Dijerat Cinta Majikan

Dijerat Cinta Majikan
Bab 40


__ADS_3

"Dino, apa kamu telah siasat orang suruhan Sandra, adakah masih mengikutku" Tanya Wira. Dua minggu tidak bertemu dengan isteri benar-benar membuat Wira uring-uringan. Dia sering melamun dan tak semangat melakukan pekerjaan.


"Tuan, dua hari ini sepertinya orang-orang itu telah berhenti mengikuti Tuan" Jawab Dino.


"Siapkan Mobil lain untuk aku..yang tidak dikenali, malam ni aku pingin bertemu isteri ku" Ucapnya dengan wajah sendu. Dia amat khawatir dengan isterinya. Pesan dihantar dia dibalas dan panggilan juga diabaikan. Membuat Wira gusar sehingga dia menghubungi Pak Ilham bertanya kan jika isterinya baik-baik saja. Dan menurut Pak Ilham isterinya baik dan tidak pernah izin kampus.


"Baik Tuan," Dino memandang wajah Sang atasan yang tak semangat. Dia yakin Tuannya sedang memikirkan isterinya yang tiada memberi kabar.


"Tuan, sebaiknya tuan bicarakan permasalahan tuan pada nona Aya..Dia harus mengetahui semuanya, jangan sampai nona Aya salah sangka dengan kedekatan Tuan dan Tasya" Saran Dino.


"Ya..kamu benar Din. aku harus membicarakan pada isteri ku" jawabnya lemah.


......................


Wira tiba di kediaman isterinya jam7 malam, Dia memasuki ruangan itu dengan kunci pendua yang dia miliki. Wira menyelusuri dan melihat sekeliling yang gelap, mencari sosok yang amat dia rindui.


Pelahan dia membuka pintu kamar, sosok dirindui sedang lelap tertidur dikasur. Wira mendekati sang isteri dan berbaring bersama, dia memeluk isterinya dari belakang, menghirup wangian tubuh sang Isteri.


Ayasha merasa kan sentuhan itu lantas berpusing menghadap kearah Wira. Bukan kehangatan Wira terima tapi Ayasha langsung menghindar. Wira memeluk erat tidak ingim membiar isterinya menjauhinya, pelukan itu membuat Ayasha tidak bisa berkutik, tenaga Wira bukan lawannya. Ayasha memukul dada suami dengan kedua tangannya menyalur amarahnya.


Bug bug bug.

__ADS_1


"Kamu jahat hubby..kamu jahat! hik hik!" Ucapnya dengan suara tersekat.


"Hei..sayang..maaf..syuutt..udah nangisnya"


"Hubby pergi sana..gak perlu temui Aya"


"Jangan marah sayang..maaf..ini semua bukan kehendak ku" Ujarnya di sertakan kucupan bertubi-tubi pada dahi Ayasha.


Kucupan ringan itu berubah menjadi kucupan yang lebih menuntut. Bibir Wira mulai berpetualang ke seluruh tubuh Isterinya. Ayasha yang juga merindui sentuhan dua minggu ini dia tidak dapatkan dari suami menerima perlakuan itu dengan bahagia. Kemarahannya tidak sebanding kerinduan yang dia rasai.


"Oh...sayang..aku merindui mu.." racauan Wira disela kucupannya.


"Oh..hubby..ahh..ahh..ini nikmat ahh!!! Erang Ayasha.


"Yahh..Ahh..ahh..kamu bikin aku gila sayang..Ahh!!" Wira mengerang.


"Hubby..aku sampai..ohh!!


"Tunggu aku sayang" Wira menghentakkan Si jack dengan kecepatan yang maksimum dan....


"Ahhhhh!!!" Mereka meletuskan cecair kenikmatan bersama. Wira ambruk diatas sang isteri. mengucap bibir Ayasha sekilas dan menjatuhkan tubuhnya di sisi gadis itu.

__ADS_1


"Terima kasih sayang" Ucap Wira dengan nafas kembali normal. Lalu memeluk isterinya itu.


......................


"Sayang..hari ni kamu libur aja.." Ucap Wira terkekeh melihat isteri cemberut. Pagi itu Wira meminta haknya lagi. Jadi lah sang isteri menahan perit di area sensitif.


"Gak..Aya bisa by" Jawabnya dengan bibir termanyum..


"Benar?? jadi bibir itu jangan di gituin, mahu hubby cium kah?" Kekeh Wira.


Ayasha menutup mulutnya dengan telapak tangan, dengan menggeleng kepala.


"Hahaha",Wira tertawa lepas. dia gemas melihat kelakuan sang isteri.


"Ya udah..ayuh sarapan..hubby udah pesan.." Wira menarik tangan isterinya.


.


.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2