Dijerat Cinta Majikan

Dijerat Cinta Majikan
Bab 3


__ADS_3

Pov Ayasha


Ayasha menunduk kaku sambil berdiri menyandarkan tubuhnya pada peti ais. Sejak tadi dia hanya berdiri kaku melihat dapur mewah yang nampak bersih berkilat. Dia bingung harus melakukan apa, kerana pekerjaan yang dia lakukan hanya akan mendatangkan kesalahan.


Akibat ketidaksengajaan membuat baju tuan Wira bocor terbakar seterika membuat lelaki dingin itu marah besar dan hampir memecat dia dari pekerjaan. Dia berharap dapat belajar lebih baik melakukan pekerjaan yang diberi.


Harapannya agar dapat mengumpul duit untuk membiayai operasi membuang kanser usus yang di hidapi bapaknya. Hanya itu tujuannya bertahan disitu.


Ayasha mendadak sedih mengingatkan sebelum dia pergi dari kampung, duit belanja bapaknya cukup untuk sampai bulan ini saja, jika dia diberhentikan bagaimana harus meneruskan kehidupan kedepan. Dia mengusap airmatanya berdoa agar semua akan baik-baik saja.


Pov Ayasha end


"Aya."


Panggil mbok Riwin membuat dia mendongak kan kepala. wajahnya yang masih kacau terlihat jelas sangat menyedihkan.


Disudut hati mbok Wiwin merasa prihatin dan berharap Ayasha tidak melakukan kesilapan dalam pekerjaan lagi. Kerana dia tidak dapat berbuat apa untuk membantu jika Tuan Wira memecat Ayasha jika pekerjaannya tidak benar.


"Jangan nangis lagi..Semua akan baik-baik..Mbok minta Aya kerja hati-hati dan jika tidak faham, boleh tanya mbok ya" pujuknya lagi.


"Baik mbok" sahut Aya.

__ADS_1


"Ayoh!..Mbok ajarin pekerjaan mu..kali ini kamu ingat dengan benar. jika susah ingat, ambil buku dan tulis, boleh di baca jika lupa" Mbok Wiwin menjelaskan dengan lembut. Sejak dari kampung Ayasha memang sudah dekat dengan Mbok Wiwin dan tidak membuat mereka kaku dan mbok Wiwin adalah sosok yang baik dan dia juga yang membawa untuk Ayasha bekerja di mansion Tuan Wira itu.


WW Group


Dino jadi kebingungan melihat atasannya tidak memerintahkan dia melakukan pekerjaan. Ini adalah perkara yang luar biasa selama dia mendampingi Tuan Wira.


Seputar kebiasaan yang selalu super busy tetapi hari ini hanya menunggu sang atasan yang diam dan termenung.


"Ehem..tuan.. siapa gadis itu tuan?"


Tuan Wira memasang muka dingin " Bukan sapa-sapa" ujarnya sambil berdiri.


"Hari ni batal semua appointment meeting..aku ingin merehatnya jantung aku yang terlanjur berdegup. Aku bimbang mati. Aku akan jumpa doktor pingin konsultasi jika ada ubatnya" sambungnya lagi kemudian berlalu pergi dari ruangannya.


"Husst..Tuan Wira ini bodoh apa..masa jatuh cinta bisa mati. malah pingin jumpa doktor" dia bergumam pada diri sendiri.


"hahahahaha! Tuan wira sudah dewasa begini baru rasa jatuh cinta malah lucu ya" sambungnya sambil keluar dari ruangan itu menuju keruangannya sendiri.


Secretary Tuan Wira Lidya hanya geleng kepala melihat kelakuan absurd dua orang atasannya.


Tuan Wira meluncur laju di bawa oleh sopir peribadinya ke klinik berjumpa doktor peribadi langganannya.

__ADS_1


Sampai saja Tuan Wira langsung menuju ke ruangan doktor peribadi yang juga sahabat baiknya doktor Aldi.


tok tok tok


kedengaran arahan masuk dari dalam. Tuan Wira langsung membuka tombol pintu untuk masuk.


"hey bro...how are you. Barusan lama baru datang. Kamu sakit ya" Doktor Aldi menyambut Tuan wira dengan ramah.


"yah..begini aja..sihat dan masih bernafas lagi" Jawapan Tuan Wira yang sikit ketus.


"Jadi apa yang membawa lokasi jumpa gue kalau gak sakit? tanya Aldi lagi.


"Gue...gue itu mengalami degub jantung berdebar-debar sejak tadi pagi gue tatap wajah seorang gadis..Dino kata aku itu mungkin jatuh cinta..tapi apakah itu bahaya??


tiba-tiba Doktor Aldi


krik


krik


krik

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2