatan Pernikahan

__ADS_1


Nizam sengaja di luar menunggu sampai acaranya selesai


"Sar apa kamu sudah sempat sarapan tadi pagi"tanya Nizam


"Belum sempat serapan tadi Zam,Bapak,Ibu dan kak Meli juga belum sarapan,apa sebaiknya kita sarapan dulu yah"tanya Sarah


"Tadi aku sudah beli sarapan,sebaiknya panggilkan Bapak dan ibu serta kak Mila Sar,tidak enak kalau kita sarapan disana nanti"saran Nizam


Sarah pun menuruti apa kata Nizam tadi dan berlalu dari tempat itu untuk memanggil kedua orang tuanya untuk sarapan bersama dengan mereka


Setelah selesai sarapan,Pak Irwan memanggil Nizam untum berbicara secara empat mata


"Maaf nak Nizam,apa kamu tidak merasa terganggu dengan acara ini,jika kamu merasa tidak nyaman,kamu tidak perlu memaksakan diri nak,bukan kami tidak menghargai perasaanmu,tetapi jangan menyiksa diri nak"


"Tidak masalah Pak,saya juga senang bisa ikut bergabung dengan keluarga yang lain disini pak"


"Terimakasih Nak sudah mau menyempatkan waktumu untuk kami"


"Sama-sama pak"


....


Setelah acara pesta selesai,semua keluarga berkumpul termasuk Sarah dan Nizam untuk makan malam


Nizam sengaja membeli nasi untuk dimakan disana bersama yang lainnya


Jam menunjukkan pukul 21:30,Nizam pun pamit untuk pulang ke kostnya


Setelah Nizam pulang,keluarga Sarah membahas hubungam Nizam dan Sarah


"Apa tidak ada lelaki lain yang mencintaimu dan tulus dengan mu Sar"tanya Sang Bibi


"Bukannya tidak ada Bi,mungkin untuk saat sekarang,inilah yang terbaik buat Sarah Bi"


"Kemarin ada teman satu kantor ku yang suka sama Kak Sarah,tapi dengan terang-terangan Kak Sarah menolaknya"ujar Anak bungsu Bibi Nani mengompori


"Sudalah dek,tak perlu juga membahas itu sekarang"sahut Sarah sedikit emosi


Pak Iwan yang mendengar pertanyaan dari Adeknya itu langsung ikut menimpali jawaban Sarah


"Kalian tidak perlu ikut campur dengan hubungan mereka,Sarah pasti tahu apa yang terbaik untuk dirinya nanti,saat ini Sarah bukan lagi anak kecil yang harus di tunjukkan mana yang baik dan mana yang tidak.Sebagai orang tua,kita hanya mengarahkan,jika itu adalah pilihannya,maka pertanggung jawabkan lah pilihannya itu.Nizam anak yang baik,dia juga tak segan mau bergabung dengan keluarga kita,kita harus hargai itu.Jika mereka ber jodoh,maka sekuat apa pun kita melarangnya,sejauh apa pun kita memisahkan mereka,maka mereka pasti akan bertemu juga.Saran Bapak kepadamu nak,jangan pernah menganggap sebuah hubungan itu hanya sebagai status,ingat umurmu sudah beranjak dewasa,sudah saatnya juga untuk berpikir kedepan,bukan hanya untuk senang dan gaya-gayaan lagi.Bapak yakin dan percaya kepadamu,kamu pasti sudah punya pertimbangan atas hubungan kalian ini"ucap Pak Iwan panjang lebar dan memberi dukungan dengan merentangkan tangannya untuk memeluk Sarah

__ADS_1


"Baiklah pak,terimkasih atas dukungan bapak"ucap Sarah dan memeluk sang bapak


__ADS_2