
Enam bulan berlalu,baik Ali maupun Sarah sudah jarang komunikasi.Ali lebih memilih untuk tetap fokus dengan karirnya yang semakin cemerlang
Demikian juga dengan Sarah,saat ini dia dan para muda-mudi fokus ke program yang mereka sedang kerjakan untuk membangun desa mereka sebagai tempat wisata yang di dukung oleh pemerintah setempat
Saat ini hubungan Sarah maupun Hendra sudah semakin membaik,mereka berusaha untuk mencoba saling menerima antara yang satu dengan yang lain.Mereka juga sepakat untuk tidak menikah dulu menunggu mereka berdua sampai benar-benar siap untuk itu
Sore itu,Ali ingin sekali menghubungi Sarah untuk hanya sekedar menanyakan kabar darinya.Selama ini Ali memang selalu menahan diri untuk tidak mengganggu Sarah lagi
"Apa kabarmu Sar"tanya Ali saat ponselnya sudah tersambung dengan Sarah diseberang sana
"Kabar baik bang,bagaimana dengan abang,oh yah bang kebetulan aku dan bang Hendra sedang bersama saat ini,kebetulan kami sedang di kota M karena desa kami terpilih menjadi salah satu desa terbaik dalam mengembangkan dan mengelola SDA yang ada didesa kami "ucap Sarah sambil menggeser ponselnya mengarah ke wajahnya Hendra
"Hai bang...apa kabar,beberapa bulan terakhir ini Sarah sering membicarakan mu bang"ucap Hendra
"Hai Hen apa kabarmu,sebaiknya kita saling panggil nama saja karena umur kita tidak jauh beda"ucap Ali dengan sangat hangat
"Baiklah Al,oh yah sebentar lagi giliran kami untuk tampil persentasi,jadi kami akhiri dulu yah Al,jika ada waktu senggangmu datanglah ke kampung kami,kami juga akan meminta pendapatmu serta masukan darimu karena kebetulan Sarah bilang kamu bekerja di bidang pariwisata di kota B "ucap Hendri
"Aku akan usahakan Hen,kebetulan aku lihat di dunia maya,desa kalian sedang hangat di bicarakan karena tempat wisata yang di kelola oleh muda-mudi disana.Baiklah Hen semangat buat kalian berdua,semoga semuanya lancar dan hubungan kalian semakin baik"ucap Ali tulus
"Baiklah Al,terimakasih buat dukunganmu"sahut Hendri sambil mengakhiri panggilan di ponselnya itu
.....
"Semoga kedepan kita bisa meningkatkan pelayanan di tempat wisata yang ada didesa kita.Saya juga sangat berterimakasih untuk semua muda-mudi di desa kita,terkhusus untukmu nak Sarah.Ide dan saranmu lah yang menjadikan desa kita bisa berkembang dan telah di pandang oleh dunia luar"ucap pak kepala desa saat mereka sedang menuju pulang kedesa mereka
__ADS_1
"Ini semua berkat kerja keras kita semua,kedepan kita akan semakin berbenah pak,jika ada masukan dari orang luar kita akan menerapkan jika itu memang sesuai dengan visi misi desa kita pak"sahut Sarah
"Itu pasti nak Sarah"sahut pak kepala desa
Sore itu,sepulang kerja Ali langsung menemui pak Darwin yang kebetulan sedang duduk di ruangan kerjanya
"Apa papa sibuk saat ini"tanya Ali sambil mendudukkan tubuhnya di kursi ruangan itu
"Tidak nak,ada apa"tanya pak Darwin
"Bagaimana menurut Bapak wisata didesa ini"ucap Ali sambil menunjukkan foto-foto tempat wisata yang berada didesanya Sarah
"Ini sangat bagus Al,tempatnya sangat indah dan masih sangat asri,oh yah Al dimana posisi tempat ini berada"tanya Pak Darwin dengan rasa kagumnya
"Ini didesanya Sarah pak dan satu lagi ide untuk menjadikan desa itu sebagai tempat wisata adalah idenya Sarah.Hari ini mereka menjadi perwakilan dari desanya ke propinsi pak"ucap Ali
"Ali juga berencana mau kesana pak,kebetulan Sarah dan Hendri juga mengundang Ali untuk datang kesana,mereka juga meminta ide dan masukan dari Ali Pa"ucap Ali
"Baiklah Al,mungkin minggu depan kita akan pergi kesana,jika memang dibutuhkan,papa juga mau memberikan sumbangan ketempat itu.Saat ini yang di butuhkan di tempat itu adalah penginapan,setelah tiba disana papa akan membicarakan hal ini dengan perangkat desa disana"ucap Pak Darwin dengan sangat antusias
"Ali sangat setuju Pa,setidaknya kita bisa bermanfaat buat masyarakat disana"sahut Ali
......
