
Wiranata berfikir menerima Ayasha sebagai pembantu di rumahnya akan seperti hal biasa akan berlaku sebelumnya.
Pembantu yang selalu datang dan pergi adalah perkara biasa dan tidak mendatangkan sesuatu yang luar biasa dan menerima pembantu baru juga adalah hal yang normal.
Tetapi, kehadiran Ayasha yang memohon untuk diberikan pekerjaan pada mulanya tidak dibutuhkan, oleh kerana pembantu atau mbok wiwin yang masih bekerja di perumahan mewah milik Wira. Tangisan pilu Ayasha tidak dapat Wira abaikan. Dan terjadilah Ayasha bekerja sebagai pengurus peribadi Wira
"Baiklah saya terima kamu bekerja di sini, sebagai pengurus peribadi saya". Wira menerangkan tugas kepada Ayasha. " Dalam masa sebulan kamu tidak becus dalam pekerjaanmu, maka kamu akan saya berhentikan, Faham!!" ucap Wira.
" Ba..baik tuan" jawab Ayasha..
"terima kasih tuan,aku akan kerja sebaiknya" sambung Ayasha.
"Nama kamu apa.." dengan wajah dingin dan angkah wira bertanya.
Dengan perasaan takut Ayasha menjawab. " Aya... Ayasha Putri tuan..' jawabnya tergugup.
__ADS_1
'Oh..hm..tugas kamu mengurus keperluan ku dari pagi dan menyambut kepulangan dan menyediakan air mandi dan pakaianku..faham!" terang wira dan di angguki Ayasha.."baik tuan" jawabnya.
**pov Ayasha.
Flash back**.
Dua bulan sebelum kedatangan Ayasha ke kota.
"Aya, bapak kamu harus menjalani rawatan yang rutin, agar kanser usus yang bapak kamu hidapi cepat pulih," terang doktor Satya yang selama ini memantau kesihatan ayah Ayasha.
sepulangnya dari hospital Ayasha membawa bapaknya balik kerumah yang selama ini menjadi saksi keperitan hidup yang mereka jalani.
Ayasha membaring kan bapaknya di kasur.
"Bapak..istirahat ya..Ayasha pamit memasak bubur ya" pak Yunus mengangguk lantas memejamkan mata.
__ADS_1
"Kesian kamu Aya..diusiamu masih muda harus memikul tanggungjawab yang seharusnya aku galasi" Pak Yunus membatin dan menitis kan airmata.
Tak memakan masa bubur pun matang. Aya membangunkan Pak Yunus untuk disuap. Pak yunus hanya pasrah dan menurut pada Ayasha.
"Pak.." Aya cuba membicarakan pada Pak yunus keinginan untuk bekerja ke kota.
Pak yunus memandang Ayasha sambil menunggu apa yang ingin anaknya katakan.
"Pak..Aya. ingin..erm..Aya ingin ke kota mencari pekerjaan Pak" berbata-bata Ayasha mengeluarkan keinginannya.
Pak yunus diam dan beberapa saat berfikir.
"pak, Aya ingin mengikuti Mbok Ririn bekerja di rumah majikannya" Sebenarnya Ayasha tidak yakin jika dia diterima di sana..itu hanya akalannya agar pak Yunus melepaskan dia pergi ke kota bekerja.
Dengan pujukan dan rayuan Ayasha akhirnya Pak yunus membiarkan dia bekerja dikota. Dengan syarat harus bersama mbok wiwin.
__ADS_1
...Flash back tamat....