
"Apa??!"ujar Abimanyu tidak percaya dengan apa yang baru saja dikatakan oleh Anggara.
Sedangkan Nickolas hanya menyimak saja dengan seksama cerita dari Anggara. Setelah sekian lamanya mereka mencari keberadaan gadis yang pernah menolong Anggara. Kini justru kembali Anggara sendiri lah yang menemukan gadis tersebut. Namun, cerita Anggara kali ini justru membuat kedua orang teman baiknya itu terkejut.
"Dia adalah putri tunggal keluarga Kuncoro,"ujar Anggara.
"Aku juga tidak menyangka jika dia adalah satu-satunya keturunan dari keluarga Kuncoro,"lanjut Anggara.
Nickolas dan Abimanyu hanya menghela napas mendengar cerita sedih dari Anggara. Siapa yang tidak tahu apa yang terjadi antara keluarga Handoko dengan keluarga Kuncoro.
"Jadi bagaimana bisa kamu bertemu dengannya?"tanya Abimanyu dengan rasa penasarannya setelah mendengar cerita dari Anggara.
"Aku tidak sengaja bertemu dengannya saat aku ingin ke toko buku,"ujar Anggara menjawab pertanyaan Abimanyu.
"Ketemu karena tidak sengaja,"ujar Nickolas.
"Benar sekali, tetapi aku sedih karena tidak bisa melakukan apapun untuk membalas kebaikan yang pernah dia lakukan,"kata Anggara dengan nada sedih.
__ADS_1
"Kenapa kamu tidak mencoba,"ujar Nickolas mengingatkan. Abimanyu pun mengangguk menyetujui perkataan Nickolas barusan.
"Masalah yang ada diantara kami terlalu berat. Dia tidak akan suka melihatku kembali. Itu yang dia katakan kemarin,"ujar angagra menjelaskan.
Dan sampai saat inipun Anggara masih teringat dengan tatapan dingin milik Rania terhadap dirinya. Mungkin karena itulah dia merasa tidak percaya diri jika bertemu kembali dengan Rania Kuncoro.
"Kamu mudah sekali menyerah,"kata Nickolas ikut bersuara kembali. Dan perkataan Nickolas itulah yang ditunggu oleh Abimanyu.
"Benar sekali, kenapa kamu mudah menyerah begitu saja, bukankah kamu juga sudah lama mencari dirinya,"kata Abimanyu mempertegas maksud ucapan Nickolas tersebut.
"Kalau dia mengusirku bagaimana?"tanya Anggara kembali. Nickolas dan Abimanyu sama-sama menghela napas panjangnya.
"Datanglah lagi ke rumahnya, temui dia, rayu dia dan kalau perlu ajak jalan-jaln dia,"ujar Abimanyu dengan semangat menggebu-gebu. Hampir Nickolas ingin tertawa dibuatnya dengan perkataan Abimanyu tersebut.
"Memang bakalan mempan dengan trik remah-remah kamu itu,"ujar Anggara kembali mengejek sang sahabat. Nickolas kali ini sudah tidak tahan lagi menahan tawanya mendengar ucapan Anggara.
"Ya, sudah kalau kalian malah menertawakan usulanku barusan. Kalian cari sendiri saja jawabannya,"kata Abimanyu tampak kesal dengan ulah kedua teman baiknya itu. Melihat sikap Abimanyu yang merajuk membuat Anggara mengkode Nickolas untuk membujuk teman baik mereka itu.
__ADS_1
"Bukan menertawakan, bro, hanya saja bagaimana bisa mengajak dia jalan segala. Jelas-jelas Rania sudah berkata jika anggara tidak perlu muncul lagi dihadapannya. Rania tidak menyukai keluarga Handoko, paham?"kata Nickolas menjelaskan kepada Abimanyu yang sudah mulai mencerna perkataan sahabatnya tersebut.
"Okelah, kalau begitu, lalu rencana mu bagaimana sekarang?"tanya Abimanyu lagi.
"Aku juga belum memiliki ide apapun,"sahut Anggara dengan wajah tertunduk. Dia benar-benar bingung dengan apa yang harus dia lakukan untuk membalas kebaikan Rania kepadanya waktu itu.
"Datang saja ke rumahnya, silaturahmi sekalian mengucapkan terimakasih,"kata Nickolas dengan kalem. Anggara mulai tertarik dengan apa yang dikatakan oleh Nickolas barusan.
"Iya, benar yang dikatakan nicko, neh, aku setuju dengannya,"sahut abimanyu dengan memberikan dukungannya kepada Nickolas.
"Baiklah, aku akan mencoba ke sana kembali,"putus Anggara pada akhirnya. Memang benar, dia tidak boleh putus asa untuk mencoba berbicara dengan rania.
***
...Iklan Author...
Budayakan klik like setelah membaca dan tuliskan komentar kalian sebanyak-banyaknya.
__ADS_1
Terimakasih 💞