Diorama Cinta (RaniAnggara)

Diorama Cinta (RaniAnggara)
Memulai Lembaran Baru


__ADS_3

Rania sedang asyik menikmati segarnya udara pagi di kota kelahirannya di Indonesia. Sudah lama sekali rasanya dia tidak menghirup udara segar di kotanya tersebut. Rania sungguh merindukan suasana ini. Dimana dia dulu lahir dan dibesarkan di sini.


Apalagi sekarang sudah ada sang ayah yang menemani dirinya di rumah. Ya, Ranu Kuncoro sudah bebas dari jeruji besi yang selama ini menjadi tempat tinggalnya. Dan hal itulah yang membuat Rania bahagia dengan kepulangannya kali ini ke Indonesia. Dia bisa berkumpul kembali dengan sang ayah.


Rania sudah memimpikan saat-saat dia bisa bersama kembali dengan sang ayah. Sejak dia pergi dari Indonesia untuk ikut bersama sang bibi dan juga melanjutkan pendidikannya di Singapura. Rania selalu berdoa agar nantinya saat itu akan tiba. Dan kini perlakuan Ranu Kuncoro kepada Rania sudah seperti dahulu kala. Ranu tidak lagi bersikap dingin kepada sang putri. Ranu telah sadar bahwa dia hanya memiliki Rania saja sekarang. Buah hati yang begitu dicintai oleh almarhumah sang istri, Risa Kuncoro.


Seperti kemarin, ketika Reyhan menjemput Rania ke bandara. Ranu sudah mempersiapkan menu masakan yang enak untuk sang putri sebagai penyambutan kedatangan kembali pulang.


Betapa bahagianya Rania mendapati hal itu. Rania bahkan tidak kuasa menumpahkan air matanya melihat perjuangan sang ayah yang sudah berusaha keras untuk memberikan dia kejutan.


"Terimakasih, ayah, aku sangat menyayangi mu,"ujar Rania dengan berurai air mata. Ranu Kuncoro memeluk putri tunggalnya itu dengan erat. Ranu mengelus punggung sang putri dan disitulah dia merasa bersalah akan sikapnya yang dingin beberapa tahun yang lalu.


"Ayah, minta maaf nak, selama ini ayah tidak memperhatikan mu dengan baik. Ayah juga menyayangi mu,"ujar Ranu Kuncoro. Dan suasana haru tersebut dilihat oleh Reyhan dan pembantu di rumah itu. Reyhan juga ikut bersedih melihat keduanya yang saling mengasihi tersebut.


Kling!!!!!


Sebuah pesan masuk ke handphone Rania. Dengan bergegas Rania membuka sebuah pesan yang masuk itu.


Rehyan


Jalan yuk😉

__ADS_1


aku bosan di rumah,



Rani tersenyum membaca pesan yang masuk dari Reyhan tersebut. Bahkan sebuah foto lucu yang menunjukkan ekspresi Reyhan sedang boring itu justru membuat Rania ingin tertawa ngakak dibuatnya.


"Reyhan....kamu ya...,"ujar Rania dengan gemas. Lalu dia terbersit pikiran untuk menggoda diri reyhan. Rania membalas pesan dari Reyhan tidak kalah serunya.


Hmmmm....


Kira-kira aku mau gak ya kamu ajak keluar?



Drrttt.... Drrttt......


Sebuah panggilan di handphone nya membuat Rania menjadi tersenyum-senyum sedari tadi. Rania segera menggeser tombol warna hijaunya.


"Ranran....."


Sebuah panggilan yang khas dari Reyhan membuat Rania tidak kuasa tertawa kala mendengarnya.

__ADS_1


"Iya, apa Rey...,"sahut Rania dengan nada ikut-ikutan manja juga seperti yang sedang dilakukan oleh Reyhan.


"Aku mau jalan-jalan,"ujar Reyhan justru semakin merajuk seperti anak kecil yang sedang meminta sesuatu kepada ibunya.


"Astaga, Rey...kamu manja sekali sekarang sih,"ujar Rania yang semakin tertawa mendengar ucapan nan manja dari Reyhan tersebut.


"Aku manjanya juga cuma sama kamu kok,"kata Reyhan semakin membuat Rania geli sendiri mendengarnya. Mulai kambuh sepertinya penyakit manja Reyhan jika dia menginginkan sesuatu.


"Ya, ayo, kita akan jalan-jalan pagi ini,"ujar Rania dan terdengar Reyhan di sana tertawa senang mendengarnya. Rania pun jadi ikutan senang mendengar teriakan bahagia dari Reyhan.


"Tapi....aku mau mandi dulu, aku belum mandi,"kata Rania kembali.


"Baiklah, tidak masalah, aku jemput kamu ke rumah ya, tunggu aku,"ujar reyhan dan tanpa menunggu jawaban dari Rania, Reyhan sudah terlebih dahulu memutuskan sambungan teleponnya.


Rania hanya terkekeh sambil melihat handphone nya.


"Reyhan....Reyhan.....kamu masih saja sama seperti dulu,"ujar Rania sambil mengenang bagaimana kelakakuan Reyhan sejak dulu sampai sekarang yang tidak pernah berubah.


"Ya, sudahlah, aku mandi dulu,"ujar Rania kemudian meletakkan handphonenya di atas meja riasnya. Kalau Reyhan datang nanti dan dia belum juga siap. Bisa-bisa anak itu memarahinya tidak ada habisnya.


***

__ADS_1


Lemon Tea Author


Salam cinta dari author ❤️


__ADS_2