
"Wir, Marco cuma bilang, dia belum buat apa-apa ke cewek itu, dan Berita itu bukan Marco yang sebarin" jelas Dino.
"hah...Apa!!! Wira terkejut.
"Lalu..itu ulah siapa" Wira mengerutkan dahi.
Dino hanya mengangkat bahu.
Gambar tersebar dan video berdurasi pendek menunjukkan sepasang pria dan wanita yang di kenali sebagai anak tunggal pemilik perusahaan ternama yang melakukan hubungan intim itu menjadi topik trending di media sosial. Wira menerka itu adalah hasil kerja Marco sahabatnya dari dunia gelap.
"Jika itu bukan kerja Marco, tapi siapa?? Wira bermonolog.
Wira memainkan pen miliknya menerka siapa yang telah menyebarkan berita mengenai Elisa.
"Ahh..biarkan aja..siapapun dia yang melakukan, gue berterima kasih udah ringankan beban gue" ucapnya terkekeh dalam hati.
"Gak perlu di fikir Dino, anggap aja kes Elisa udah settle, tapi suruh Marco pantau dan siasat dalang penyebar Berita itu" ujar Wira.
"Baik.. Gue kembali ke ruangan ku" Ucap Dino.
Belum sempat Dino membuka knop pintu dia berpusing kembali.
"Oh ya..Wir, lo hati-hati, Sandra akan kembali ke negara ini, sebentar lagi kuliahnya selesai, gue rasa dia belum bisa move on mengejar lo" Dino memperingati Wira.
"****..Sial.. Arghhh!!!" Wira menyapu wajahnya kasar.
Sandra anak angkat dari ibu tirinya Ibu Yunita yang terlalu mengejar dan selalu membuat onar, dia mengklaim Wira miliknya dan sering mengancam dan mengasari gadis yang menyukai Wira. Perhatian yang dulu Wira berikan sebagai adik di salah ertikan Sandra. Kerna itu dia menghantar Sandra Kuliah di negeri bagi menghindar posesifnya gadis itu padanya.
__ADS_1
"Dino, tolong jaga Aya, gue gak mau dia di lukai Sandra" Ucapnya penuh harap.
"Din, Jika Sandra tahu gue punya kekasih, apa dia akan berhenti mengejar ku? Tanya Wira.
"Gak pasti Wir, kecuali cewek itu kuat mental dan bisa menghadapi sifat kasar Sandra"
"Gue pasti Aya gak bisa hadapi Sandra, gue takut Aya ninggalin aku..gak..Gue gak mau Aya ninggalin aku Din" Racau Wira.
"Hei..Wir, Aya gak akan ninggalin lo..Jangan panik gitu kamu, Gue sama-sama fikirkan solusinya" Ucap Dino.
"Cih...Tuan bucin, mendirikan perusahaan bisa, soal cinta boleh lemah" gumamnya dalam hati mengata sang Tuan.
"Hahh!! Marco!!" Ucap Dino penuh semangat menyebut nama teman andalan mereka.
Wira menatap menunggu perkataan Dino selanjutnya.
"Maksud lo?
"Minta Marco sedia gadis cantik tangguh dan bisa hadapin Sandra, kamu pura-pura jadi pasangan" Tambahnya lagi.
"Nanti gue fikir" ujarnya.
"Oke" Ujar Dino sambil meninggalkan ruangan itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Jam menunjukkan waktu berakhir masa kerja, namun tidak bagi Wira dan Doni, seminggu akhirnya ini dia di sibukkan dengan projek pembangunan hotel tepi pantai yang bekerjasama dengan Digantara Legacy. Walau perusahaan itu hampir mengalami ancaman bankrap akibat skandal anak pemilik perusahaan itu tersebar, namun dengan bantuan Wira meyakinkan para pemegang saham, kerjasama itu dapat di teruskan.
__ADS_1
"Aya..seminggu gak ketemu, aku rindu" Ucapnya lirih dengan perasaan menggebu. Seminggu ini Wira berada di luar kota memantau projek hotel tepi pantai.
"Tuan,." Panggil Wira,
"Hmm..ada apa Dino" tanya Wira.
"Tuan nampak uring-uringan..gak tahan ya' Godanya pada atasan.
"Udah tahu, mendingan kamu diam, usahain segera siap, Gue mahu pulang segera" Ucapnya tanpa selindungkan.
"Wkwkwk..Dasar bucin" Dino mentertawakan Wira.
"Sialan lo Dino, gue sumpahin lo bucin parah dari gue" balas Wira.
"Sorry tuan Wira terhormat, gue kalau lagi pingin kikuk,, tinggal pesan aja...hahaha" Sambung Dino.
"Ya..kamu menang casanova, tapi gue pilih setia, Aya exclusive hanya untukku' ucapnya bangga menepuk dada.
Perbicaraan unfaedah itu berakhir setelah pekerjaan mereka selesai. Pagi esoknya mereka langsung kembali ke kota, kerana tuan Wira udah uring-uringan parah.
.
.
*Bersambung
Pls like, fovarite,vote & comment guys 😍😍*
__ADS_1