Gabriel Si Mafia Tampan

Gabriel Si Mafia Tampan
Kabar Kehamilan


__ADS_3

Jocelyn pun masih tak menyangka Dirga pergi secepat itu , padahal hubungan nya dengan Dirga juga baru dimulai lagi beberapa hari yang lalu.


Beberapa Minggu kemudian Jocelyn mengetahui bahwa dirinya hamil anak Dirga, Jocelyn yang tau itupun senang juga sedih karena dia ingat Dirga sudah tak bersamanya lagi.


Saat Joce tau dia hamil dia juga memberitahu Gabriel dan yang lainya,mereka awalnya terkejut,tapi beberapa saat kemudian mereka bersyukur karena Joce akan mempunyai bayi dan bayi itu nanti akan menemani Joce jika Joce teringat akan Dirga.


Gabriel dan yang lain juga berjanji akan membantu dan merawat Joce selama Joce hamil ,tak lupa mereka juga akan menyemangati Joce agar joce tetap semangat demi bayi itu,


mereka juga tak ingin melihat Jocelyn berlarut-larut dalam kesedihannya yang kadang masih sering memikirkan Dirga.


Beberapa bulan pun berlalu saat ini kandungan Joce sudah mencapai 9 bulan dan akan melahirkan.


Saat ini Daniella sedang menemani Joce yang sedang menonton televisi sedangkan yang lain sedang ada tugas masing-masing di luar kota.


"La,makasih ya udah nemenin kakak" kata Jocelyn tersenyum pada Daniella


"iya kak, bagaimanapun juga kakak adalah kakak ipar ku jadi aku harus nemenin kakak" kata Daniella tulus


"oh ya la,kapan kamu menikah dengan Riel ?" tanya Joce tiba-tiba yang membuat pipi Daniella bersemu merah


"ah kakak ,jangan tanyakan soal itu dulu"kata Daniella yang malu-malu kucing


"haha kan kakak hanya bercanda tapi kenapa kamu malu gitu" kata joce menertawakan adik iparnya itu


"akh kakak udah ah,lagian juga ini kan belum satu tahun kak Dirga ninggalin kita jadi mana boleh nikah secepat itu" kata Daniella lagi

__ADS_1


saat mendengar nama Dirga entah kenapa tiba-tiba Joce jadi bersedih mengingat calon anaknya yang akan lahir tanpa kehadiran Dirga di sisinya.


Daniella yang melihat Joce bersedih pun merasa bersalah karena telah membahas Dirga di depan Jocelyn


"kak maaf ya aku ngak sengaja,kakak jangan sedih plis" kata Daniella meminta maaf dengan tulus


"tidak apa la,kakak hanya merindukan nya saja,kamu tak perlu minta maaf" kata joce mencoba tersenyum meskipun masih ada raut kesedihan di wajahnya


"kak,kakak jangan sedih terus ya,kasian kak Dirga disana,aku tau kakak kuat kok" kata Daniella berusaha menghibur Jocelyn


"iya la,maafin kakak juga ya,kalo kakak kadang masih teringat sama dia" kata joce sambil menghapus air matanya


"iya gapapa kak,tapi jangan sering-sering ya sedihnya nanti kasian debay nya juga" kata Daniella


setelah itu Daniella pun memeluk Jocelyn dengan sangat erat.


"awww"pekiknya sambil memegang perutnya


Daniella yang mendengar rintihan Joce pun segera melepaskan pelukannya


"kakak kenapa,apa aku memeluk kakak begitu erat,maaf kak" kata Daniella merasa bersalah,ia juga panik saat Joce terus merintih kesakitan


"ti-tidak la bukan itu,tapi perut kakak sakit banget"kata joce yang semakin tak tahan


saat Daniella melihat kebawah tiba-tiba saja ada air yang mengalir dari bawah dress milik Jocelyn.

__ADS_1


"kak air, jangan-jangan itu air ketuban kakak pecah" kata Daniella panik


"tolong kakak la,gimana ini" kata joce yang masih menahan rasa sakit yang bergejolak di perutnya


Daniella pun segera memanggil anak buah abangnya dan menyuruh mereka untuk membawanya ke RS karena Jocelyn akan segera melahirkan.


Setelah itu Daniella di bantu oleh beberapa anak buah pun segera membawa Joce masuk ke dalam mobil, didalam mobil itu sudah ada pak sopir yang sudah standby di situ,setelah mereka semua masuk ,sopir pun segera membawa mereka ke RS, sedangkan di perjalanan Joce terus merintih kesakitan.


"la,sakitttt,kakak ga tahan la"kata Jocelyn yang terus merintih


"kakak tahan dulu kak,bentar lagi kita sampai" kata Daniella semakin panik


"kakak ga kuat la" kata joce semakin merintih


"pak tolong lebih cepat sedikit"kata Daniella pada sopir itu


"iya nona,ini sudah cepat ,sabar nona" kata sopir itu


"nona tahan bentar lagi ya" kata seseorang yang berada di samping sopir


di dalam mobil itu juga ada salah satu anak buah Dirga yang ikut bersama mereka, sedangkan yang lainya mengikuti dari belakang mengunakan mobil yang lain.


Setelah itu beberapa menit kemudian akhirnya mereka sampai di RS,Pak sopir dan beberapa anak buah Dirga pun membantu Daniella untuk segera membawa Jocelyn untuk turun dan memanggil beberapa perawat di RS itu.


Setelah beberapa perawat datang Joce pun langsung di baringkan di bangkar dan di bawa menuju ke ruang persalinan.

__ADS_1


Sedangkan Daniella segera menghubungi Gabriel dan keluarga yang lain untuk segera datang ke RS.


Setelah selesai menghubungi yang lain tiba-tiba saja dokter keluar dan bertanya tentang keluarga Jocelyn.


__ADS_2