Dijerat Cinta Majikan

Dijerat Cinta Majikan
Bab 42


__ADS_3

"Lihat ni..serasi kan" Tisya menunjukkan foto Wira dan Tasya yang sempat di bidik pemberita.


Deg


Mata Ayasha melotot melihat sosok pria yang benar-benar dikenalinya. Dunianya bagai terhenti, keseimbangan dirinya bagai hilang, dia hampir terduduk.


"Hei Aya..kamu kenapa!" Tanya Tisya melihat sahabatnya itu.


"Aya..!" panggilnya lagi.


"A-Aku..aku pingin pulang..!" Ucapnya meninggalkan sahabatnya kebingungan.


Ayasha berlari keluar dari kanten kampus menuju keluar dari kawasan Lobby mencari kenderaan. Fikirannya kacau dan apartment bukan tempat yang aman untuk dia mencerna apa yang telah dia lihat. Berjumpa suaminya juga dia ingin hindari.


"Hik...hik..hubby, kamu perbodohkan aku" ucap Ayasha.


"Aku harus kemana..hik..hik.." Ayasha bermonolog sendiri.


Beberapa lama menangis dan berfikir, Ayasha memutuskan untuk pergi ke tempat kota sebelah menaiki teksi.


"Non..non mahu saya hantar kemana," Pemandu teksi itu bertanya pada Ayasha yang sejak tadi hanya mengkhayal.


"Non.." Tanyanya lagi tidak mendapat jawapan.


"Pak..hantar saya ke hotel saja pak" Ucap Ayasha.


"Baik non" jawab pemandu itu.


......................


Wira mundar mandiri mengelilingi kampus isterinya mencari keberadaan gadis itu. Namun, hampir semua kelas dia masuki tidak menemui isterinya. Dia tidak peduli lagi dengan apapun, baginya menemukan isterinya itu adalah yang paling penting.


"Maaf..Lihat siswa kelas business management Ayasha Putri gak" Tanya Wira pada siswa yang kebetulan keluar dari kelas sama dengan Ayasha.


"Maaf tuan, tadi saya lihat dia pergi buru-buru dan gak ada masuk kelas hari ini" Jawabnya.


Wira bertambah gusar. manik peluh keluar dari dahinya.

__ADS_1


"Ya tuhan..Tidak..dia tidak bisa melihatnya" gumam Wira.


"Terima kasih" Ucapnya lirih.


Wira merogoh mencari hp untuk menghubungi isterinya, namun tidak bersambung. Dia lantas menghubungi pak Ilham.


"Helo..Pak Ilham, Ayasha ada sama kamu?"


"tuan, nona Aya saya hantar ke kampus tadi"


"Dia gak ada..saya sedang berada di kampusnya"


"Tapi, ini belum masa pulangnya nona Aya tuan"


"Dia gak ada pak Ilham" Suara Wira mulai sebak.


"Tuan..tuan tenang, nanti saya menyusul kesana" Ujarnya.


" Baik pak"


Wira menggenggam erat hpnya. Dia amat menyesali tidak memberi penjelasan pada isterinya tentang Tasya.


Tidak lama pak Ilham pun tiba.


"Tuan.." Sapa Pak Ilham pada Wira.


"Ya..pak"


"Kita cari nona Tisya sahabat Nona Aya"


Tidak berselang lama Tisya kelihatan di lobby kampus.


"Itu nona Tisya" ujar Pak Ilham.


Wira dan Pak Ilham menghampiri Tisya.


"Selamat petang nona Tisya" Sapa Pak Ilham.

__ADS_1


"Eh..pak Ilham..Aya tadi udah pulang. katanya buru-buru" Belum sempat pak ilham bertanya Tisya malah memberi penjelasan.


"Nona Aya ada gak bicara pingin kemana" Tanya Pak Ilham.


Tisya terkejut melihat keberadaan Wira.


"eh..ini tuan Wira yang baru viral tadi"


"Tadi kami membicarakan tentang berita viral di medsos" Dia berucap terbata-bata dengan melirik Wira.


"Terima kasih nona" ucap wira dan meninggalkan Tisya disana dengan seribu pertanyaan. Wira telah yakin isterinya itu telah melihat berita di medsos tentangnya dan Tasya. sial.


"Pak ilham..kamu bisa kembali ke mansion, apa-apa kabar tentang isteri ku cepat kabari aku"


"Baik tuan" Sahut Pak Ilham.


Wira menghubungi Dino.


"Dino, apa kamu sudah beresin semuanya"


"Sudah tuan"


"Hubungi Marco cari dimana keberadaan isteriku" perintah Wira.


"Baik tuan"


......................


Tasya yang tidak menyedari kabar yang tersebar tentang dirinya dan Wira. Kerna dia telat bangun dan kabar itu juga telah di hapuskan dengan kekuasaan Wira.


Tasya hari ini sedang berbelanja di pusat perbelanjaan yang terbesar di kota itu. Tanpa ada prasangka gadis itu berjalan dengan senang, dia ingin berbelanja sepuasnya dengan wang dia perolehi menjadi pacar pura-pura Wira.


Setelah puas berbelanja Tasya menuju ke ruang parking kenderaan menjinjit barang yang telah di belanjakannya. Tasya yang sedang ingin melintasi jalan tidak menyedari ada sebuah kereta sedang menunggunya. Tiba-tiba kereta itu meluncur laju kearahnya.


brakkk


"Aaaaaaaa....."

__ADS_1


.


.


__ADS_2