Gabriel Si Mafia Tampan

Gabriel Si Mafia Tampan
Ke Restoran


__ADS_3

"kenapa mereka mengatakan hal yang sama, bahwa suatu saat aku akan mengerti,apa sebenarnya maksud mereka,dan siapa mereka sebenarnya?' batin Lea berfikir


sementara itu disisi lain..


beberapa orang yang tadi menyerang Gavin dan Lea sudah kembali ke markas mereka,hanya beberapa orang yang tersisa di antara mereka karena yang lain sudah dihabisi oleh Gerald.


"bos maafkan kami ,kamu tidak bisa membawa tuan Gavin kembali" ucapnya pada bos mereka


"Bodoh!,kenapa hanya membawa Gavin begitu sulit buat kalian hah?!!" ucap pimpinan mereka dengan sangat marah ,dia tak lain adalah Dirga kakak Gavin


"ta-tapi bos seseorang membantu mereka"


"lalu kenapa bukankah jumlah kalian juga banyak,kenapa tak melawan nya!!"


"itu karena dia datang tiba-tiba dan langsung menembak kita tanpa ampun bos"


"cih alasan ,apa gunanya kalian juga membawa obat bius untuk membawa Gavin?"


"itu kami sudah melakukan nya bos ,tapi tuan Gavin masih bisa sadar meskipun kita sudah membiusnya ,lalu temanya datang"


"anak buah bodoh kalian semua!!!"


Dirga pun begitu geram karena dia gagal lagi untuk membawa adiknya pulang.


sementara saat ini Lea masih menunggu Gavin untuk segera siuman,sampai Gerald kembali dan dia masih melihat Lea menunggu Gavin

__ADS_1


"nona ini sudah mau malam,apa nona tidak lapar?" tanya Gerald saat Lea hanya duduk saja disitu


"sebenarnya saya lapar Gerald,tapi saya masih khawatir karena Gavin belum sadar" ucap Lea sendu


"saya tadi sudah memeriksa nya nona Gavin hanya kehabisan tenaga saja,dia hanya perlu istirahat,mungkin besok pagi dia siuman,nona lebih baik makan dulu,jaga kesehatan nona"jelas Gerald mengingatkan


"tapi tadi kamu bilang dia hanya akan pingsan sebentar,jadi aku menunggu nya"


"yah mungkin dia terlalu lelah nona, sudahlah lebih baik nona ikut saya"


"kemana Gerald?"tanya Lea


"cari makan,saya juga lapar" rengek Gerald seperti anak kecil


"tidak apa,dia akan baik-baik saja,banyak penjaga di luar mansion,aku juga sudah menyuruh seseorang untuk menjaga Gavin"


"tapi apa benar tak apa?"


"ya tentu saja, biarkan Gavin istirahat,ayo ikut aku"


Gerald pun langsung mengandeng tangan Lea , setelah itu Gerald membawa Lea ke sebuah restoran tak jauh dari mansion


"nona silahkan pesan apa saja yang nona inginkan " ucap Gerald memberikan buku menu pada Lea


Lea pun menerima buku menu itu dan memilih beberapa makanan untuk dia makan

__ADS_1


Gerald pun juga memesan makanan di restoran itu.


sambil menunggu makanan siap, Gerald mengajak Lea mengobrol supaya tidak ada kecanggungan antara mereka.


"oh ya nona kenapa nona begitu khawatir dengan Gavin?" tanya Gerald yang membuat Lea sedikit salting


"em itu...aku juga tidak tau Gerald tapi entah kenapa saat aku dekat dengan Gavin kita seperti memiliki sebuah ikatan,tapi aku tak tau itu apa" ucapnya sedikit gugup


"ehmm baiklah nona,tapi apa nona tau Gavin memiliki seorang kakak perempuan yang paling dia sayangi?"tanya Gerald lagi


"ya saya tau Gerald,dia bilang kakaknya sudah tiada,dan saat dia mengingat nya dia seperti sangat terluka" ucap Lea mengingat wajah Gavin yang murung saat mengingat kakaknya.


"yah sangat disayangkan Daniella terbunuh waktu itu"


"apa nama kakak Gavin Daniella, Gerald?"


"ya namanya Daniella"


"hemm apa kamu tau kenapa Daniella meninggal?" tanya Lea penasaran


"ya aku tak bisa menjelaskan padamu karena itu adalah masa lalu yang kelam, sudahlah nona lupakan saja" ucap Gerald menghentikan obrolan mereka


setelah itu makanan yang mereka pesan pun datang, mereka pun segera memakan makanan mereka


setelah selesai makan mereka pun meninggalkan restoran itu dan ingin kembali ke mansion,tapi saat mereka keluar dari restoran mereka tak sengaja berpapasan dengan seseorang...

__ADS_1


__ADS_2