Sore itu,saat Ali pulang kerja,Ali melihat Bu Dewi dengan wajah murung dan sedang duduk diruang keluarga rumah itu
__ADS_1
"Ada apa Ma"tanya Ali
"Angga Al...Angga selingkuh dengan mantannya yang dulu.Tadi siang Angga dan Tia ribut besar di rumah ini.Bukan hanya itu Al,Tia juga ternyata selingkuh di belakang Angga"ucap Bu Dewi dengan meneteskan air mata
"Terus bang Angga dan Kak Tia sekarang dimana Ma"tanya Ali
"Mereka sudah pergi,Tia di jemput oleh keluarganya,sementara Angga memilih pergi dari rumah Al"ucap Bu Dewi sambil menangis
"Tenanglah Ma,saat ini kita harus memikirkan solusi yang terbaik buat masalah ini.Kita harus berpikir positive Ma,mungkin dibalik semua masalah ini ada pelajaran yang bisa kita petik.Oh yah Ma,lusa Ali dan Papa berencana akan pergi belibur kesuatu tempat,jika Mama bersedia ikut,maka Ali akan memesankan tiketnya sekarang"ucap Ali mencoba menawarkan
"Bagaimana bisa Mama pergi sementara Angga dan Tia sedang ada masalah"ucap Bu Dewi
"Ma...mereka sudah dewasa,biarkan mereka menyelesaikan masalah mereka sendiri,sampai kapan mama akan menjadi sopir untuk hidup mereka.Jika mama masih menginginkan rumah tangga mereka kembali harmonis,maka biarkan mereka menjalani hidup mereka tanpa bayang-bayang Mama"nasehat Ali pada Ibunya itu
"Tapi Al,Mama melakukan ini semua demi kebaikan mereka nak"ucap Bu Dewi mencoba membela diri
"Bukan demi kebaikan mereka berdua Ma,tetapi demi ambisi mama yang ingin menguasai dan memata-matai mereka.Jika sifat mama masih tetap seperti sekarang ini,maka sebaik apapun seseorang itu,maka dihadapan mama semuanya akan buruk.Jadi saran Ali kepada Mama,biarkan mereka memilih jalan mereka sendiri.Jika mereka meminta nasehat ataupun bantuan yang masih wajar dan Mama bisa penuhi,maka tidak ada salahnya jika mama melakukannya"ucap Ali menasehati Bu Dewi
"Baiklah Al"sahut Bu Dewi dengan raut wajah sedihnya itu
"Sebaiknya Mama istirahat sekarang,Ali juga mau mandi sebentar Ma,setelah itu Ali akan datang kekamar mama.Apa mama menginginkan sesuatu"tanya Ali
"Tidak ada nak,tetapi nanti tolong hubungi Papamu,karena Papa juga pergi dari rumah dalam keadaan marah"ucap Bu Dewi
"Baiklah Ma,Ali keatas dulu"ucap Ali sambil berlalu dari tempat itu
__ADS_1
"Saat semua orang menjauh dan memusuhiku,hanya Ali lah satu-satunya orang yang berada berdiri di tengah.Kedepan aku tidak akan menentang hubungannya lagi dengan Sarah"gumam Bu Dewi sambil berlalu menuju kamarnya