Diorama Cinta (RaniAnggara)

Diorama Cinta (RaniAnggara)
Putus Cinta


__ADS_3

Nickolas sudah mendengar apa yang sebenarnya terjadi dengan diri Anggara. Nickolas tidak habis pikir kenapa gadis itu begitu tega menyakiti seorang Anggara. Yang lebih Nickolas sesalkan adalah cara dia memutuskan hubungan dengan Anggara. Apakah harus menggunakan cara seperti itu?


Tuttttt.... Tutttt....


Nickolas sedang menunggu gadis tersebut mengangkat telepon darinya. Nickolas masih sabar menunggu sampai gadis manis itu mengangkat teleponnya.


"Halo,"suara itu akhirnya bisa kembali Nickolas dengar setelah terakhir kali dia dengar saat dia berpamitan untuk melanjutkan pendidikannya di luar negeri.


"Ini aku,"ujar Nickolas dengan nadanya yang dingin seperti biasanya.


"Ya, aku tahu, ada apa?"tanya tari dengan nada suaranya yang terkesan tidak ingin berlama-lama.


"Kenapa kalian putus?"tanya Nickolas langsung kepada inti permasalahannya. Tari tampak tertawa datar mendengar pertanyaan tanpa basa-basi dari seorang Nickolas.


"Kenapa memangnya? Apa hak kamu mengatur hidupku?"pertanyaan dari seorang Hastari Anugrah yang benar-benar telak di benak Nickolas. Memang benar apa yang dikatakan oleh tari, apa memangnya hak Nickolas mengatur hidup tari.


"Kamu bukan siapa-siapa Nick, lalu apa hak kamu mengatur aku harus melakukan apa? Aku harus dengan siapa? Dan aku harus bagaimana? Kamu anggap apa diriku ini, heh? Hanya boneka yang bisa kamu atur sesuka hatimu, heh!"ujar tari tampak sekali dia sedang menahan emosinya agar tidak meledak-ledak.

__ADS_1


Nickolas sendiri hanya menghela napas pendek sambil memejamkan matanya sejenak menyesali apa yang baru saja dia lakukan kepada Hastari Anugrah. Seharusnya dia tidak menghakimi gadis itu seperti itu. Pertanyaan yang dia ajukan hanya akan membuat Hastari Anugrah berpikir jika dia sama saja dengan Arki Anugrah, ayah dari Tari yang terkenal otoriter kepada sang putri.


"Aku pikir kamu akan menanyakan kabarku. Bahkan aku dengan bodohnya selama ini menunggu kamu menghubungi ku, Nick. Tetapi rupanya itu hanya aku sendiri yang menunggu mu. Kamu tidak pernah memikirkan diriku kembali. Dan sekarang kamu dengan angkuhnya bertanya kenapa aku putus dengan anggara?"terdengar suara tawa sekilas dari tari. Lebih tepatnya itu adalah suara tawa kesedihan yang bisa dia perdengarkan untuk mewakili perasaan dia yang benar-benar hancur kali ini.


Nickolas tidak mampu menjawab ataupun membantah ucapan dari Hastari Anugrah kali ini. Dia benar-benar tidak tahu harus berkata apa lagi. Perkataan tari barusan benar-benar membuat dadanya terasa sesak. Nickolas tahu dirinya sudah kelewatan batas kali ini. Dan Hastari Anugrah sedang merasa sangat marah kepadanya sekarang.


"Aku capek, Nick. Aku lelah..."ucap tari dengan nada yang terdengar sungguh lemah tak berdaya. Nickolas yang mendengarnya pun ikut seperti merasakan apa yang sedang tari rasakan.


"Aku tidak mau berpura-pura lagi. Aku mau menjalani hidupku sesuai dengan apa yang aku mau. Bukan seperti apa yang ayah mau. Dan juga bukan harus seperti apa yang kamu pinta. Aku bukan boneka untuk kalian berdua. Aku ingin hidup bebas. Aku ingin menentukan langkah kakiku sendiri. Aku ingin hidup sesuai dengan keinginan ku sendiri. Apakah aku bisa melakukan nya?"tanya tari dengan nada yang terdengar putus asa.


Nickolas menyandarkan punggungnya di dinding kamarnya. Dia sungguh telah melukai hati tari sedalam itu. Bagaimana dia sampai bisa melakukannya kepada gadis yang sebenarnya dia cintai itu.


"Jangan hubungi aku lagi. Aku ingin hidup tanpa bayang-bayang mu lagi, Nick. Apakah aku bisa?"tanya tari kembali memotong ucapan Nickolas.


Terdengar helaan napas yang panjang dari suara tari di seberang sana. Nickolas pun tidak berani menjawab ya ataupun tidak dari pertanyaan yang tari tadi ajukan kepadanya.


"Lebih baik dia tahu sekarang daripada dia tahu selama ini aku telah berpura-pura mencintainya,"ucap tari dengan nada bergetar.

__ADS_1


"Selamat malam, Nick,"pamit tari tiba-tiba sebelum sempat Nickolas menjawab dan berkata apapun kepada tari.


Tari sudah menutup saluran teleponnya. Nickolas pun terduduk di bawah dengan kedua tangan menopang di atas kedua lututnya yang tertekuk.


"Maafkan aku tari, maafkan aku....,"ucap Nickolas lirih sambil menutupi segala kesedihan yang dia rasakan.


"Kamu tidak tahu bagaimana rasanya menjadi diriku, Nick. Aku harus tersenyum kepada orang yang tidak aku cintai. Padahal aku jelas-jelas tahu siapa yang aku pilih dalam hatiku. Kenapa kamu tega melukaiku sekarang, Nick. Apakah aku seburuk itu dimatamu,"gumam Tari kepada dirinya sendiri dengan isak tangis yang tidak dapat dia bendung kembali. Air mata yang sudah tertumpah dari kedua kelopak matanya.


Hastari Anugrah,


Nickolas Barata,


Dua insan yang sama-sama telah terluka karena saling mencintai tanpa kata.


***


Lemon Tea Author

__ADS_1


"Kita sama-sama punya hati, seharusnya kamu tahu jika hati ini bisa patah apabila kamu sakiti"


N.A


__ADS_2