
Setelah selesai makan malam,Sarah menyarankan Nizam untuk pulang karena hari juga sudah malam
"Sebaiknya kamu pulang dan beristirahatlah Zam"
"Baiklah Sar,kamu juga harus beristirahat dan tolong maafkan aku atas sikap dan perbutanku tadi"
"Baiklah,hati-hati di jalan"ucap Sarah
Setelah Nizam pulang dari tempat itu,Sarah pun masuk ke kamarnya dan merapikan bekas piring makan mereka tadi,Sarah pun mengambil ponselnya yang kebetulan sedang di chargernya tadi."Ada panggilan dari kak Meli"gumamnya
"Hallo kak,maaf tadi melewatkan panggilanmu,tadi ponsku sedang di cas,ada apa kak"tanya Sarah
Meli pun menyampaikan kepada Sarah bahwa besok orangtuanya akan tiba di kota itu
"Baiklah kak,besok setelah pulang kerja,Sarah akan berangkat kesana"
Sarah pun menghubungi Nizam apakah dia mau ikut atau tidak untuk bertemu dengan kedua orang tuanya nanti
"Besok setelah pulang kerja,kamu langsung siap-siap dan tunggu aku jemput"
"Tapi aku takut Zam,nanti kamu akan disindir lagi seperti kemarin oleh mereka-mereka itu"
"Itu belum seberapa Sar,kedepan kita pasti akan mengalami tantangan yang lebih sulit lagi.Kita harus pastikan kita mampu melewati itu semuanya"ucap Nizam menyemangati Sarah
.....
Keesokan harinya,
Setelah pulang kerja,mereka berdua langsung berangkat menuju rumahnya Bibi Nina.
Ya,rumah yang dituju Orang tuanya Sarah adalah Rumahnya Bibi Nina,karena kebetulan yang mau menikah adalah anaknya Bibi Nina
__ADS_1
"Apa kabar Pak,Bu"tanya Sarah pada kedua orang tuanya setelah mereka tiba disana
"Kami baik nak" sahut Pak Iwan
Nizam langsung menyalim kedua orantuanya Sarah dan mengenalkan dirinya
Setelah selesai makan malam dan mengobrol sebentar,Sarah dan Nizam pamit pulang ke kost masing-masing
"Zam besok aku sendiri saja yang kesana yah"pinta Sarah
"Aku akan antarkan kamu besok kesana,setelah pulang kerja kamu langsung siap-siap biar kita kesana berdua.Setelah acara pesta selesai,aku juga nanti aku jemput kamu kesana"
"Selesai acara pesta,aku dan kakak berencana tidur disana Zam"
"Kalau begitu,pagi-pagi aku akan kesana Sar"
"Zam waktu tempuh dari sana ke sini lumayan lama,di tambah kamu akan balik lagi ketempat kerjamu Zam,yang ada kamu akan terlambat nantinya"
"Untuk acara pestanya,sebaiknya kamu tak perlu ikut yah Zam,semua keluarga besar dari Bapak akan hadir disana,di keluarga kami selama ini, kalau ada diantara kami anak-anaknya yang sudah membawa pasangannya untuk dikenalkan dan telah menemui keluarga,maka itu artinya seseorang itu akan segera menikah dan orang tersebutlah yang akan menjadi pendamping hidupnya untuk selamanya.Aturan ini sudah berlaku dari puluhan tahun lalu dan aturan ini berlaku buat anak Perempuan atau pun anak laki-laki Zam"
"Baiklah,aku akan ikut apa yang menurutmu yang terbaik buat kita"Nizam memilih mengalah supaya Sarah tidak dapat masalah di tengah keluarganya nanti
"Apa sesusah ini menyatukan perbedaan diantara kami,sesusah inikah untuk menjalani pilihan yang sudah kami ambil ini ya Allah "Batin Nizam
"Ya Tuhan ,kalau memang Nizam adalah jodohku,maka tolong tunjukkanlah jalan yang tebaik buat kami dan kuatkanlah kami melalui semuanya "Batin Sarah
Setelah sampai di kostnya,Sarah langsung mengecas ponselnya,ada beberapa pesan masuk secara beruntun,tetapi Sarah memilih mengabaikan pesan itu
Sarah malah fokus pada beberapa panggilan yang terlewatkan yang datangnya dari pak Ali
Pak Ali menghubunginya sebanyak lima kali.Merasa tidak enak hati,Sarah langsung menghubungi balik Pak Ali dan tersambung
__ADS_1
"Selamat malam Pak,maaf baru bisa hubungi sekarang,tadi ponsel Sarah lowbat,ada yang bisa Sarah bantu pak"tanya Sarah
"Terimakasih sudah menghubungi kembali Sar,saya sudah kirim pesan,tapi tak ada salahnya juga saya sampaikan sekarang disini.Besok kita akan pergi ke Perusahaan Y,karena kerja sama dengan perusahaan X kemarin sudah berhasil,Owner mempercayakan kita berdua untuk mewakili perusahaan kesana"
"Mohon maaf sebelumnya pak,apakah saya bisa di gantikan dengan staft yang lain,bukannya saya menolak pak,akan tetapi kebetulan lusa keluarga saya sedang ada hajatan pak,jadi besok setelah pulang kerja,Sarah akan berangkat langsung ketempat hajatannya pak"Sarah menolak secara halus,mengingat kemarin betapa marahnya Nizam saat mengetahui dirinya pergi dengan Pak Ali.Sarah juga tidak mau Nizam akan salah paham lagi terhadapnya.
"Kita tidak akan lama disana Sar"sahut Pak Ali
"Baiklah pak"selamat malam Pak
Sarah pun menghubungi Nizam untuk menyampaikan berita itu
"Besok hati-hati disana,kalau bisa jangan terlalu dekat dengan Pak Ali itu Sar.Perlu kamu ketahui Sar,dia menyukaimu,dia sendiri yang ngomong sama aku,apapun caranya,dia akan perjuangin kamu"
"Aku dan Pak Ali hanya sebatas hubungan pekerjaan Zam,selama ini Bapak itu tidak pernah berbuat yang aneh-aneh padaku Zam"
"Baiklah Sar,jaga dirimu besok,kalau terjadi sesuatu tolong kabarin aku secepatnya"
"Baiklah Nizam ku tenangkan hatimu,percayalah kepadaku"
"Gombalan mu lah Sar..sar"Nizam tertawa lepas saat itu
"Seperti ini kan bagus,muka tidak di tekuk,senyum yang lebar,sesekali lupakan amarahmu dan menarilah"saran Sarah
"Kamu bisa saja Sar,sebaiknya kamu beristirahat saja,besok kamu pasti butuh tenaga untuk berpikir dalam merencanakan ide-ide yang akan di jalankan buat kemajuan perusahaan.Tetap semangat dan jaga hatimu untukku Sar"ucap Nizam
"Baiklah,kamu juga beristirahatlah untuk memulihkan tenagamu yang sudah terbuang akibat marah-marah tadi"
"Sampai bertemu besok Sar"
"Bye...bye"sahut Sarah
__ADS_1