
Kaki panjang Dino melangkah gagah ke kantor Polisi untuk mendengar hasil siasatan yang melibatkan kerjasama pihak pemilik Mall. Pihak polisi memperlihatkan rakaman CCTV yang terpasang disetiap sudut area Mall itu kepada Dino.
Dino memerhati rakaman dan wajah pelaku. Flat nombor kenderaan yang telah sedia menunggu Tasya di area parking kenderaan.
Deg...OMG
"Pak..benar dia pelakunya?" Tanya Dino yang tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
"Ya Tuan..ini akurat..Pelakunya wanita ini" Jawabnya.
"Gotcha!!! Kena kamu Sandra.." Batin Dino.
"Sila buat penangkapan segera Pak. Saya bagi pihak Buat Tasya ingin melaporkan pencubaan pembunuhan dengan langgar lari keatas Sandra Hendrawan, Saya mahu gadis ini segera ditangkap" ucap Dino.
Sandra yang berfikiran dangkal hanya memikirkan obsesi terhadap Wira. Masa muda di sia-sia dengan memikirkan cinta tak berbalas.
"Sila bersenang-senang dipenjara Rara.." Gumam Dino dengan senyuman devilnya.
Selesai membuat laporan Dino meninggal kan kantor polisi. Dia tidak sabar ingin menyampaikan berita baik kepada sahabatnya alias atasan Tuan Wira. Dino melangkah dengan girang. Dia berharap dengan penangkapan Sandra hidupnya akan tenang dan Wira bisa mempublikkan perkahwinannya.
Dino masuk ke kerusi kemudi mobilnya, lalu mendail nombor ponsel Wira.
"Hem..ya Dino, ada apa, kamu tahu kan aku libur hari ini!" Ucap Wira kesal.
"Err..Tuan..Aku ada berita pingin sampaikan, ini tentang Sandra" Jawab Dino.
"Teruskan Dino..." ucap wira kesal mendengar nama wanita itu.
"Tuan,..Tasya kemarin telah ditabrak mobil tuan"
"Dino..kamu tadi bilang pasal Sandra..Sekarang Tasya pula..kamu bicara bisa jelas gak?"
"Tuan..tuan dengar dulu apa yang aku ingin sampaikan" Cicit Dino.
"Oke..kamu jelaskan cepat" Sahut Wira.
"Kemarin Tasya telah ditabrak lari semasa pulang dari mall.." Dino menjeda.
__ADS_1
"Dan..Polisi udah kasi maklumat penabrak itu..Tuan mahu tahu gak siapa? Kata Dino.
"Kamu terlalu bertele-tele Dino..straight to the point aja" Ucap Wira kurang sabar.
"Sandra...Sandra yang menabrak Tasya Tuan.. sekarang polisi sedang memburunya" Lapor Dino.
"What!! Sandra!!" ujar Wira terkejut.
"Dino..kamu pastikan Sandra di tangkap polisi, aku tidak ingin dia apa-apakan isteriku, Kamu faham Dino..dan, kamu jaga Tasya hingga pulih.." Sambung Wira*.
"Tuan, apa-apaan ini, masa aku jagain Tasya?" Celah Dino.
"Jangan bantah..kamu hanya pastikan dia segera pulih aja..ok..bye" ucap Wira dengan memutuskan panggilan sepihak.
"Tapi tuan...Arggghhh!! Bos lucknut kamu Wira" Sumpah Dino.
"Huh..bagaimana aku ingin bersenang-senang dengan gadis-gadis ku..satu minggu sudah pusaka aku tidak di asah..semua kerna kamu sahabat lucknut!!!" Gerutu Dino.
...----------------...
"Hubby" Panggil Ayasha pada suaminya yang sedang berada di balkoni kamar hotel tempat mereka menginap.
"Gak aku belum lapar..aku cuma ingin tahu kamu bicara dengan siapa tadi?" Selidik Ayasha yang masih ada sisa cemburu.
Wira tidak menjawab malah mencium isterinya dengan gemas.
Cup..cup..cup..
"Hubby, jawab dong" Ayasha memelas, geram dengan suaminya yang mengabaikan pertanyaannya.
"Tadi itu Dino.." Jawabnya
"Oh.." Ayasha hanya ber oh ria dan langsung tidak berminat mengetahuinya..
Wira melihat mood isterinya berubah baik membuat ia terkekeh dalam hati. "Dasar bumil"
"Sayang..kamu siap-siap, kita sarapan dan jalan-jalan" ajaknya pada isteri.
__ADS_1
Ayasha berbinar mendengar ajakan suaminya, kerna ini kali pertama Wira membawanya bersiar-siar.
"Hubby ajak aku kencan ya?" Tanya Ayasha antusias.
"Ya..anggap aja kencan"
......................
Siang itu di mansion Papa Winata.
Sandra semalam tidak bisa melelapkan mata. Posisinya duduk memeluk kedua lututnya dan bergumam sendiri. kadang kala dia menangis dan kadang kala ketawa. Sandra hanya mengurungkan diri dikamar.
"Aku bukan pembunuh!
"Aku gak salah"
"Dia yang rebutin Abang Wira, dia yang salah"
"Hahaha..padan muka kamu"
"Hik..hik...Abang jahat!!!
"Hik..hik..hik"
Sandra seperti hilang kewarasan.
Diluar kamar, di ruang utama kehadiran polisi membuat Papa Winata dan Ibu Yunita saling menatap khawatir. Art yang menyampaikan kedatangan pihak polisi, pasangan paruh bayar itu langsung bersama menemui polisi yang telah menanti di hadapan.
"Selamat siang Tuan..Kami ingin membuat penangkapan keatas Sandra Hendrawan atas pertuduhan percubaan membunuh dan tabrak lari keatas Natasya di Mall kemarin, kami harap pihak Tuan bisa beri kerjasama" Jelas pegawai polisi itu.
Duarrrr
.
.
*Bersambung
__ADS_1
like please 🤗😘*