Diorama Cinta (RaniAnggara)

Diorama Cinta (RaniAnggara)
Hubungan Terlarang


__ADS_3

"Putuskan hubungan kamu dengan Anggara Handoko. Keluarga nya sedang mengalami banyak permasalahan. Ayah tidak mau ikut campur dalam keruwetan kondisi keuangan mereka,"ujar Arki Anugrah, ayah dari Hastari Anugrah.


"Ayah, apa pantas aku bersikap seperti itu..."ujar Tari setelah mendengar perkataan sang ayah.


"Cukup, tari, ayah tidak mau berdebat denganmu!"bentak Arki dengan nada tinggi di hadapan sang putri tunggalnya tersebut. Arki sudah memikirkan dengan penuh pertimbangan.


"Kamu pikir ayahmu ini donatur!"ucap Arki dengan nada tinggi kembali.


Tari pun lebih memilih diam daripada melawan perkataan sang ayah yang tidak akan ada habisnya jika ditentang. Apa yang menjadi keinginannya maka tari harus menurutinya. Seperti hal nya ketika tari diminta untuk dekat dengan putra sulung keluarga Handoko. Maka tari pun harus melakukannya dan melepaskan cinta yang dia rasakan untuk orang lain.


Sama halnya dengan sekarang ini. Ketika keluarga Handoko sedang mengalami permasalahan yang berat. Ditambah dengan kematian kepala keluarganya yaitu Irwan Handoko. Dan kasus penggelapan keuangan yang dilakukan oleh orang kepercayaan dari Irwan Handoko membuat kondisi perusahaan milik keluarga Handoko berada di ujung tanduk.


Arki Anugrah tidak mau ikut terseret dalam arus dan membuat dirinya nanti mengalami kerugian. Arki tidak mau membantu keluarga Handoko dengan segala problematika nya tersebut.


"Ayah memiliki seorang rekan kerja dan dia memiliki anak lelaki yang kini sedang menempuh pendidikannya di luar negeri. Kamu akan ayah kirim ke luar negeri. Lanjutkan pendidikan mu di sana,"ujar Arki kepada tari.


"Aku ingin melanjutkan pendidikan di Indonesia saja, ayah,"putus tari karena sudah ada perguruan tinggi yang dia incar di sini. Bahkan tari sudah sempat mencari tahu jurusan apa yang nantinya akan dia pilih.


"Keputusan ayah sudah bulat, Tari. Ayah tidak mau ditentang terus olehmu. Apakah kamu selama ini tidak dididik dengan baik oleh ibumu, heh!"bentak Arki kembali membuat tari merasa sakit hati ketika Arki mengungkit-ungkit sang mama. Sang ayah benar-benar keterlaluan karena sudah menjelekkan sang mama.


"Tari sudah capek, yah, harus menjadi boneka ayah terus!"bentak tari mulai kesal dan berani melawan sang ayah kali ini. Pikirannya sudah kacau sejak sang ayah melarang dia untuk melanjutkan pendidikannya di Indonesia. Tari sudah menuruti semua perkataan sang ayah. Apa masih saja kurang?


"Kamu dasar anak kurang diuntung. Selama ini kemewahan yang kamu miliki, itu semua kamu dapatkan dari kerja keras ayah. Kamu pikir kamu bisa tampil cantik dan menarik perhatian semua orang jika kamu terlahir dari keluarga miskin, heh!"bentak Arki kembali. Perkataan Arki kembali menyakiti semakin dalam perasaan Tari.

__ADS_1


"Tapi aku bukan boneka ayah! Aku juga berhak untuk menentukan hidupku sendiri!"


Plak!


Arki memandang tangannya yang baru saja menampar wajah putri semata wayangnya tersebut. Perlawanan dari tari pun berujung dengan kontak fisik dengan sang ayah.


Air mata tari hampir saja tumpah di ruangan tersebut. Bergegas tari berlari keluar dari ruangan dan meninggalkan rumah mewah milik sang ayah tanpa memperdulikan lagi teriakan dari sang ayah yang memanggil-manggil namanya.


"Tari...tari...ayah belum selesai bicara!"teriakan Arki tersebut sudah tidak digubris lagi oleh seorang Hastari Anugrah.


**


Nickolas yang saat itu sedang bersantai di teras rumahnya sambil memainkan sebuah lagu dengan gitar kesayangannya.


Entah apa karena terbawa suasana, Nickolas membayangkan jika saja saat ini ada tari di sisinya. Pasti suasana akan terasa lebih hangat dan menyenangkan. Namun, Nickolas kembali teringat jika saat ini tari sudah menjadi kekasih teman baiknya, Anggara. Bagaimana mungkin dirinya masih saja mengharapkan gadis cantik tersebut.


Mungkin juga saat ini tari sedang menemani Anggara melewati masa-masa sulit dalam hidupnya. Anggara jauh lebih membutuhkan seorang tari daripada dirinya. Lagipula Nickolas tahu diri siapa dirinya di mata keluarga Hastari Anugrah. Dirinya bukan siapa-siapa. Justru Anggara Handoko yang jauh lebih pantas berada di sisi tari dengan segala yang dimiliki oleh keluarga Handoko selama ini.


"Ah, kenapa aku masih saja memikirkan dia,"ucap Nickolas menepis pemikirannya yang sedang melintas barusan tentang tari.


Tok...tok...tok...


Nickolas memandang ke arah pintu gerbangnya yang dipukul oleh seseorang di sana. Dan betapa terkejutnya Nickolas melihat sosok yang sedang berdiri di sana sambil menggigil kedinginan.

__ADS_1


"Tari..."gumam Nickolas dengan raut wajah terkejutnya.


Nickolas bergegas mengambil payung yang berada di samping pintu masuk rumahnya. Dia segera menuju ke pintu gerbang dan menemui tari yang tampak menggigil kedinginan di sana.



"Tari, apa yang terjadi kepada mu?"tanya Nickolas sambil memayungi tubuh tari yang sudah basah kusup dan raut wajah tari yanh sudah kedinginan sekali. Sejak kapan dia berada di bawah guyuran hujan? batin Nickolas merasa tidak tega dengan melihat kondisi tari saat itu.


Tetapi bukannya menjawab pertanyaan dari Nickolas, tari justru melangkah dan memeluk tubuh Nickolas yang terasa hangat baginya yang sudah sejak lama berada di bawah guyuran air hujan sejak keluar dari rumahnya.


"Ta...tari..."Nickolas hendak melepaskan pelukan dari tari tersebut tetapi melihat tubuh gadis itu yang tampak menggigil membuat Nickolas menjadi tidak tega melakukannya.


Nickolas hanya diam saja dengan pelukan yang dilakukan oleh tari. Gadis manis itu kini sedang menangis sambil memeluk dirinya dan menggigil kedinginan.


Tanpa mereka berdua sadari ada seseorang yang sedang memperhatikan keduanya dari balik kaca mobil. Dia melihat secara jelas dengan kedua matanya langsung.


***


Iklan Author


Budayakan klik like setelah membaca dan tuliskan komentar kalian sebanyak-banyaknya. Komentar kalian adalah semangat author 💕


Terimakasih 💞

__ADS_1


__ADS_2