Dijerat Cinta Majikan

Dijerat Cinta Majikan
Bab 41


__ADS_3

"Tuan..Tuan Digantara memberi undangan resepsi pernikahan putrinya" Lapor Lidya.


"Elisa? Tanya wira.


"Ya Tuan"


"Baiklah..Saya akan hadir" ucap Wira.


tok tok tok


"Selamat pagi tuan" ucap Dino.


"Ya..selamat pagi" Jawab Wira.


"Ada yang dapat jatah ni. kelihatan udah berseri wajahnya" Usil Dino.


"Hem..makanya nikah.. " Jawabnya santai.


"Nikah itu rumit bro.. bikin pening.. Lagian..kalau si jack pingin dibelai, bisa pesan aja..hahaha" Jawabnya enteng.


"Sialan lo.. awas kamu terkena penyakit kelamin" Ujarnya.


"Siap pengaman bro..hahha" ucap Dino terkekeh.


"Brengsek lo" Ucap Wira melempar pen tepat ke sasaran.


"Aduh..gila lo Wir" Dino menyapu dahinya.


"Iya..iya..sorry..Malam minggu ada undangan resepsi pernikahan anak tuan Digantara Din..Infion Tasya untuk ikut bersamaku.. Agar Sandra benar-benar yakin Tasya ialah kekasihku" Ucapnya.


"Baik Tuan" Dino kembali bicara formal.


"Hemm..tuan sudah bicara dengan nona Aya tentang Tasya?" Tanya Dino. Pria itu tidak ingin gadis baik seperti Ayasha terluka kerana sandiwara yang dilakukan Wira. Baginya Ayasha harus tahu agar tidak mengundang perselisihan faham kedua pasangan yang saling mencintai itu.


"huh..Aku belum sempat menyatakan. Semalam kami sibuk" Ucapnya kesal.


Dino mendengus kasar mendengar jawapan Wira. Baginya perkara penting itu harus segara Ayasha mengetahuinya.


"Ya..udah..aku udah sarankan..jika ada permasalahan berlaku,jangan salahkan aku" ucap Dino kesal.


"Ya..setelah acara itu aku akan segara mengatakan padanya" Ujar Wira.


...----------------...

__ADS_1


Sandra seperti histeria melihat gambar laporan dari surjuhannya yang melihatkan kemesraan Wira dan Tasya di acara resepsi pernikahan Elisa dan Juanda.


Malam itu Wira segak dengan baju kasual berpadukan pakaian Tasya yang sangat elegan. Ramai yang memuji pasangan tersebut pada malam itu.


"Selamat datang tuan Wira. Saya rasa tersanjung dapat bertemu dengan pembisnes yang handal seperti kamu tuan" ucap salah satu rakan niaga Wira.


"Kamu terlalu memuji tuan, malah tuan lah mentor saya selama ini..dari cara kerja dan pemikiran yang cerdas dari pembisnes yang berpengalaman saya mendapat inspirasi" ucapnya jujur.


"Hahaha...Kamu benar-benar bijak tuan, oh ya..jadi ini pasangan kamu?" tanya pria itu.


"Dia Tasya..hanya teman saja" jawab Wira.


"Selamat kenal tuan, gembira bertemu anda" Tasya menghulurkan tangan bersalaman dengan pria itu.


"Jadi, ini bisa di ajak ngobrol?" Tanya pria itu yang sememangnya pria hidung belang.


"Ya..bisa..silakan tuan Robert" ucap Wira.


"Maaf tuan..lain kali aja ya, sekarang saya bersama tuan Wira" Tasya menolak, namun dia mengenyit matanya pada Tuan Robert.


"hahaha.. baik..." ucap Robert.


Selesai berbasa basi dengan Tuan Digantara mereka meneruskan untuk duduk bersama di meja yang telah disediakan. Wira tidak menyedari kebersamaan mereka telah di bidik para pencari berita. Wira yang dikenali tidak pernah berdekatan dengan lawan jenis memancing para wartawan untuk membuat topik perbicaraan di media sosial.


"Tasya ini adalah kerja kamu terakhir, selepas ini kita hanya sekadar teman biasa. bayaran kamu saya akan saya lunaskan" Ucapnya


"Baik tuan" Jawab Tasya.


"Aku juga tidak ingin terus berdekatan dengan mu tuan, kesihatan jantung aku gak baik, mana bisa aku menolak pesona kamu" Gumam Tasya dalam hati.


...----------------...


"**CEO MUDA TELAH MENEMUI PENDAMPING HIDUP"


"PENGUSAHA YANG TIDAK PERNAH BERHUBUNGAN DENGAN LAWAN JENIS KINI TELAH MENEMUI TAMBATAN HATI"


"PENGUSAHA WW GROUP MEMBAWA CALON ISTERI KE ACARA RESEPSI RAKAN BISNES"


"PASANGAN SERASI, CEO MUDA DAN KEKASIH**"


Brakkkk


Dino membuka pintu ruangan Wira dengan kasar. Dengan nafas tidak beraturan dia menemui Wira.

__ADS_1


"Tuan" Dino menatap Wira dengan gugup.


"Ada apa Dino..kamu bagai kesetanan saja" Ucap Wira yang kesal dengan tindakan Dino.


"Ini bukan pasal kesetanan, tapi Tuan Wira bakal mati" Ucapnya tidak kalah kesal.


"Apa maksud kamu Dino" Tanya Wira heran dengan sikap sang assistant.


"Tuan sila buka Medsos sekarang!" ucap Dino.


Wira memandang hairan kearah Sini namun tetap mengikut arahan Dino, dia membuka Medsos membaca topik hangat dan tiba-tiba nafasnya bagai tercekik di kerongkong.


"Ya Tuhan!!!" Ucap Wira.


"Dino, hubungi semua yang membuat spekulasi ini..mereka harus memadam kenyataan ini selama kurang 24jam" ucapnya panik.


"Aya...Dino..bagaimana jika isteri ku melihatnya..oh..tidak!!" Wajah Wira memucat.


"Dino..kamu selesai kan ini" ujarnya dan berdiri meninggalkan ruangan itu.


"Tuan, tuan kemana" Tanya Dino.


" Menemui isteri ku Dino" Dia meninggalkan Dino kebingungan.


...----------------...


"Hai..Tisya..Sibuk banget lihat hpnya" Tegur Ayasha melihat Sahabatnya memandang dengan intens benda persegi empat itu.


"Oh..ini lagi hangat Ceo dengan kekasihnya..Ceo ni gak pernah ada hubungan asmara dengan mana-mana gadis..nih..tiba-tiba bawa wanita ke acara pernikahan anak Digantara Legacy" Ucap Tisya yang juga dari kalangan orang kaya, dia juga mengenali rakan kerja orang tuanya.


"Oh..iya..hihihi..udah jumpa yang serasi kayaknya" Jawab Ayasha.


"Lihat ni..serasi kan" Tisya menunjukkan foto Wira dan Tasya yang sempat di bidik pemberita.


Deg


.


.


.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2